Aktivis Cirebon Timur Media Tidak Boleh Menjadi Corong Penguasa

- Redaksi

Selasa, 27 November 2018 - 21:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Drs. Adang Juhandi Tokoh WTC

i

Drs. Adang Juhandi Tokoh WTC

RJN, Cirebon– Media tetap harus professional dan netral. Miris jika baru baru ini merebak kabar di jejaring sosial bahwa media sudah ramai bunuh diri massal. masalahnya terkesan media hanya jadi corong penguasa yang menyuguhkan informasi semua di pandang baik.

Artinya sudah semakin nampak media tidak netral dan banyak menyuguhkan berita pesanan sponsor yang menjurus pada propit, “ujar Drs. Adang Juhandi pada jurnalis media rakyatjabarnews.com, Selasa (27/11/2018)

Baca Juga :  Haris Azhar dan Fatia KontraS Tersangka, Aktivis Papua: Luhut Seharusnya Malu!

Adang menambahkan hal ini sangat memprihatinkan jika media jadi lumpuh untuk menyuarakan setiap jeritan persoalan sosial yang nyata.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Padahal salah satu tugas penting media adalah untuk memberikan pencerahan yang terang benderang kepada publik, “jelasnya.

Baca Juga :  Cegah Banjir, Pangdam III Siliwangi Ajak Masyarakat Membuat Lubang Biopori

Masih menurut Adang, kita memang memaklumi tumbuhnya media yang semakin besar butuh diperkuat modal baik dengan kaitan kesejahteraan wartawan maupun biaya lainnya, semua ini memang menjadi riskan untuk mempertahankan jati diri sebagai media yang kritis.

Baca Juga :  BNK Kabupaten Bekasi Sosialisasikan Bahaya Narkoba

“Selain persoalan tersebut nampaknya interpensi penguasa yang terlalu dalam yang bisa mengatur pemberitaan,” tegasnya.

Jadi kita berharap media tetap jadi corong kebenaran dan bisa memberikan berita secara berimbang jangan sampai media hanya corong penguasa dengan berita seolah oleh bagus tapi kenyataannya tidak sesuai fakta di mata publik,” tandasnya. (ymd/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif
Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong
Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB
Revisi DPT BPD Muktiwari Disepakati, Ditarget Rampung 30 April
DPT Desa Muktiwari Diprotes Warga, Panitia BPD Buka Suara
PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata
Plt Bupati Bekasi Ajak Mahasiswa Kolaborasi Bangun Daerah, DPRD Siap Kawal Aspirasi

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:53 WIB

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:36 WIB

500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:23 WIB

Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong

Senin, 25 Mei 2026 - 10:20 WIB

Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB

Sabtu, 25 April 2026 - 13:22 WIB

Revisi DPT BPD Muktiwari Disepakati, Ditarget Rampung 30 April

Berita Terbaru