oleh

Aduh, dari 30-an Unit Koperasi Desa, Hanya 2 Unit yang Bertahan di Cirebon

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Nasib koperasi di Kabupaten Cirebon boleh dikatakan hampir mati. Karena, dari 34 unit koperasi yang ada di Kabupaten Cirebon, cuma tersisa 2 unit koperasi saja, yaitu Koperasi Mukti di Kecamatan Ciwaringin, dan Koperasi Bukti di Kecamatan Sedong.

Menurut Toto (58) selaku mantan sekretaris Koperasi Mukti yang terletak di Jl. Urip Sumoharjo Kecamatan Ciwaringin Kabupaten Cirebon, secara blak-blakan mengungkap nasib koperasi desa yang hampir mati semua.

Toto menjelaskan, banyak faktor yang mengakibatkan matinya unit koperasi desa, dari mulai faktor human error, manajemen yang buruk, masyarakatnya yang cenderung menjauhi koperasi, dan masih minimnya perhatian dari pemerintah akan kesejahteraan para pengurus koperasi yang menggantungkan hidupnya dari sisa hasil usaha unit koperasi.

“Banyak faktornya, hingga akhirnya cuma sisa dua unit,” jelasnya saat ditemui awak media di Jl. Cipejeuh Kamarang, Kabupaten Cirebon, Minggu (11/3).

Padahal jika melihat fungsi koperasi untuk masyarakat, lanjut Toto, sangat menguntungkan. Karena dalam koperasi desa ada program simpan pinjam, pengadaan pupuk bagi para petani, bahkan untuk pembayaran listrik PLN, telepon, dan pengadaan bahan pokok pangan, sehingga perputaran ekonomi bisa di dalam koperasi.

Ditambahkan Toto, keberadaan koperasi sebetulnya bisa mengeleminir tengkulak dan rentenir. Bahkan bank konvensional pun kadang tidak mampu bersaing dengan koperasi, karena dibuktikan dengan koperasi yang ada di wilayah Kecamatan Sedong di mana koperasi masih menjadi primadona di tengah masyarakat.

“Padahal jika melihat koperasi yang masih aktif dan mengakar di dalam kehidupan masyarakat, bisa mensejahterakan masyarakat karena akan mematikan para tengkulak dan rentenir, bahkan Bank konvensional pun tidak mampu bersaing dan gulung tikar,” jelasnya.

Kerinduan akan masa berjayanya koperasi desa pada era tahun 70-an dan 80-an kini hanya tinggal kenangan saja. Masyarakat kini tidak lagi percaya akan koperasi, karena dibuktikan dengan hampir di semua desa yang ada di Kabupaten Cirebon, sudah tidak memiliki koperasi desa yang sehat. Kalaupun ada, pasti keadaan keuangannya sakit akibat ulah para oknum pengurus yang tidak jujur alias korupsi. Atau pun akibat masyarakat yang hilang kepercayaan pada lembaga koperasi yang hanya dijadikan alat untuk memperkaya oknum pengurus koperasi saja.

“Koperasi kini hanya tinggal cerita dan kenangan saja,” pungkasnya.(Ymd/RJN)

Komentar

News Feed