Dua Hotel di Cirebon di Tutup Sementara

- Redaksi

Rabu, 14 Juli 2021 - 10:39 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

rakyatjabarnews.com, Cirebon – Pandemi Covid-19 ditambah pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat membuat sektor pariwisata di Kota Cirebon sulit bergerak.

Kepala Bidang Pariwisata pada Dinas Kepemudaan Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (DKOKP) Kota Cirebon, Wandi Sofyan SSTP mengakui, selama PPKM Darurat sejumlah destinasi wisata tutup.

“Yang masih jalan hotel dan resto. Itupun terbatas. Bahkan ada dua hotel yang tutup, yakni Apita Express dan Wahaha,” jelasnya, Senin (12/7) sore.

Wandi menjelaskan, dalam kebijakan PPKM Darurat memang masih memungkinkan hotel dan restoran boleh buka, tapi sejumlah akses jalan ditutup. “Sehingga sama saja tidak ada konsumen yang datang,” katanya.

Dengan kondisi demikian, Wandi mengakui, pendapatan asli daerah (PAD) Kota Cirebon dari sektor pariwisata turun signifikan.

Baca Juga :  Jasa Marga Lakukan Pekerjaan Rekonstruksi Pavement di Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek

“Saya tidak tahu persis angkanya. Karena belum dihitung. Untuk data lengkapnya ada di Bagian Keuangan Daerah,” ungkapnya.

Wandi berharap, setelah PPKM Darurat ini ada kebijakan dari pemerintah pusat terkait pemulihan ekonomi di sektor pariwisata.

“Intinya sektor pariwisata tergantung kebijakan. Apabila regulasinya mendukung, maka kami akan bergerak untuk pemulihan ekonomi,” jelasnya.

Baca Juga :  Semakin Mendekati Pilkada, Azis-Eti akan Terus Sosialisasikan kepada Masyarakat

Selain itu, Wandi juga mengaku bahwa sebelumnya Pemerintah Provinsi Jawa Barat sempat akan memberikan dana stimulan untuk para pekerja di sektor pariwisata. Namun hingga kini belum ada kejelasan.

“Sebelumya Pemprov Jabar sudah merencanakan. Hingga saat ini belum ada kabar. Mungkin anggaran yang tadinya disiapkan kembali terkena refocusing,” katanya.

(jup)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Parlemen Bayangan Soroti Lemahnya Pengawasan MBG Usai 400 Siswa Diduga Keracunan di Cirebon
Pokdarwis Kuya Asih Perkuat Promosi Digital Wisata Belawa
Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon
Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur
Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik
Geotermal Ciremai Ditolak, Hamzaiya Ingatkan Cirebon Timur Tak Abaikan Lingkungan
BBWS Cimancis Salurkan 15.000 Liter Air ke Sawah Terdampak Kekeringan di Cirebon
Bukan di China, Gedung Bertulisan Mandarin Ini Berdiri di Bypass Cirebon
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Parlemen Bayangan Soroti Lemahnya Pengawasan MBG Usai 400 Siswa Diduga Keracunan di Cirebon

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:14 WIB

Pokdarwis Kuya Asih Perkuat Promosi Digital Wisata Belawa

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:28 WIB

Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik

Berita Terbaru