TNI Siaga Penuh Hadapi Ancaman Karhutla 2026, Satgas Resmi Digelar untuk Cegah Bencana Sejak Dini

- Redaksi

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:39 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Wakil Asisten Operasi (Waasops) Panglima TNI Marsda TNI M. Taufik Arasj meninjau kesiapan personel, alutsista, drone, dan helikopter dalam Apel Gelar Satgas Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2026 di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Selasa (28/7/2026). Apel ini menegaskan kesiapan TNI menghadapi ancaman Karhutla melalui langkah pencegahan, respons cepat, dan sinergi lintas instansi.

i

Wakil Asisten Operasi (Waasops) Panglima TNI Marsda TNI M. Taufik Arasj meninjau kesiapan personel, alutsista, drone, dan helikopter dalam Apel Gelar Satgas Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2026 di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Selasa (28/7/2026). Apel ini menegaskan kesiapan TNI menghadapi ancaman Karhutla melalui langkah pencegahan, respons cepat, dan sinergi lintas instansi.

JAKARTA – Tentara Nasional Indonesia (TNI) menegaskan komitmennya dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang berpotensi meningkat pada musim kemarau 2026. Kesiapan itu ditandai dengan pelaksanaan Apel Gelar Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Karhutla Tahun 2026 di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Selasa (28/7/2026).

Apel dipimpin langsung oleh Wakil Asisten Operasi (Waasops) Panglima TNI Marsda TNI M. Taufik Arasj, S.Sos., M.I.Pol., CHRMP. Kegiatan ini menjadi bukti kesiapan personel, alat utama sistem persenjataan (alutsista), serta berbagai sarana pendukung dalam mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan di berbagai wilayah Indonesia.

Baca Juga :  Pendidikan: 5 Alasan Mahasiswa Mencuri Perhatian dalam Aksi 'Indonesia Gelap'

Dalam amanat Panglima TNI yang dibacakan Waasops Panglima TNI, ditegaskan bahwa TNI memiliki peran strategis dalam mendukung penanggulangan Karhutla secara terpadu, mulai dari tahap pencegahan, kesiapsiagaan, tanggap darurat, hingga pemulihan pascabencana.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kehadiran TNI harus mampu memperkuat upaya pencegahan, kesiapsiagaan, tanggap darurat, hingga pemulihan pascabencana,” tegas Panglima TNI dalam amanatnya.

Panglima TNI menekankan, keberhasilan penanganan Karhutla tidak semata-mata diukur dari kemampuan memadamkan api. Langkah yang jauh lebih penting adalah mencegah munculnya titik api sejak dini melalui koordinasi lintas sektor yang solid dan pengawasan yang berkelanjutan.

Baca Juga :  Hari Pertama Kerja 2026, Plt Bupati Bekasi Sidak Dinas dan Puskesmas: Pelayanan Jadi Sorotan

“Keberhasilan penanganan Karhutla bukan hanya diukur dari kemampuan memadamkan api, tetapi juga dari keberhasilan mencegah munculnya titik api dan meminimalkan dampaknya terhadap masyarakat,” ujarnya.

Menurut Panglima TNI, ancaman Karhutla tidak hanya berdampak pada kerusakan lingkungan, tetapi juga dapat mengganggu kesehatan masyarakat, aktivitas ekonomi, hingga ketahanan nasional. Karena itu, seluruh personel Satgas diminta bekerja secara profesional, cepat, dan terintegrasi bersama pemerintah daerah, kementerian, lembaga terkait, serta seluruh elemen masyarakat.

Mengakhiri amanatnya, Panglima TNI menyampaikan keyakinannya bahwa Satgas Penanggulangan Karhutla Tahun 2026 mampu menjalankan tugas secara optimal berkat sinergi dan dedikasi seluruh personel.

Baca Juga :  Konser Dharma Kolaborasi Imee Ooi dan Kanho Yakushiji Digelar di Jakarta

“Saya yakin, dengan kerja sama yang solid dan koordinasi yang baik, Satgas Penanganan Karhutla Tahun 2026 akan mampu melaksanakan tugas secara optimal demi melindungi masyarakat, menjaga kelestarian lingkungan, dan mendukung ketahanan nasional,” pungkasnya.

Apel gelar pasukan ini sekaligus menjadi penegasan kesiapan TNI untuk bergerak cepat menghadapi ancaman Karhutla, sekaligus memastikan upaya pencegahan menjadi prioritas utama guna melindungi masyarakat dan menjaga kelestarian hutan Indonesia.

(*)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

GIFA Indonesia dan METEC Indonesia 2026 Resmi Dibuka
Demokrat Mulai Panaskan Mesin Politik, AHY Masuk Radar Capres 2029
NutriSari Berangkatkan 22 Mitra UMKM untuk Umroh, Ada Program Tukar Sachet
Mercedes-Benz Gelar Technician Skill Contest 2026, Uji Kompetensi 64 Teknisi dari 14 Dealer
DKP PERADI Batalkan Skorsing, Muannas Alaidid Dinyatakan Tak Terbukti Langgar Etik
Jakarta Diselimuti Abu Vulkanik Anak Krakatau, Warga CFD Mulai Pakai Masker
Bosch Rayakan 100 Tahun Teknologi Wiper, Visibilitas Jadi Kunci Keselamatan
New Honda Vario EVO 160 Night Ride, WMS Ajak 150 Bikers Nikmati Riding Malam
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 12:23 WIB

GIFA Indonesia dan METEC Indonesia 2026 Resmi Dibuka

Selasa, 8 September 2026 - 15:13 WIB

Demokrat Mulai Panaskan Mesin Politik, AHY Masuk Radar Capres 2029

Selasa, 8 September 2026 - 14:56 WIB

NutriSari Berangkatkan 22 Mitra UMKM untuk Umroh, Ada Program Tukar Sachet

Selasa, 8 September 2026 - 09:19 WIB

Mercedes-Benz Gelar Technician Skill Contest 2026, Uji Kompetensi 64 Teknisi dari 14 Dealer

Senin, 7 September 2026 - 15:20 WIB

DKP PERADI Batalkan Skorsing, Muannas Alaidid Dinyatakan Tak Terbukti Langgar Etik

Berita Terbaru

XLSMART bersama REMIND menghadirkan #ByeByeBox di Institut Teknologi Bandung (ITB), Bandung, sebagai teknologi E-Waste Reverse Vending Machine untuk mendorong pengelolaan sampah elektronik dan ekonomi sirkular.

Bandung

E-Waste Bisa Jadi Kuota Internet? Teknologi Ini Hadir di ITB

Selasa, 15 Sep 2026 - 20:27 WIB

Antusiasme warga mewarnai Gebyar Senam Sehat di kawasan Perumahan Logam Bangun Setia (LBS) 2, Desa Muktiwari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi. Massa didominasi pakaian bernuansa biru dan putih, dalam kegiatan yang turut menjadi momentum silaturahmi warga menjelang Pilkades Muktiwari 2026.

Bekasi

LBS 2 Membiru-Putih, Nomor 1 Jadi Pilihan Warga Muktiwari

Senin, 14 Sep 2026 - 16:18 WIB

Keterangan Foto:
Calon Kepala Desa Muktiwari nomor urut 1, H. Bahrudin, S.E., bersama pendukungnya mengikuti rangkaian kampanye Pilkades Muktiwari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Sabtu (12/9/2026). Kampanye mengusung tagline “Birukan Langit, Putihkan Hati” dan mendapat antusiasme dari warga.

Pilkades

Bahrudin Nomor Hiji, Ribuan Warga Muktiwari Tumpah Ruah

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:11 WIB