Wujudkan Kabupaten Cirebon Sehat, BPJS Kesehatan dan Kabupaten Cirebon Tanda Tangani Kerja Sama

- Redaksi

Selasa, 14 November 2017 - 18:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Dalam rangka penyelenggaraan program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu indonesia Sehat (JKN-KIS), BPJS Kesehatan Kantor Cabang Cirebon dan Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon bersinergi melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama tentang Perluasan Kepesertaan Program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) demi mewujudkan Universal Health Coverage (UHC) Kabupaten Cirebon tahun 2018.

Hal tersebut juga merupakan tindak lanjut dari adanya penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat dengan BPJS Kesehatan Nomor 440/117/Dinker dan Nomor 95/KTR/Wil-V/1117 tentang Kerjasama Pencapaian Universal Health Coverage (UHC) Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat di Jawa Barat.

Penandatangan tersebut sendiri dilakukan di Kantor Bupati Cirebon, Sumber, Kabupaten Cirebon hari Selasa (14/11). Dalam acara tersebut hadir Deputi Direksi Wilayah Jawa Barat BPJS Kesehatan dr. Mohammad Edison MM, AAK, Bupati Cirebon Dr. H. Sunjaya Purwadisastra, M.M., M.Si,, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Cirebon, Dasrial S.E. Ak., M.Si, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon Hj. Eni Suhaeni SKM. M.Kes, serta Kepala Dinas terkait di Pemerintah Kabupaten Cirebon.

Baca Juga :  Polres Cirebon Kota Amankan Makanan Kadaluarsa dalam Operasi Pasar

Berdasarkan data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Cirebon tercatat jumlah penduduk Kabupaten Cirebon sebanyak 2.072 599 jiwa. Sampai dengan awal bulan November 2017, di wilayah Kabupaten Cirebon berdasarkan master file BPJS Kesehatan Cabang Cirebon terdapat jumlah cakupan peserta terdaftar sebanyak 1.839. 586 jiwa atau sekitar 89% termasuk di dalamnya peserta yang didaftarkan, dan dibiayai oleh Pemerintah Kabupaten Cirebon ke dalam Program JKN-KIS sebanyak 184.855 jiwa.

Menurut Bupati Cirebon Sunjaya, kerja sama dengan pihak BPJS Kesehatan ini sangat bermanfaat terhadap pelayan kepada masyarakat. Walaupun angkanya masih 89%, tapi dengan jumlah penduduk yang cukup padat, penduduk di wilayah 3 Cirebon ini menduduki nomor 1 dalam kepesertaan BPJS Kesehatan.

Baca Juga :  BPJS Kesehatan Cirebon dan Universitas Muhammadiyah Cirebon Menandatangani Program Kerja Sama JKN-KIS

“Kita akan meningkatkan kembali. Target yang ingin dicapai setelah Perjanjian Kerjasama ini adalah seluruh penduduk di Kabupaten Cirebon memiliki Jaminan Kesehatan pada tahun 2018 nanti,” ungkap Sunjaya.

Dengan mengoptimalkan peran dari setiap satuan kerja perangkat Daerah terkait, yaitu utamanya Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Penanaman Modal Perijinan Terpadu Satu Pintu, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial Kecamatan serta SKPD terkait lainnya untuk dapat mewujudkan Universal Health Coverage Kabupaten Cirebon tahun 2018.

Menurut Deputi Direksi Wilayah Jawa Barat BPJS Kesehatan dr. Mohammad Edison MM, AAK, bahwa ini adalah komitmen yang besar di dalam masyarakat. Sehingga, masyarakat sudah memiliki proteksi pada akses pelayanan kesehatan. Menurutnya, posisi Kabupaten Cirebon saat ini untuk wilayah Jawa Barat berada di nomor dua setelah Kabupaten Bekasi.

Baca Juga :  Miris, Rumah Tak Layak Huni di Tegalgubug

“Beda sedikit aja, sekitar 90-91%,” jelasnya.

Pertumbuhan jumlah peserta ini juga diiringi dengan pertumbuhan jumlah fasilitas kesehatan yang bekerja sama. Saat ini, Kantor Cabang Cirebon telah bermitra dengan 410 Fasilitas kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang terdiri atas 165 Puskesmas, 156 Dokter Praktik Perorangan, 24 Dokter Praktik Gigi Perorangan, dan 65 Klinik Pratama.

Selain itu, BPJS Kesehatan Cabang Cirebon juga telah bekerja sama dengan 38 Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) (terdiri atas 38 Rumah Sakit (termasuk di dalamnya 4 Klinik Utama)), 42 Apotek, serta 12 Optik.(Juf/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Open Dumping TPST Bantargebang Ditargetkan Berakhir pada 2029
Sensus Ekonomi 2026, Plt Bupati Bekasi Dorong Sinkronisasi BLK dengan Kebutuhan Industri
BPS, Kemenaker, dan Kemenperin Perkuat Kolaborasi Menuju Sensus Ekonomi 2026
Camat Cibitung Encun Sunarto: Masukan Kepala Desa dan BPD Jadi Bahan Penyempurnaan Raperda Desa
Pramono Tegaskan Komitmen Wujudkan Jakarta sebagai Kota Ramah Anak
Wawali Harris Bobihoe Ajak Siswa Baru SMAN 10 Bekasi Bangun Karakter dan Raih Prestasi
Pemkab Bekasi Dorong Penguatan Koperasi pada Peringatan Harkopnas ke-79
Komisi III Desak Percepat Realisasi Infrastruktur

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:20 WIB

Open Dumping TPST Bantargebang Ditargetkan Berakhir pada 2029

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:44 WIB

Sensus Ekonomi 2026, Plt Bupati Bekasi Dorong Sinkronisasi BLK dengan Kebutuhan Industri

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:01 WIB

BPS, Kemenaker, dan Kemenperin Perkuat Kolaborasi Menuju Sensus Ekonomi 2026

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:15 WIB

Camat Cibitung Encun Sunarto: Masukan Kepala Desa dan BPD Jadi Bahan Penyempurnaan Raperda Desa

Senin, 20 Juli 2026 - 18:48 WIB

Pramono Tegaskan Komitmen Wujudkan Jakarta sebagai Kota Ramah Anak

Berita Terbaru

Dua terduga pelaku kasus dugaan penganiayaan yang berujung pada meninggalnya seorang pria diamankan Unit Reskrim Polsek Cikarang Barat. Keduanya saat ini menjalani proses penyidikan untuk kepentingan hukum lebih lanjut.

Bekasi

Perselisihan di Depan Salon Berujung Maut

Jumat, 24 Jul 2026 - 12:57 WIB

Kerjasama Hubungi Kami