Wakil Ketua DPRD Bekasi Desak Pemkot Serius Perhatikan Linmas, Bukan Sekadar Formalitas

- Redaksi

Senin, 10 November 2025 - 13:53 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Wakil Ketua DPRD Kota Bekasi, Faisal, S.E., saat berdialog dengan anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) Kelurahan Jatiwaringin dalam kegiatan Reses III Tahun Anggaran 2025, Senin (10/11/2025). Dalam kesempatan itu, Faisal mendengarkan langsung aspirasi dan keluhan para Linmas terkait fasilitas dan kesejahteraan.

i

Wakil Ketua DPRD Kota Bekasi, Faisal, S.E., saat berdialog dengan anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) Kelurahan Jatiwaringin dalam kegiatan Reses III Tahun Anggaran 2025, Senin (10/11/2025). Dalam kesempatan itu, Faisal mendengarkan langsung aspirasi dan keluhan para Linmas terkait fasilitas dan kesejahteraan.

Bekasi – Saat turun langsung ke lapangan dalam kegiatan Reses III Tahun Anggaran 2025, Wakil Ketua DPRD Kota Bekasi, Faisal, dibuat terenyuh. Di tengah dialog hangat bersama anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) Kelurahan Jatiwaringin, ia mendengar kisah yang tak seharusnya lagi terjadi di kota sebesar Bekasi.

“Ada yang jaga di puluhan titik tapi tidak punya pos. Bahkan ada yang bertugas di bawah pohon. Ini luar biasa sekaligus memprihatinkan,” ujar Faisal dengan nada tegas, Senin (10/11/2025).

Cerita itu menjadi potret nyata perjuangan Linmas yang saban hari menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan tanpa fasilitas memadai. Seragam lusuh, tidak ada pos jaga, hingga minim alat komunikasi—semua disampaikan langsung oleh para anggota Linmas kepada Faisal.

Menurutnya, Linmas adalah “prajurit tanpa pangkat” yang selama ini menjadi garda terdepan di tengah masyarakat. Mereka berperan penting dalam menjaga ketertiban, membantu penanganan bencana, hingga memastikan rasa aman di lingkungan warga.

“Peran mereka itu sangat vital. Tapi masih banyak yang belum difasilitasi dengan baik. Kalau patroli tanpa HT, bagaimana koordinasinya kalau ada situasi darurat?” ucap Faisal.

Ia menilai, memperhatikan Linmas bukan soal besar kecilnya anggaran, tetapi soal keberpihakan.

“Malu kalau anggaran besar tapi Linmas masih jaga di bawah pohon dan cuma punya satu seragam. Padahal yang mereka jaga itu keamanan warga kita semua,” kata politisi yang dikenal vokal soal kesejahteraan aparatur lingkungan ini.

Faisal juga menyoroti perlunya kendaraan operasional dan pos Linmas permanen di setiap kelurahan. Ia berkomitmen akan membawa persoalan tersebut ke pembahasan dengan dinas terkait agar bisa masuk dalam rencana kerja pemerintah (Renja) mendatang.

“Ini kebutuhan lembaga, bukan pribadi. Saya akan dorong agar menjadi prioritas. Karena Linmas adalah barisan terdepan yang seharusnya dilindungi, bukan dibiarkan,” tegasnya.

Selain fasilitas, kesejahteraan juga menjadi sorotan utama. Dalam dialog itu, banyak Linmas mengeluhkan seragam yang sudah rusak namun tak pernah diganti bertahun-tahun.

“Ada yang bilang hanya punya satu seragam untuk seminggu. Bayangkan, lima tahun belum tentu dapat seragam baru. Hal kecil tapi sangat berarti bagi mereka,” kata Faisal lagi.

Di akhir kegiatan, Faisal menegaskan akan memperjuangkan aspirasi Linmas agar ke depan mereka bekerja dengan lebih layak, profesional, dan dihargai.

“Linmas bukan pelengkap upacara, mereka adalah benteng pertama keamanan masyarakat. Kalau mereka kuat, lingkungan kita pun aman,” tutupnya.

Dengan semangat itu, Wakil Ketua II DPRD Kota Bekasi berharap agar kesejahteraan dan fasilitas Linmas masuk dalam prioritas kebijakan daerah tahun 2026, sejalan dengan visi mewujudkan Bekasi yang aman, tertib, dan berdaya. (Adv)

Baca Juga :  Penjualan Daihatsu Melonjak 27 Persen di Juni 2026, Gran Max Jadi Motor Utama Pertumbuhan

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polemik Perumahan LBS 2 Mencuat, DPRD Bekasi Dorong Evaluasi Perizinan dan PSU
Pilkades Muktiwari Memanas! Bahrudin No. 1 dan Rusdi No. 2 Mulai Adu Program 12 September
Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Perhatian, Pemkot Bekasi Bagikan Masker
Fajar Paper Siapkan Fasilitas Pengolahan Limbah, Aktivitas Truk Bakal Ditata
Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai Bekasi, Tri Adhianto Minta Warga Waspada
Video CCTV Lift Viral, Eks Caleg Jabar VII Siapkan Langkah Hukum
8.000 PPPK Kota Bekasi Tuntaskan Orientasi, Tri Adhianto Tekankan Kualitas Pelayanan
Ratusan Pedagang Pasar Baru Geruduk DPRD Kota Bekasi, Sardi Effendi Desak Wali Kota Bertindak

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 07:40 WIB

Polemik Perumahan LBS 2 Mencuat, DPRD Bekasi Dorong Evaluasi Perizinan dan PSU

Jumat, 11 September 2026 - 19:32 WIB

Pilkades Muktiwari Memanas! Bahrudin No. 1 dan Rusdi No. 2 Mulai Adu Program 12 September

Selasa, 8 September 2026 - 15:27 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Perhatian, Pemkot Bekasi Bagikan Masker

Senin, 7 September 2026 - 19:24 WIB

Fajar Paper Siapkan Fasilitas Pengolahan Limbah, Aktivitas Truk Bakal Ditata

Senin, 7 September 2026 - 16:20 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai Bekasi, Tri Adhianto Minta Warga Waspada

Berita Terbaru

Keterangan Foto:
Calon Kepala Desa Muktiwari nomor urut 1, H. Bahrudin, S.E., bersama pendukungnya mengikuti rangkaian kampanye Pilkades Muktiwari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Sabtu (12/9/2026). Kampanye mengusung tagline “Birukan Langit, Putihkan Hati” dan mendapat antusiasme dari warga.

Pilkades

Bahrudin Nomor Hiji, Ribuan Warga Muktiwari Tumpah Ruah

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:11 WIB