Komisi II DPRD Kabupaten Bekasi Minta Dinas Pertanian Antisipasi Banjir Bagi Petani

- Redaksi

Selasa, 30 November 2021 - 11:15 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

rakyatjabarnews.com, Bekasi – Komisi II DPRD Kabupaten Bekasi mengingatkan Dinas Pertanian untuk antisipasi menghadapi musim hujan. Apalagi sekarang ini musim hujan berbarengan dengan masa panen padi. Jika tidak ada antisipasi dikhawatirkan padi para petani menjadi korban banjir karena tingginya curah hujan.

Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Bekasi Sukarlinan menegaskan Dinas Pertanian setidaknya harus memastikan saluran air dalam kondisi layak dan mampu menampung laju air. Jangan sampai karena ketidak siapan seperti ini para petani mengalami kerugian akibat luapan air yang merendam padinya.

Baca Juga :  Komisi IV Minta Warga Miskin Didata Secara Valid

“Selama ini sering terjadi sawah kerendem air, padahal sudah waktunya panen. Kan kasihan petaninya, udah mau panen malah kerendem air,” ujar H. Sukarlinan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia pun meminta supaya saluran air yang ada diperbaiki seluruhnya. Hal ini untuk meminimalisir terjadidnya banjir di area persawahan. Jangan sampai kondisi seperti ini berulang setiap tahun di musim hujan.

“Harus ada terobosan yang permanen supaya bisa memakmurkan petani. Minimal dimulai dari antisipasi banjir di area persawahan,” terangnya.

Selain itu, Sukarlinan juga menegaskan perlu adanya semacam asuransi pertanian. Sehingga ketika bencana alam melanda dan tidak bisa diantisipasi petani masih bisa tertolong karena adanya asuransi. Jadi, petani tidak perlu risau ketika musim penghujan datang seperti ini.

Baca Juga :  DPRD Gelar Paripurna Penetapan Ade Kuswara Kunang-Asep Surya Atmaja Sebagai Bupati dan Wakil Bupati Terpilih

“Adanya asuransi pertanian juga penting bagi petani. Mereka bisa leluasa menanam padi dan tidak perlu mawas diri ketika menghadapi musim penghuna seperti ini,” tambah politisi Demokrat ini.

Selama ini petani selau dihadapkan dengan berbagai masalah. Musim cocok tanam harga pupuk sering melambung tinggi. Atau malah langka tidak ada barangnya. Musim kemarau susah mendapatkan air. Memasuki musim penghujan tanamannya terancam kebanjjiran.
Pemerintah dalam hal ini Dinas Pertanian harus memberikan jalan keluar yang lebih baik lagi. Jangan sampai kejadian yang menimpa petani hanya dijadikan kebiasaan semata. Terobosan yang menguntungkan petani sudah selayaknya dikedepankan. Bukan membiarkan mereka mencari jalannya sendiri. Pemerintah harus hadir memberikan bantuan yang sifatnya bukan hanya seremonial.

Baca Juga :  Komisi III Soroti Kendala Migrasi Kepesertaan BPJS Kesehatan untuk Jadi PBI

“Dituntaskan dengan cara yang baik. Kalau memang asuransi pertanian menjadi solusinya ya harus diupayakan supaya bisa terwujud,” bebernya.

(ziz)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PrimeBiz Hotel Cikarang Gandeng Komunitas HR Tatar Sunda, Networking Jadi Ruang Kolaborasi
Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Perhatian, Pemkot Bekasi Bagikan Masker
Demokrat Mulai Panaskan Mesin Politik, AHY Masuk Radar Capres 2029
Fajar Paper Siapkan Fasilitas Pengolahan Limbah, Aktivitas Truk Bakal Ditata
PSI Cirebon Percepat Konsolidasi, Struktur Organisasi Ditargetkan Rampung hingga Desa
Kota Bekasi Peringkat 6 Wilayah Terinovatif Indonesia
Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai Bekasi, Tri Adhianto Minta Warga Waspada
Jalan Ditutup, Warga Terdampak! Komisi III Desak Pengembang Punya Akses Sendiri

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 12:15 WIB

PrimeBiz Hotel Cikarang Gandeng Komunitas HR Tatar Sunda, Networking Jadi Ruang Kolaborasi

Selasa, 8 September 2026 - 15:27 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Perhatian, Pemkot Bekasi Bagikan Masker

Selasa, 8 September 2026 - 15:13 WIB

Demokrat Mulai Panaskan Mesin Politik, AHY Masuk Radar Capres 2029

Senin, 7 September 2026 - 19:24 WIB

Fajar Paper Siapkan Fasilitas Pengolahan Limbah, Aktivitas Truk Bakal Ditata

Senin, 7 September 2026 - 16:53 WIB

PSI Cirebon Percepat Konsolidasi, Struktur Organisasi Ditargetkan Rampung hingga Desa

Berita Terbaru

Pengunjung melihat produk dan teknologi industri yang dipamerkan dalam GIFA Indonesia dan METEC Indonesia 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (9/9/2026). Pameran ini diikuti lebih dari 260 eksibitor dari 19 negara dan menampilkan berbagai solusi teknologi untuk industri logam dan manufaktur.

Jakarta

GIFA Indonesia dan METEC Indonesia 2026 Resmi Dibuka

Rabu, 9 Sep 2026 - 12:23 WIB