Pendidikan: 5 Alasan Mahasiswa Mencuri Perhatian dalam Aksi ‘Indonesia Gelap’

- Redaksi

Jumat, 21 Februari 2025 - 17:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ratusan Mahasiswa yang terdiri dari gabungan berbagai Kampus di Kota Bandung kembali menggelar Aksi Massa bertajuk Indonesia Gelap, di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat, Jumat (21/2/2025).

i

Ratusan Mahasiswa yang terdiri dari gabungan berbagai Kampus di Kota Bandung kembali menggelar Aksi Massa bertajuk Indonesia Gelap, di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat, Jumat (21/2/2025).

Bandung – Ratusan Mahasiswa yang terdiri dari gabungan berbagai Kampus di Kota Bandung kembali menggelar Aksi Massa bertajuk Indonesia Gelap, di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat, Jumat (21/2/2025).

Hingga saat ini Mahasiswa masih berorasi secara bergantian menyampaikan berbagai tuntutan yang salah satunya menyangkut persoalan pendidikan.

Pemangkasan pendidikan kembali di suarakan oleh mahasiswa, karena hal tersebut dirasa merugikan bahkan merusak dunia pendidikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita melihat pemerintah saat ini memotong dana pendidikan, Pendidikan merupakan hak bukan hadiah dari Pemerintah,” kata salah satu perwakilan yang berorasi, Jumat (21/2/2025).

Baca Juga :  Pemkab Bekasi Sampaikan Rancangan APBD 2026, Targetkan Layanan Publik dan Ekonomi Daerah Makin Kuat

Situasi aksi awalnya berjalan kondusif namun hingga memasuki waktu sore beberapa Aksi Massa sudah mulai tidak kondusif, beberapa diantaranya melakukan bakar ban, pelemparan botol, petasan, dan upaya membobol gerbang masuk DPRD Jabar.

Dalam aksi ‘Indonesia Gelap,’ mahasiswa menyampaikan beberapa tuntutan, di antaranya meminta peningkatan anggaran pendidikan, membatalkan seluruh pemangkasan, mencabut Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025, serta mengembalikan anggaran pendidikan ke pagu awal.

Baca Juga :  Minimalisir Kecelakaan Bagi Pemudik, Menhub Bangun Fasilitas Keselamatan Jalan

Dalam tuntutan tersebut juga disebut untuk lebih berfokus melakukan efisiensi dengan memotong tunjangan-tunjangan pejabat, dan dana tersebut dialihkan ke anggaran tunjangan kinerja pendidikan guru dan dosen serta tenaga pendidik agar mendapat upah yang layak.

Dalam sebuah langkah ambisius yang bertujuan mengubah lanskap kebijakan, tuntutan tersebut menandai awal tahun yang berpotensi bergejolak di kancah politik. Perubahan ini diharapkan untuk memberikan dorongan signifikan pada sektor pendidikan yang telah lama dirundung oleh kendala dana dan kebijakan yang kurang tepat. Sebagian pihak menyambut hangat kebijakan tersebut, sementara kritik pedas pun tak lama menghampiri, mencetuskan diskusi tajam di tingkat nasional.

Baca Juga :  Komisi II DPRD Bekasi Desak Penanganan Serius Longsor TPST Bantargebang

Selain itu, harapan masyarakat terhadap dampak nyata dari perubahan tersebut semakin menguat, menciptakan tekanan besar pada pemerintah untuk bertindak cepat dan tepat dalam penyelesaiannya. Kendati demikian, sebagian besar kalangan masih menunggu dengan penuh antisipasi bagaimana implementasi dari kebijakan ini akan menjadi kenyataan yang memberikan dampak positif bagi sektor pendidikan tanah air. (*)

Penulis : Aldi Salman

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sapi Kurban Presiden 1,2 Ton Tiba di Jatiasih, Warga Sambut Haru
Keren! Warga Tambun Sulap Minyak Jelantah Jadi Dana Posyandu dan Kegiatan Sosial
Bapenda Bekasi Apresiasi PLN Cikarang Tertib Setor PPJ
Universitas Pelita Bangsa Edukasi Warga Bekasi, Kekerasan terhadap Hewan Bisa Berujung Hukum
Wawali Kota Bekasi Hadiri Pengukuhan Kepala BI Jawa Barat di Bandung
SPMB 2026 Kota Bekasi, Pemkot Pastikan Semua Anak Bisa Sekolah
Ketua DPRD Kota Bekasi Dukung Program Literasi Digital JMSI Bekasi Raya
Sosialisasi SPMB di Kabupaten Bekasi Diperkuat, Pranoto Tekankan Pencegahan Masalah PPDB

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:59 WIB

Sapi Kurban Presiden 1,2 Ton Tiba di Jatiasih, Warga Sambut Haru

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:40 WIB

Keren! Warga Tambun Sulap Minyak Jelantah Jadi Dana Posyandu dan Kegiatan Sosial

Senin, 25 Mei 2026 - 09:37 WIB

Bapenda Bekasi Apresiasi PLN Cikarang Tertib Setor PPJ

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:49 WIB

Universitas Pelita Bangsa Edukasi Warga Bekasi, Kekerasan terhadap Hewan Bisa Berujung Hukum

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:09 WIB

Wawali Kota Bekasi Hadiri Pengukuhan Kepala BI Jawa Barat di Bandung

Berita Terbaru