Anwar Sanusi: Informasi Rencana Rekruitment CPNS di Buka Tahun Ini

- Redaksi

Minggu, 5 Agustus 2018 - 21:27 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kota Cirebon Anwar Sanusi.

i

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kota Cirebon Anwar Sanusi.

RakyatJabarNews.com, Cirebon– Pemerintah Pusat telah mempersiapkan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun Anggaran (TA) 2018. Untuk di wilayah Jawa Barat. Pelaksanaannya diagendakan di empat daerah.

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kota Cirebon Anwar Sanusi membenarkan informasi rencana rekruitment CPNS di tahun 2018. Hanya saja, mengenai waktu dan quota yang disediakan untuk kota Cirebon sendiri belum diketahui.

“Informasi yang kami terima sampai dengan hari jumat kemarin kami rakor di Bandung, quotanya belum turun, kapan testing nya juga belum turun. Hanya, saya hanya dapat kepastian insya Allah di tahun 2018 akan ada rekruitmen CPNS,” kata Kepala BKPPD kota Cirebon Anwar Sanusi saat ditemui di RM. Simpang Raya, Minggu (5/8).

Selama ini, formasi yang dibutuhkan lebih banyak pada sektor pendidikan dan kesehatan. Meski di beberapa posisi atau jabatan tertentu dibutuhkan namun tidak terlalu banyak seperti di bidang keahlian IT, Tekhnik, Hukum, Akuntan serta Arsiparis.

Anwar Sanusi menyebutkan, total yang dibutuhkan sejumlah 435 tenaga ASN secara keseluruhan. Tapi itu pun disesuikan dengan formasi dan quota yang ditentukan oleh Kemenpan-RB. Pengecualian di bidang tenaga usaha (TU) di sekolah-sekolah karena seringkali ditolak oleh Pemerintah Pusat.

Baca Juga :  Baru 68 Persen, Ketua DPRD : Bapenda Harus Jeli Sinkronkan Data-data

“Kita mengusulkan tenaga usaha di sekolah aja ga dikabulkan. Alasannya, kalau guru bisa jadi TU, kalau TU belum tentu bisa jadi guru,” ujarnya.

Menurutnya, jika PP bisa menerima 50% saja dari jumlah kebutuhan yang ada yakni 435 itu sudah bagus. Namun, itu kembali kepada keputusan dari PP. “Jika quota yang turunnya sampai 50% lumayan lah. Kalau 20% repot juga,” tuturnya.

Di luar itu, menurutnya, waktu dan quota yang hingga kini belum ada kepastian kapan dan berapa yang disediakan untuk CPNS, membuat sedikit kerepotan Kanreg 3 lantaran berkaitan dengan anggaran lelang kegiatan rekruitmen.

Baca Juga :  Guru Cantik Yang Pintar Menjahit

Belum lagi, tambah dia, kondisi terakhir yang diterima, GOR Bima yang sedianya bakal dijadikan tempat, mengalami kendala di ketersediaan air. Dan mungkin nanti akan digeser ke lapangan lain yang ada di kota Cirebon, selain GOR Bima.

“Kota Cirebon ini jadi tempat pelaksanaan CPNS. Jawa Barat ada 4 yang dijadikan tempat, kota Cirebon, Tasik, Bogor dan Bandung. Nanti masyarakat wilayah kabupaten Kuningan, Cirebon, Majalengka dan Indramayu, testingnya di GOR Bima Cirebon,” demikian Anwar Sanusi.(ymd/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semarak HUT Bekasi dan RI, Cibitung Dorong Warga Makin Gemar Berolahraga
IPL TPA Burangkeng Belum Beroperasi, Proyek Rp10,8 Miliar Kini Dipantau Inspektorat
1.800 Ton Sampah Menumpuk Tiap Hari, Zulhas Ungkap PR Besar Kota Bekasi
Bapenda Kantongi Rp2,22 Triliun, Iwan Ridwan Optimistis Target Pajak 2026 Tercapai
Ground Breaking PSEL Dimulai, Tri Adhianto Ingin Bantargebang Jadi Kawasan Industri Hijau
Ground Breaking PSEL Bantargebang Dimulai, Tri Adhianto Targetkan Operasi 18 Bulan
Pemkab Bekasi Dorong Museum KH. Noer Ali, Jadi Pusat Edukasi Sejarah
Harris Bobihoe Sidak SDN 05 Rusak Puting Beliung

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:41 WIB

Semarak HUT Bekasi dan RI, Cibitung Dorong Warga Makin Gemar Berolahraga

Jumat, 28 Agustus 2026 - 00:31 WIB

IPL TPA Burangkeng Belum Beroperasi, Proyek Rp10,8 Miliar Kini Dipantau Inspektorat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:02 WIB

1.800 Ton Sampah Menumpuk Tiap Hari, Zulhas Ungkap PR Besar Kota Bekasi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:45 WIB

Bapenda Kantongi Rp2,22 Triliun, Iwan Ridwan Optimistis Target Pajak 2026 Tercapai

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:36 WIB

Ground Breaking PSEL Dimulai, Tri Adhianto Ingin Bantargebang Jadi Kawasan Industri Hijau

Berita Terbaru

Kerjasama Hubungi Kami