DPRD Kabupaten Bekasi Fokuskan APBD 2027 untuk Infrastruktur dan Kesehatan

- Redaksi

Kamis, 17 September 2026 - 11:59 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Ade Sukron bersama jajaran DPRD dan Pemerintah Kabupaten Bekasi menunjukkan dokumen nota kesepakatan KUA-PPAS Perubahan 2026 dan KUA-PPAS 2027 dalam rapat di Gedung DPRD Kabupaten Bekasi, Rabu (16/9/2026). Kesepakatan tersebut menjadi salah satu dasar pembahasan APBD Perubahan 2026 dan APBD 2027.

i

Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Ade Sukron bersama jajaran DPRD dan Pemerintah Kabupaten Bekasi menunjukkan dokumen nota kesepakatan KUA-PPAS Perubahan 2026 dan KUA-PPAS 2027 dalam rapat di Gedung DPRD Kabupaten Bekasi, Rabu (16/9/2026). Kesepakatan tersebut menjadi salah satu dasar pembahasan APBD Perubahan 2026 dan APBD 2027.

BEKASI – DPRD Kabupaten Bekasi bersama Pemerintah Kabupaten Bekasi menyepakati kerangka umum anggaran untuk perubahan APBD 2026 dan APBD 2027. Pembahasan tersebut menjadi dasar penyusunan anggaran dengan perhatian pada kebutuhan pembangunan dan pelayanan masyarakat.

Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Ade Sukron mengatakan, kesepakatan tersebut telah dituangkan dalam nota kesepakatan bersama Bupati Bekasi terkait Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Perubahan 2026 serta KUA-PPAS 2027.

“Alhamdulillah tadi kita sudah melakukan nota kesepakatan bersama Bupati untuk KUA-PPAS Perubahan 2026 dan KUA-PPAS 2027,” ujar Ade saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (16/9/2026).

Menurut Ade, pembahasan tersebut juga menyesuaikan dengan hasil kerja Panitia Khusus (Pansus) XV DPRD Kabupaten Bekasi, khususnya terkait regulasi pemerintahan desa.

Kerangka anggaran yang telah disepakati selanjutnya akan menjadi acuan dalam penyusunan APBD Perubahan 2026 dan APBD 2027.

“Kita membuat besarannya seperti bagaimana, yang nanti akan dipola melalui perumusan APBD Perubahan dan APBD 2027,” katanya.

Penyesuaian Perda Desa

Selain pembahasan anggaran, DPRD Kabupaten Bekasi juga tengah menindaklanjuti regulasi baru mengenai desa. Sejumlah ketentuan dinilai perlu disesuaikan agar dapat menjadi landasan pelaksanaan pemerintahan desa di Kabupaten Bekasi.

Ade menyebut penyesuaian tersebut antara lain berkaitan dengan masa jabatan, tugas dan fungsi Badan Permusyawaratan Desa (BPD), forum masyarakat desa, serta sejumlah ketentuan lainnya.

Baca Juga :  AXIS Nation Cup 2025 Jabodetabek Usai, Enam Jawara Siap Berlaga di Grand Final Nasional

“Banyak hal yang perlu dilakukan penyesuaian. Salah satunya tentang masa jabatan, kemudian tugas dan fungsi BPD, forum masyarakat desa, dan lain-lain,” ujarnya.

Ia mengatakan, secara umum tidak terdapat perubahan yang signifikan dalam kerangka regulasi tersebut. Namun, DPRD tetap memberikan perhatian terhadap optimalisasi penggunaan anggaran.

Belanja Pegawai Capai 46 Persen

Ade mengungkapkan, salah satu perhatian dalam pembahasan APBD 2027 adalah tingginya porsi belanja pegawai. Berdasarkan pembahasan DPRD, belanja pegawai disebut mencapai sekitar 46 persen.

Kondisi tersebut membuat ruang fiskal pemerintah daerah menjadi lebih terbatas untuk membiayai program pembangunan lainnya.

Baca Juga :  BPJS Kesehatan KCU Bekasi Bersinergis

Meski demikian, DPRD Kabupaten Bekasi berkomitmen mendorong agar anggaran yang tersedia dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Belanja gaji pegawai sampai mencapai 46 persen. Tentu ruang fiskal juga menjadi sedikit terbatas, tapi komitmen kami di DPRD, dari anggaran yang ada itu bisa dimaksimalkan untuk pembangunan yang membutuhkan,” kata Ade.

Karena itu, pembahasan APBD Perubahan 2026 dan APBD 2027 akan diarahkan untuk menjawab kebutuhan pembangunan, terutama sektor infrastruktur dan pelayanan kesehatan.

“Dari anggaran yang ada akan kita maksimalkan untuk pembangunan, terutama infrastruktur dan pelayanan kesehatan,” pungkasnya.

(*)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cegah Korupsi dari Hulu, Kepala Bappeda Bekasi: “Harus Kita yang Memulainya”
Sekda Kota Bekasi Soroti ASN Makin Kendor Olahraga: Jangan Seperti Ilmu Pahat
Dinsos Kota Bekasi Salurkan Bantuan Permakanan untuk Anak, Lansia dan Penyandang Disabilitas
LBS 2 Membiru-Putih, Nomor 1 Jadi Pilihan Warga Muktiwari
Pilkades Muktiwari Memanas! Bahrudin No. 1 dan Rusdi No. 2 Mulai Adu Program 12 September
Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Perhatian, Pemkot Bekasi Bagikan Masker
Fajar Paper Siapkan Fasilitas Pengolahan Limbah, Aktivitas Truk Bakal Ditata
Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai Bekasi, Tri Adhianto Minta Warga Waspada
Tag :

Komentar

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 11:59 WIB

DPRD Kabupaten Bekasi Fokuskan APBD 2027 untuk Infrastruktur dan Kesehatan

Rabu, 16 September 2026 - 17:02 WIB

Sekda Kota Bekasi Soroti ASN Makin Kendor Olahraga: Jangan Seperti Ilmu Pahat

Rabu, 16 September 2026 - 15:08 WIB

Dinsos Kota Bekasi Salurkan Bantuan Permakanan untuk Anak, Lansia dan Penyandang Disabilitas

Senin, 14 September 2026 - 16:18 WIB

LBS 2 Membiru-Putih, Nomor 1 Jadi Pilihan Warga Muktiwari

Jumat, 11 September 2026 - 19:32 WIB

Pilkades Muktiwari Memanas! Bahrudin No. 1 dan Rusdi No. 2 Mulai Adu Program 12 September

Berita Terbaru