Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi Tangani Dampak Puting Beliung di SDN Telajung 04

- Redaksi

Selasa, 18 Maret 2025 - 15:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

: Bencana Hidrometeologi yang terjadi di Desa Telajung Kecamatan Cikarang Barat, mengakibatkan 3 atap ruang kelas SDN Telajung 04 rusak parah. Selasa, (18/03/2025). FOTO : Endar Raziq B/Newsroom Diskominfosantik Kabupaten Bekasi.

i

: Bencana Hidrometeologi yang terjadi di Desa Telajung Kecamatan Cikarang Barat, mengakibatkan 3 atap ruang kelas SDN Telajung 04 rusak parah. Selasa, (18/03/2025). FOTO : Endar Raziq B/Newsroom Diskominfosantik Kabupaten Bekasi.

Bekasi – Angin puting beliung menerjang SDN Telajung 04, Kecamatan Cikarang Barat, pada Senin (17/3/2025) malam sekitar pukul 21.00 WIB. Kejadian ini mengakibatkan kerusakan parah pada tiga ruang kelas, sehingga proses pembelajaran sementara dialihkan ke rumah masing-masing siswa.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, Imam Faturochman, menyatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan sekolah dan tenaga pendidik untuk melakukan pendataan serta upaya penyelamatan aset sekolah yang terdampak.

“Hari ini kami bersama kepala sekolah dan pengawas sedang melakukan pendataan serta penanganan awal pasca-kejadian. Angin kencang telah menerbangkan atap di lantai dua, sehingga kami tengah menginventarisasi alat-alat yang terdampak, termasuk komputer, proyektor, dan buku pelajaran,” ujar Imam pada Selasa (18/3/2025).

Baca Juga :  Jasa Marga Catat 918 Ribu Kendaraan Kembali ke Jabotabek pada H1-H+3

Sebagai langkah awal, Dinas Pendidikan mengarahkan pihak sekolah untuk merapikan barang-barang yang masih bisa diselamatkan. Selain itu, dinas juga akan membahas metode pembelajaran sementara bagi siswa hingga ruang kelas yang terdampak dapat kembali digunakan.

“Kami mengupayakan agar kegiatan belajar tetap berjalan dengan baik. Saat ini, siswa sementara belajar dari rumah secara mandiri sambil menunggu langkah lebih lanjut terkait perbaikan sarana yang terdampak,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SDN Telajung 04, Nasih Suarsih, menjelaskan bahwa tiga ruang yang mengalami kerusakan adalah Laboratorium Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK), ruang kelas 6A, dan ruang kelas 6B. Kerusakan ini berdampak pada berbagai aset sekolah, termasuk 14 unit komputer all-in-one, 1 unit laptop, 2 set drum band, serta puluhan meja dan kursi siswa.

Baca Juga :  Sambut Ramadhan, Hotel Grand Zuri Jababeka Hadirkan Promo Kemilau Ramadhan

“Untuk sementara, siswa tetap belajar dari rumah sampai situasi kembali kondusif. Kami juga tengah mencari solusi agar proses belajar tetap berjalan dengan baik,” kata Nasih Suarsih.

Pihak sekolah, bersama tenaga pendidik dan orang tua siswa, telah berupaya menyelamatkan barang-barang yang masih dapat digunakan, seperti menjemur buku yang basah dan memindahkan peralatan ke lokasi yang lebih aman.

Selain sekolah, angin puting beliung ini juga berdampak pada permukiman warga. Data sementara mencatat sebanyak 30 rumah warga mengalami kerusakan, satu gudang limbah terdampak, serta satu warung dan satu tower BTS rusak. Selain itu, dua tiang listrik patah, enam pohon tumbang, dan beberapa kendaraan mengalami kerusakan akibat tertimpa material yang terbawa angin.

Baca Juga :  Sisternet Goes To Campus,.Ajak 1.500 Mahasiswi Universitas Andalas Berpartisipasi dalam Female Future Leader

Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi terus berkoordinasi dengan pihak sekolah dan instansi terkait untuk mempercepat proses pemulihan fasilitas pendidikan yang terdampak.

Selain memastikan keamanan lingkungan sekolah, dinas juga akan mengevaluasi metode pembelajaran sementara agar hak belajar siswa tetap terpenuhi. Dengan sinergi antara pemerintah, tenaga pendidik, dan masyarakat, diharapkan proses perbaikan dapat segera selesai sehingga kegiatan belajar mengajar di SDN Telajung 04 dapat kembali berjalan normal dalam waktu dekat. (*)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Anak Nasional 2026, Kemendikdasmen Kampanyekan Pembatasan Gawai di Sekolah
Open Dumping TPST Bantargebang Ditargetkan Berakhir pada 2029
Sensus Ekonomi 2026, Plt Bupati Bekasi Dorong Sinkronisasi BLK dengan Kebutuhan Industri
BPS, Kemenaker, dan Kemenperin Perkuat Kolaborasi Menuju Sensus Ekonomi 2026
Camat Cibitung Encun Sunarto: Masukan Kepala Desa dan BPD Jadi Bahan Penyempurnaan Raperda Desa
Pramono Tegaskan Komitmen Wujudkan Jakarta sebagai Kota Ramah Anak
Wawali Harris Bobihoe Ajak Siswa Baru SMAN 10 Bekasi Bangun Karakter dan Raih Prestasi
Bekasi Cetak Sejarah, Satu-Satunya Kota di Jabar dengan Rata-Rata Lama Sekolah di Atas 12 Tahun

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:39 WIB

Hari Anak Nasional 2026, Kemendikdasmen Kampanyekan Pembatasan Gawai di Sekolah

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:20 WIB

Open Dumping TPST Bantargebang Ditargetkan Berakhir pada 2029

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:44 WIB

Sensus Ekonomi 2026, Plt Bupati Bekasi Dorong Sinkronisasi BLK dengan Kebutuhan Industri

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:01 WIB

BPS, Kemenaker, dan Kemenperin Perkuat Kolaborasi Menuju Sensus Ekonomi 2026

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:15 WIB

Camat Cibitung Encun Sunarto: Masukan Kepala Desa dan BPD Jadi Bahan Penyempurnaan Raperda Desa

Berita Terbaru

Dua terduga pelaku kasus dugaan penganiayaan yang berujung pada meninggalnya seorang pria diamankan Unit Reskrim Polsek Cikarang Barat. Keduanya saat ini menjalani proses penyidikan untuk kepentingan hukum lebih lanjut.

Bekasi

Perselisihan di Depan Salon Berujung Maut

Jumat, 24 Jul 2026 - 12:57 WIB

Tim gabungan Bapenda Kabupaten Bekasi bersama Kejaksaan, TNI, Polri, Dinas ESDM Provinsi Jawa Barat, dan perangkat daerah terkait melakukan inspeksi terhadap fasilitas sumur air tanah di salah satu perusahaan dalam rangka pengawasan perizinan serta optimalisasi penerimaan Pajak Air Tanah di Kabupaten Bekasi.

Bekasi

Bapenda Sidak 7 Perusahaan, Optimalkan Pajak Air Tanah

Jumat, 24 Jul 2026 - 08:19 WIB

Kerjasama Hubungi Kami