RakyatJabarNews.com, Cirebon– Pemerintah Pusat telah mempersiapkan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun Anggaran (TA) 2018. Untuk di wilayah Jawa Barat. Pelaksanaannya diagendakan di empat daerah.
Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kota Cirebon Anwar Sanusi membenarkan informasi rencana rekruitment CPNS di tahun 2018. Hanya saja, mengenai waktu dan quota yang disediakan untuk kota Cirebon sendiri belum diketahui.
“Informasi yang kami terima sampai dengan hari jumat kemarin kami rakor di Bandung, quotanya belum turun, kapan testing nya juga belum turun. Hanya, saya hanya dapat kepastian insya Allah di tahun 2018 akan ada rekruitmen CPNS,” kata Kepala BKPPD kota Cirebon Anwar Sanusi saat ditemui di RM. Simpang Raya, Minggu (5/8).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selama ini, formasi yang dibutuhkan lebih banyak pada sektor pendidikan dan kesehatan. Meski di beberapa posisi atau jabatan tertentu dibutuhkan namun tidak terlalu banyak seperti di bidang keahlian IT, Tekhnik, Hukum, Akuntan serta Arsiparis.
Anwar Sanusi menyebutkan, total yang dibutuhkan sejumlah 435 tenaga ASN secara keseluruhan. Tapi itu pun disesuikan dengan formasi dan quota yang ditentukan oleh Kemenpan-RB. Pengecualian di bidang tenaga usaha (TU) di sekolah-sekolah karena seringkali ditolak oleh Pemerintah Pusat.
“Kita mengusulkan tenaga usaha di sekolah aja ga dikabulkan. Alasannya, kalau guru bisa jadi TU, kalau TU belum tentu bisa jadi guru,” ujarnya.
Menurutnya, jika PP bisa menerima 50% saja dari jumlah kebutuhan yang ada yakni 435 itu sudah bagus. Namun, itu kembali kepada keputusan dari PP. “Jika quota yang turunnya sampai 50% lumayan lah. Kalau 20% repot juga,” tuturnya.
Di luar itu, menurutnya, waktu dan quota yang hingga kini belum ada kepastian kapan dan berapa yang disediakan untuk CPNS, membuat sedikit kerepotan Kanreg 3 lantaran berkaitan dengan anggaran lelang kegiatan rekruitmen.
Belum lagi, tambah dia, kondisi terakhir yang diterima, GOR Bima yang sedianya bakal dijadikan tempat, mengalami kendala di ketersediaan air. Dan mungkin nanti akan digeser ke lapangan lain yang ada di kota Cirebon, selain GOR Bima.
“Kota Cirebon ini jadi tempat pelaksanaan CPNS. Jawa Barat ada 4 yang dijadikan tempat, kota Cirebon, Tasik, Bogor dan Bandung. Nanti masyarakat wilayah kabupaten Kuningan, Cirebon, Majalengka dan Indramayu, testingnya di GOR Bima Cirebon,” demikian Anwar Sanusi.(ymd/RJN)









