Open Dumping TPST Bantargebang Ditargetkan Berakhir pada 2029

- Redaksi

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:20 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Petugas mengoperasikan alat berat untuk melakukan penataan zona pembuangan sampah di TPST Bantargebang, Kota Bekasi, sebagai bagian dari penerapan sistem controlled landfill yang ditargetkan mengakhiri praktik open dumping secara bertahap hingga 2029. Foto: Dok. Pemprov DKI Jakarta.

i

Petugas mengoperasikan alat berat untuk melakukan penataan zona pembuangan sampah di TPST Bantargebang, Kota Bekasi, sebagai bagian dari penerapan sistem controlled landfill yang ditargetkan mengakhiri praktik open dumping secara bertahap hingga 2029. Foto: Dok. Pemprov DKI Jakarta.

JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mulai menerapkan sistem controlled landfill secara bertahap di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang sebagai bagian dari transformasi pengelolaan sampah. Langkah ini ditargetkan mengakhiri praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta, Dudi Gardesi, mengatakan transformasi tersebut merupakan bagian dari Roadmap Pengelolaan Sampah Jakarta 100 Persen Terkelola yang disusun bersama Kementerian Lingkungan Hidup.

“Pemprov DKI memiliki arah pembenahan yang jelas dan terukur. Transformasi dilakukan secara bertahap agar pelayanan tetap berjalan, sementara perlindungan lingkungan dan keselamatan seluruh pihak di kawasan Bantargebang terus ditingkatkan,” kata Dudi di Jakarta, Rabu (22/7/2026).

Tahap awal dimulai pada 2026 dengan penutupan area pembuangan menggunakan media pelindung yang nantinya diperkuat menggunakan geomembrane. Metode ini telah diterapkan sejak 17 Juli 2026 di bagian atas Zona 2 TPST Bantargebang dengan pola penutupan area secara bergilir agar operasional tetap berjalan.

Selain itu, mulai 1 Agustus 2026, sekitar 25 persen sampah yang dikirim ke TPST Bantargebang ditargetkan sudah berupa residu hasil pengolahan. Kebijakan ini diharapkan mampu mengurangi volume sampah yang langsung ditimbun di lokasi.

Baca Juga :  Mobil Listrik Tebar Promo di Jakarta Fair 2026, Diskon Hyundai Tembus Rp300 Juta

Untuk mendukung penerapan controlled landfill, DLH DKI Jakarta juga melakukan pemetaan area rawan longsor, penataan kestabilan lereng, pemetaan aktivitas masyarakat dan pemulung, peningkatan sanitasi, serta menyiapkan desain penutup zona pembuangan menggunakan geomembrane.

Dalam roadmap tersebut, pada 2027 penerapan controlled landfill ditargetkan berlangsung di dua titik pembuangan dengan 50 persen sampah yang masuk telah berupa residu hasil pengolahan. Target tersebut meningkat menjadi tiga titik pada 2028 dengan porsi residu mencapai 75 persen.

Sementara pada 2029, seluruh sampah yang masuk ke TPST Bantargebang ditargetkan telah melalui proses pengolahan sehingga hanya menyisakan residu. Dengan demikian, praktik open dumping dapat dihentikan sepenuhnya.

Baca Juga :  Bupati Ade Kuswara: Komitmen Bangun Bekasi Tak Berhenti di 100 Hari

Dudi menambahkan, keberhasilan transformasi ini juga bergantung pada pengurangan dan pemilahan sampah sejak dari sumber serta peningkatan kapasitas fasilitas pengolahan sampah di Jakarta.

“Semakin banyak sampah yang dipilah dan diolah sebelum dikirim ke Bantargebang, semakin sedikit sampah yang harus ditimbun. Pemprov DKI berkomitmen menjalankan perubahan ini secara konsisten agar Bantargebang menjadi lebih aman, tertata, dan ramah lingkungan,” ujarnya.

(*)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bantargebang Tak Lagi Sekadar Gunung Sampah, Jakarta Siapkan Pembangkit Listrik!
90 Peserta Ikuti InaSkills 2026, Kemnaker Siapkan Calon Juara Internasional
197 Aduan Masuk ke WhatsApp Kapolda Metro Jaya, Baru 36 Laporan Tuntas
Aksi 28 Oktober di Jakarta, Polda Metro Jaya Kedepankan Pendekatan Humanis
RAPBD 2027 Disepakati, Harris Bobihoe Minta Sinergi Eksekutif-Legislatif Dijaga
32 Ribu Lowongan Kerja Tersedia di Nyari Gawe, Warga Bekasi Bisa Cari Kerja Tanpa Calo
Dari 1.730 Tim, 16 Terbaik Berebut Gelar Juara AXIS Nation Cup 2026
Banjir Mengintai, Dedi Mulyadi Desak Kali CBL Rampung Tahun Ini

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 22:12 WIB

Bantargebang Tak Lagi Sekadar Gunung Sampah, Jakarta Siapkan Pembangkit Listrik!

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:58 WIB

90 Peserta Ikuti InaSkills 2026, Kemnaker Siapkan Calon Juara Internasional

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:49 WIB

197 Aduan Masuk ke WhatsApp Kapolda Metro Jaya, Baru 36 Laporan Tuntas

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:36 WIB

Aksi 28 Oktober di Jakarta, Polda Metro Jaya Kedepankan Pendekatan Humanis

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:00 WIB

RAPBD 2027 Disepakati, Harris Bobihoe Minta Sinergi Eksekutif-Legislatif Dijaga

Berita Terbaru