Rocky Gerung Jadi Wantimpres Prabowo, Heru Subagia Soroti Independensi dan Efektivitas

- Redaksi

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:41 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Rocky Gerung Jadi Wantimpres, Publik Menanti Bukti Nyata Perannya

i

Rocky Gerung Jadi Wantimpres, Publik Menanti Bukti Nyata Perannya

JAKARTA – Pengangkatan Rocky Gerung sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) oleh Presiden Prabowo Subianto menjadi sorotan. Akademisi sekaligus pengamat politik yang selama ini dikenal kritis terhadap pemerintah tersebut kini berada di lingkungan lembaga yang bertugas memberikan pertimbangan kepada presiden.

Pengangkatan itu memunculkan pertanyaan mengenai sejauh mana pandangan kritis dan masukan dari anggota Wantimpres akan menjadi bahan pertimbangan dalam pengambilan kebijakan pemerintah.

Pengamat politik dari kalangan alumni Fisipol Universitas Gadjah Mada (UGM), Heru Subagia, menilai masuknya Rocky Gerung ke Wantimpres menghadirkan paradoks politik. Menurut dia, tantangan utama Rocky adalah memastikan pemikirannya tetap dapat disampaikan secara independen di tengah lingkungan kekuasaan.

“Rocky selama ini dikenal kritis terhadap kekuasaan. Namun, masuknya ia ke lingkaran Wantimpres berpotensi menjadikannya sekadar simbol intelektual tanpa daya. Prabowo bukan tipe pemimpin yang membutuhkan masukan, ia lebih senang mengeksekusi kehendaknya sendiri. Maka, posisi Rocky bisa saja hanya menjadi ornamen politik, bukan ruang substantif,” ujar Heru, Sabtu (3/10/2026).

Heru juga mempertanyakan efektivitas Wantimpres dalam memberikan masukan kepada presiden. Ia menilai keberadaan lembaga tersebut perlu dilihat dari sejauh mana rekomendasi yang disampaikan benar-benar dipertimbangkan dalam proses penyusunan dan pelaksanaan kebijakan.

“Pelantikan Wantimpres ini bukan sekadar soal Rocky, tetapi bagian dari strategi bagi-bagi kekuasaan. Rakyat tentu pesimis, karena pengalaman menunjukkan masukan lembaga seperti ini jarang sekali dipakai. Pada akhirnya, Rocky bisa terjebak menjadi badut intelektual yang kehilangan independensi,” katanya.

Baca Juga :  Bukan Sekadar Lomba Burung, Hadiahnya Bikin Peserta Kapolda Metro Jaya Cup 2026 Deg-degan

Menurut Heru, posisi Rocky menjadi perhatian karena rekam jejaknya sebagai pengamat yang kerap menyampaikan kritik terhadap pemerintah dan dinamika politik nasional. Kehadirannya di Wantimpres pun memunculkan pertanyaan mengenai ruang yang tersedia bagi perbedaan pandangan di lingkungan pemerintahan.

Di sisi lain, pengangkatan Rocky dapat menjadi kesempatan untuk menguji peran Wantimpres sebagai lembaga penasihat presiden. Hal itu dapat dilihat dari substansi rekomendasi yang disampaikan para anggotanya serta tindak lanjut pemerintah terhadap berbagai pertimbangan tersebut.

Sorotan terhadap Wantimpres juga muncul di tengah perubahan susunan pejabat pemerintahan. Heru memandang pengangkatan sejumlah tokoh ke jabatan strategis perlu dilihat dari tujuan dan kontribusinya terhadap penyelenggaraan pemerintahan, bukan semata-mata dari posisi yang diberikan.

Baca Juga :  Tinjau Banjir, Bupati Bekasi Ade Kuswara Tekankan Seluruh OPD MendataTerhadap RTH

Bagi Rocky, tantangan ke depan adalah menunjukkan bahwa perannya di Wantimpres tetap berlandaskan pemikiran kritis dan independen. Sementara itu, efektivitas lembaga tersebut akan bergantung pada bagaimana masukan para anggotanya digunakan dalam proses pengambilan keputusan presiden.

Hingga saat ini, efektivitas peran Rocky di Wantimpres perlu dinilai berdasarkan pelaksanaan tugasnya dan kontribusi nyata yang dihasilkan, bukan hanya dari kontroversi yang menyertai pengangkatannya.

Keterangan foto: Rocky Gerung, anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres).

Penulis : Yon Maryono

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Reshuffle Kabinet Prabowo Hampir 7 Kali, Heru Subagia Soroti Kompromi Kekuasaan
Ahmad Hudori: Kepemimpinan Jenderal Suyudi Jadi Momentum Reformasi Polri
500 Pemuda Berkumpul di Jakarta, GPPN Dorong Kolaborasi dan Jaga Kebinekaan
GIFA-METEC Indonesia 2026 Berakhir, 6.000 Pelaku Industri Intip Teknologi Masa Depan
XLSMART Borong 4 Penghargaan Nasional, dari Bisnis hingga Pemberdayaan Perempuan
XLSMART Rekrut 850 Talenta Muda, Target Tembus 1.000 Orang hingga Akhir 2026
Tak Perlu Turun dari Kasur, Vasaka Hotel Jakarta Punya Cara Baru Nikmati Sarapan
Perdana di Automechanika Jakarta, Schaeffler Buka Gebrakan Baru di Pasar Motor Indonesia

Komentar

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Rocky Gerung Jadi Wantimpres Prabowo, Heru Subagia Soroti Independensi dan Efektivitas

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:48 WIB

Reshuffle Kabinet Prabowo Hampir 7 Kali, Heru Subagia Soroti Kompromi Kekuasaan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Ahmad Hudori: Kepemimpinan Jenderal Suyudi Jadi Momentum Reformasi Polri

Rabu, 30 September 2026 - 20:14 WIB

500 Pemuda Berkumpul di Jakarta, GPPN Dorong Kolaborasi dan Jaga Kebinekaan

Selasa, 29 September 2026 - 12:40 WIB

GIFA-METEC Indonesia 2026 Berakhir, 6.000 Pelaku Industri Intip Teknologi Masa Depan

Berita Terbaru