Adang Juhandi Angkat Bicara Soal Nasdem Mencabut Dukungan dari PDIP Kabupaten Cirebon

- Redaksi

Jumat, 12 Januari 2018 - 15:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Dicabutnya dukungan Nasdem dari PDIP saat Pilkada Bupati Cirebon, membuat salah seorang tokoh Wilayah Timur Cirebon (WTC) Drs. Adang Juhandi angkat bicara. Menurutnya, NasDem tidak pernah ‘ngoyo’ pada PDIP terkait dengan statemen Ketua DPC PDIP yang secara tidak langsung menohok Nasdem tentang herannya NasDem ikut mengantar pendaftaran pasangan Sunjaya-Imron ke KPUD Kabupaten Cirebon.

“Katanya NasDem bukan partai pengusung. Harusnya persoalan itu kembalikan kepada pasangan Sunjaya-Imron, bukan kepada NasDem. Karena ketika di acara Gala Dinner, DPW NasDem hadir dan menerima rekom DPP NasDem Sunjaya-Imron sebagai paslon Bupati dan Wakil Bupati,” jelasnya saat ditemui awak media di bilangan Jl. Pabuaran, Babakan, Kabupaten Cirebon hari Jumat (12/1).

Baca Juga :  Ini Hasil Real Count Pileg DPR RI Dapil Jawa Barat VIII

Seperti diberitakan sebelumnya, Nasdem mencabut dukungan dari Calon Petahana Dr. Sunjaya Purwadi Sastra, MM.MS.i dengan Imron Rosadi pada saat hari terakhir penutupan pendaftaran Calon Bupati dan Wakil Bupati di KPUD Kabupaten Cirebon, dan mengalihkan rekomendasi kepada Muhammad Luthfi dan Nurul Qomar, sekaligus menjadi penyelamat pasangan tersebut yang sempat dikabarkan tidak bisa mendaftar pada Pilkada karena ditinggalkan koalisi oleh Demokrat.

Ditambahkan Adang, bahwa sebagai paslon (pasangan calon), harusnya Sunjaya-Imron mengadakan komunikasi politik terlebih dahulu kepada PDIP dan menunjukan rekom tersebut, apakah sebagai pendukung atau sebagai sama-sama partai pengusung.

Menurutnya, Nasdem hadir dalam pendaftaran di KPUD sesuai statusnya dari isi rekom tersebut. Bahkan sehari sebelumnya, Sunjaya-Imron juga mengadakan Deklarasi dengan NasDem di Apita Hotel hari Selasa (9/1) lalu. Sehingga, secara tidak langsung Sunjaya-Imron mengakui bahwa NasDem berkoalisi dengan PDIP.

Baca Juga :  10 Nama Masuk Dalam Proses Penjaringan Bakal Calon Walikota Cirebon dari Golkar

“Jika pada akhirnya PDIP merasa tidak perlu dan sudah bisa satu paket tanpa Nasdem, hal itu bagi Nasdem tidak ada masalah. Cuman, jangan terkesan semua ini dilimpahkan kepada Nasdem. Tapi klarifikasikan dulu dengan Sunjaya-Imron tentang rekom tersebut bahwa nasdem koalisi untuk mendukungnya. Politik itu kan komunikasi, jadi semua bisa jika sama-sama terbuka. Kabupaten Cirebon bukan hanya milik PDIP semata. Ingat, kita ini hetorogen, loh,” pungkas Adang yang juga salah satu pengurus DPD Nasdem.(Ymd/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PDIP Bekasi Panas! Ono Surono Minta Mesin Partai Bergerak Total Jelang 2029
Nawal Husni Resmi Pimpin PPP Kota Bekasi, Target Menang Besar 2029
Panas! Muscab PPP Kota Bekasi Disebut Ilegal, Nama Nawal Husni Disorot
Jasa Marga Gelar Tinjauan Keselamatan Terpadu di Tol Palikanci, Begini Hasilnya!
DPC PDI Perjuangan Gelar Upacara & Perlombaan 17-an, Ratusan Kader Tumpah Ruah
Tragedi Gunung Kuda! Jasamarga Kerahkan Derek Raksasa Angkat Truk- truk Terkubur
Gunung Kuda Kembali Bergemuruh, Tim SAR Nyaris Jadi Korban Longsor Susulan
Longsor Maut, Tambang Ditutup!
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:00 WIB

PDIP Bekasi Panas! Ono Surono Minta Mesin Partai Bergerak Total Jelang 2029

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:38 WIB

Nawal Husni Resmi Pimpin PPP Kota Bekasi, Target Menang Besar 2029

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:33 WIB

Panas! Muscab PPP Kota Bekasi Disebut Ilegal, Nama Nawal Husni Disorot

Senin, 15 September 2025 - 16:00 WIB

Jasa Marga Gelar Tinjauan Keselamatan Terpadu di Tol Palikanci, Begini Hasilnya!

Minggu, 17 Agustus 2025 - 19:51 WIB

DPC PDI Perjuangan Gelar Upacara & Perlombaan 17-an, Ratusan Kader Tumpah Ruah

Berita Terbaru