Waspada HMPV, Virus Penyebab ISPA yang Rentan Menyerang Anak

- Redaksi

Jumat, 10 Januari 2025 - 08:56 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

ilustrasi.

i

ilustrasi.

Kesehatan – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jakarta mengungkapkan bahwa virus Human Metapneumovirus (HMPV) merupakan salah satu penyebab penyakit Infeksi Saluran Napas Akut (ISPA). ISPA sendiri adalah peradangan yang terjadi pada saluran pernapasan, baik itu saluran pernapasan atas maupun bawah.

Meskipun mayoritas penderita ISPA akibat HMPV tidak mengalami gejala berat, infeksi ini dapat menjadi lebih serius dan memerlukan perawatan intensif pada kelompok rentan, seperti anak-anak. Kepala Dinkes Jakarta, Ani Ruspitawati, menjelaskan bahwa gejala umum yang timbul akibat ISPA, baik yang disebabkan oleh HMPV atau virus lainnya, meliputi batuk, demam, hidung tersumbat, dan sesak napas. Jika infeksi menyebar ke saluran napas bawah, kondisi ini dapat berkembang menjadi bronchitis, pneumonia, atau radang paru.

Baca Juga :  Pemkot Bekasi Melalu Dinas Pariwisata Lakukan Pengawasan Terhadap Pelaku Usaha

Dinkes Jakarta juga mencatat bahwa ada setidaknya 23 mikroorganisme lain yang sering ditemukan sebagai penyebab ISPA, termasuk virus Influenza tipe A dan B, Adenovirus, serta Coronavirus. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk tidak panik, namun tetap waspada terhadap potensi penyebaran virus ini, terutama dengan memperhatikan gejala yang muncul.

Gejala HMPV pada Anak-anak

Tindakan Pencegahan yang Disarankan

Untuk mengurangi risiko penularan dan melindungi kesehatan, masyarakat disarankan untuk menjaga pola hidup sehat. Beberapa langkah pencegahan yang dapat dilakukan antara lain:

  1. Istirahat yang cukup untuk menjaga daya tahan tubuh.
  2. Mencuci tangan secara rutin dengan sabun dan air mengalir untuk menghindari penularan kuman.
  3. Memakai masker saat merasa tidak enak badan atau berada di keramaian untuk mengurangi risiko penyebaran virus.
  4. Segera berkonsultasi dengan tenaga medis jika mengalami gejala yang mencurigakan, terutama pada anak-anak.
  5. Dengan waspada dan menjalankan protokol kesehatan yang tepat, kita dapat mengurangi penyebaran HMPV dan melindungi diri serta keluarga dari risiko infeksi saluran napas akut.
Baca Juga :  Tropicana Slim Ajak Masyarakat Aktif Lawan Diabetes di 52 Kota di Indonesia

Menurut laman Kementerian Kesehatan (kemenkes.go.id), gejala HMPV pada anak-anak dapat mencakup mual, muntah, dan sakit perut. Penularan virus ini mirip dengan virus flu lainnya, yaitu melalui percikan air liur atau droplet dari individu yang terinfeksi. (*)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Asep Surya Atmaja Bidik Berobat Gratis untuk Seluruh Warga Bekasi Mulai 2027
DLH Kota Bekasi Awasi Pengelolaan Air Limbah Restoran, Ambil Sampel di Kali Abang 2
Harris Bobihoe: Sinergi Pusat-Daerah Kunci Sukses Cek Kesehatan Gratis
Indonesia Energy Week Surabaya 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 200 Peserta dari 17 Negara
RPB Beri Rapor Merah Dinkes Kota Bekasi, Desak Wali Kota Tri Adhianto Evaluasi Total
Kapan Operasi LASIK Menjadi Pilihan Tepat? Kenali Kondisi Mata yang Perlu Diperhatikan
Gilang Esa Gaspol Perjuangkan Puskesmas Jakasampurna, Warga Tak Mau Berobat Jauh Lagi
Peserta JKN Tembus 282,7 Juta Jiwa, BPJS Kesehatan Klaim Program Kian Kuat

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:03 WIB

Asep Surya Atmaja Bidik Berobat Gratis untuk Seluruh Warga Bekasi Mulai 2027

Rabu, 23 September 2026 - 07:09 WIB

DLH Kota Bekasi Awasi Pengelolaan Air Limbah Restoran, Ambil Sampel di Kali Abang 2

Kamis, 16 Juli 2026 - 16:34 WIB

Harris Bobihoe: Sinergi Pusat-Daerah Kunci Sukses Cek Kesehatan Gratis

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:00 WIB

Indonesia Energy Week Surabaya 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 200 Peserta dari 17 Negara

Senin, 13 Juli 2026 - 14:58 WIB

RPB Beri Rapor Merah Dinkes Kota Bekasi, Desak Wali Kota Tri Adhianto Evaluasi Total

Berita Terbaru