Gus Faisal Soroti Kemacetan di Kabupaten Bekasi, Begini Katanya

- Redaksi

Rabu, 12 Maret 2025 - 20:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Cabang (Sekcab) DPC PKB Kabupaten Bekasi, Ahmad Faisal.

i

Sekretaris Cabang (Sekcab) DPC PKB Kabupaten Bekasi, Ahmad Faisal.

Bekasi – Kemacetan parah yang kerap kali terjadi di beberapa wilayah Kabupaten Bekasi membuat masyarakat tak nyaman akan hal tersebut. Tak hanya masyarakat Kabupaten Bekasi, Anggota Badan Legislatif (DPRD) Kabupaten Bekasi pun kian merasakan sensasi kemacetan yang terjadi di Kabupaten Bekasi.

Sekretaris Cabang (Sekcab) DPC PKB Kabupaten Bekasi, Ahmad Faisal mengatakan kemacetan yang terjadi di Kabupaten Bekasi ini harus menjadi perhatian agar masyarakat khususnya Kabupaten Bekasi dapat menikmati kenyamanan fasilitas jalan yang disediakan Pemerintah.

Baca Juga :  Usai 58 Tahun Berkarya, PT Sritex Tutup Dampak Ribuan Pekerja Ter-PHK

“Sebagai Fraksi menyoroti soal kemacetan, jangakan di Jatimulya. Di perempatan Legenda pun macet parah. Dan ternyata permasalahan nya adalah lampu Trafic Light nya mati, hari ini sudah ada Trafic Light cuman memang situasi support untuk mengatur lalu lintasnya yang masih kurang,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pasalnya kemacetan yang kerap kali terjadi di perempatan jalan disebabkan tidak adanya petugas Dinas Perhubungan (Dishub) dan unsur lain seperti Satpol PP serta aparat Kepolisian lalu lintas untuk mengatur situasi lalu lintas di daerah tersebut.

Baca Juga :  Interupsi Tajam Bang Madong! Sentil Tri Adhianto Soal Disiplin & Etika Pemimpin

“Memang di perempatan Jatimulya dibutuhkan Trafic Light harusnya dipasang lah. Atau ada penanganan dari Dishub yang disupport oleh Satpol PP atau mungkin aparat Kepolisian untuk mengatur lalu lintas yang ada di perempatan situ Jatimulya,” sambungnya.

“Apalagi yang saya soroti di perempatan Grandwisata itu setiap pagi setiap saat itu pasti macet disitu dan macet nya ga main2 lumayan panjang juga. Apalagi jam berangkat dan pulang kerja,” lanjutnya.

Baca Juga :  Sultan Sepuh Waswas Nasib Kain Khas Nusantara di Cirebon

Faisal mengimbau, kepada aparatur Pemerintah Kepala Dinas ataupun Dinas terkait beserta aparat Kepolisian Lalu Lintas harus lebih aktif dalam menangani permasalahan kemacetan yang terjadi di Kabupaten Bekasi.

“Harusnya Dinas terkait lebih proaktif melihat permasalahan ini,” tegas Gus Faisal.

Dalam pantauan tim PalapaPos membenarkan bahwa di beberapa wilayah Kabupaten Bekasi yang kerap kali terjadi kemacetan memang tidak adanya petugas atau instansi Dinas terkait yang bertugas di lokasi tersebut. (*)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Terungkap! Pembunuhan WN Korea di Bekasi Dirancang Berbulan-bulan, Mantan Istri Diduga Jadi Dalang
Harlah Pancasila 2026, Plt Bupati Bekasi Tegaskan Pancasila Benteng Bangsa Hadapi Tantangan Global
Alumni BEM Nusantara Matangkan Pelantikan Pengurus Besar, Sejumlah Menteri Dijadwalkan Hadir
Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi, Polisi Temukan Luka Benda Tajam dan Tumpul
Geger di Bekasi! Pipa Gas Diduga Kena Beko, Air Menyembur Setinggi 4 Meter
Tak Lagi Coblos Kertas? Bekasi Siapkan Pilkades Digital di 154 Desa
Tak Salat di Masjid Besar, Plt Bupati Bekasi Pilih Musala Kampung di Perbatasan Setu
Sapi Kurban Presiden 1,2 Ton Tiba di Jatiasih, Warga Sambut Haru

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 13:53 WIB

Terungkap! Pembunuhan WN Korea di Bekasi Dirancang Berbulan-bulan, Mantan Istri Diduga Jadi Dalang

Senin, 1 Juni 2026 - 10:01 WIB

Harlah Pancasila 2026, Plt Bupati Bekasi Tegaskan Pancasila Benteng Bangsa Hadapi Tantangan Global

Minggu, 31 Mei 2026 - 08:02 WIB

Alumni BEM Nusantara Matangkan Pelantikan Pengurus Besar, Sejumlah Menteri Dijadwalkan Hadir

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:16 WIB

Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi, Polisi Temukan Luka Benda Tajam dan Tumpul

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:56 WIB

Geger di Bekasi! Pipa Gas Diduga Kena Beko, Air Menyembur Setinggi 4 Meter

Berita Terbaru