76 Anak Disunat Gratis, Ternyata Ini Alasan Pemkab Bekasi Pilih Angka 76

- Redaksi

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bekasi, dr. Alamsyah, menyerahkan bantuan kepada salah satu peserta sunatan massal dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Bekasi ke-76 di Poliklinik Pemda Kabupaten Bekasi, Sabtu (15/8/2026).

i

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bekasi, dr. Alamsyah, menyerahkan bantuan kepada salah satu peserta sunatan massal dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Bekasi ke-76 di Poliklinik Pemda Kabupaten Bekasi, Sabtu (15/8/2026).

KABUPATEN BEKASI – Peringatan Hari Jadi Kabupaten Bekasi ke-76 tak hanya diisi seremoni. Pemerintah Kabupaten Bekasi menghadirkan kado sosial bagi masyarakat melalui sunatan massal gratis yang diikuti 76 anak.

Kegiatan tersebut digelar di Poliklinik Pemda Kabupaten Bekasi, Sabtu (15/8/2026), dengan peserta yang berasal dari berbagai kecamatan. Anak-anak dari keluarga kurang mampu menjadi prioritas dalam kegiatan bakti sosial tersebut.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bekasi, dr. Alamsyah, mengatakan sunatan massal menjadi bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat, terutama anak-anak yang membutuhkan.

“Dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Bekasi ke-76, kami dari Dinas Sosial melaksanakan bakti sosial berupa sunatan massal sebanyak 76 anak yang berasal dari seluruh Kabupaten Bekasi. Kami mengutamakan masyarakat yang kurang mampu,” ujar Alamsyah.

Baca Juga :  4 Petinggi Partai Kota Bekasi Bakal Duduki Kursi DPRD Jawa Barat

Menariknya, angka 76 peserta bukan dipilih secara kebetulan. Jumlah tersebut sengaja disesuaikan dengan usia Kabupaten Bekasi yang genap 76 tahun.
Menurut Alamsyah, antusiasme masyarakat sebenarnya melebihi kuota yang disediakan. Namun, Pemkab Bekasi mempertahankan angka 76 sebagai simbol peringatan hari jadi.

“Antusiasmenya sebenarnya lebih banyak, tetapi karena kami ingin jumlahnya sesuai dengan usia Hari Jadi Kabupaten Bekasi, maka ditetapkan 76 peserta,” jelasnya.

Tak Sekadar Sunat, Anak Dapat Bantuan
Para peserta tidak hanya mendapatkan pelayanan sunat secara gratis. Pemkab Bekasi juga memberikan sejumlah bantuan sebagai bentuk perhatian kepada anak-anak dan keluarga penerima manfaat.
Bantuan tersebut meliputi uang, pakaian, perlengkapan salat hingga alat tulis.

Baca Juga :  Singo Edan Permalukan Bhayangkara FC di Bekasi

“Di samping sunatan, kami juga memberikan bantuan berupa uang, pakaian, alat salat dan alat-alat tulis. Ini merupakan hadiah bagi masyarakat Kabupaten Bekasi, khususnya anak-anak kita,” kata Alamsyah.

Pelaksanaan kegiatan melibatkan sejumlah pihak. Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi melalui Poliklinik Pemda menyediakan tenaga kesehatan, sementara Palang Merah Indonesia (PMI) dan Baznas turut memberikan dukungan.

Peserta Dijaring Sejak Sebulan Sebelumnya
Dinas Sosial Kabupaten Bekasi telah melakukan penjaringan peserta sekitar satu bulan sebelum kegiatan berlangsung.

Prosesnya dimulai dengan menyurati pihak kecamatan. Selanjutnya, pekerja sosial masyarakat membantu melakukan penjangkauan dan pendataan terhadap anak-anak yang membutuhkan serta berminat mengikuti sunatan massal.

Baca Juga :  T.Bene Social Coffee & Kitchen Perkuat Komitmen Halal, Sajikan Menu Berkualitas untuk Semua

Tingginya antusiasme masyarakat menjadi sinyal bahwa program pelayanan sosial semacam ini masih sangat dibutuhkan.

Karena itu, Alamsyah berharap kegiatan sosial serupa tidak berhenti hanya sebagai agenda tahunan saat peringatan Hari Jadi Kabupaten Bekasi.

Menurutnya, aspirasi masyarakat agar sunatan massal kembali digelar di luar momentum hari jadi akan menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah.

“Itu menjadi masukan buat kami dan Pemda. Mudah-mudahan pada event berikutnya bisa ada kegiatan-kegiatan sosial yang tidak hanya dilaksanakan saat hari ulang tahun,” ujarnya.

Ia menegaskan, program sosial dengan cakupan lebih luas membutuhkan kolaborasi berbagai pihak.
“Ini tidak bisa kita lakukan sendiri, tetapi harus melalui kolaborasi,” pungkasnya.

(*)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bahrudin Dorong Puskesmas Tetap di Muktiwari, Jiovanno Nahampun Dukung Aspirasi Warga
15 Proyek Bekasi Senilai Rp109 Miliar Resmi Diresmikan
Hut ke-76, PMII Bekasi Gugat Pemkab
Ketua DPRD Bekasi Dorong Pembangunan Ekosistem Ekonomi Baru dan Ikon Daerah
Plt Bupati Bekasi Ungkap Rencana Penataan 5 Desa di Perbatasan Bogor
Kasus Hukum Jadi Alarm, Perumda Tirta Bhagasasi Mulai Perketat Pengawasan
Paskibraka Kabupaten Bekasi Resmi Dikukuhkan, Pesan Plt Bupati Asep Jadi Sorotan
PMII Kabupaten Bekasi Ajukan 7 Gugatan Rakyat, Soroti Pendidikan hingga Reformasi Birokrasi

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 12:49 WIB

Bahrudin Dorong Puskesmas Tetap di Muktiwari, Jiovanno Nahampun Dukung Aspirasi Warga

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 22:27 WIB

15 Proyek Bekasi Senilai Rp109 Miliar Resmi Diresmikan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:21 WIB

Hut ke-76, PMII Bekasi Gugat Pemkab

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 15:25 WIB

Ketua DPRD Bekasi Dorong Pembangunan Ekosistem Ekonomi Baru dan Ikon Daerah

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:59 WIB

Kasus Hukum Jadi Alarm, Perumda Tirta Bhagasasi Mulai Perketat Pengawasan

Berita Terbaru

Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja menandatangani prasasti 15 proyek pembangunan Kabupaten Bekasi dalam rangka Hari Jadi ke-76 Kabupaten Bekasi di Plaza Pemkab Bekasi, Cikarang Pusat, Sabtu (15/8/2026).

Bekasi

15 Proyek Bekasi Senilai Rp109 Miliar Resmi Diresmikan

Sabtu, 15 Agu 2026 - 22:27 WIB

Bekasi

Hut ke-76, PMII Bekasi Gugat Pemkab

Sabtu, 15 Agu 2026 - 19:21 WIB

Kerjasama Hubungi Kami