Pemasangan Patok Trase Jalan Tol Yogyakarta-Bawen Dimulai, Jasa Marga Targetkan Konstruksi Di Agustus 2021

- Redaksi

Selasa, 19 Januari 2021 - 21:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Sleman  – PT Jasa Marga (Persero) Tbk. melalui kelompok usahanya PT Jasamarga Jogja Bawen (JJB) yang mengelola Jalan Tol Yogyakarta-Bawen, mulai memasang patok trase sebagai bagian pembangunan proyek jalan tol tersebut.

Pemasangan patok perdana trase Jalan Tol Yogyakarta-Bawen berlangsung di Desa Banyurejo, Sleman, yang merupakan Seksi 1 (Yogyakarta – Simpang Susun (SS) Banyurejo) dari jalan tol tersebut pada Selasa (19/01). Turut hadir dalam prosesi tersebut antara lain Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X, Bupati Sleman Sri Purnomo, Ketua DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta Nuryadi, Direktur Utama Jasa Marga Subakti Syukur.

Selain itu, turut hadir perwakilan Direktur Jalan Bebas Hambatan Ditjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), perwakilan Badan Pengatur Jalan Tol Kementerian PUPR, perwakilan Bank Himbara, serta para pemegang saham PT JJB lainnya, PT Adhi Karya (Persero) Tbk., PT Waskita Karya (Persero) Tbk., PT PP (Persero) Tbk. dan PT Brantas Abipraya (Persero).

Baca Juga :  Pekerjaan Pemasangan Gelagar Jembatan Proyek Japek Selatan Kembali Dilaksanakan Pada 22-23 September 2020

Dalam sambutannya Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X menyampaikan dukungan terhadap pembangunan Jalan Tol Yogyakarta-Bawen agar bisa berlangsung dengan baik.

“Dengan adanya jalan tol ini, tentunya diharapkan dapat bermanfaat untuk masyarakat Yogya khususnya sebagai kota Pariwisata. Ke depannya, proses pembebasan lahan juga diharapkan dapat berjalan dengan baik serta harus disosialisasikan sebagaimana mestinya,” ujar Sri Sultan Hamengku Buwono X.

Pemasangan patok trase Jalan Tol Yogyakarta-Bawen merupakan tindak lanjut Penandatanganan Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol berlangsung pada 13 November 2020 di Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, serta dikeluarkannya Izin Pengadaan Lahan (IPL) pada 21 Desember 2020.

Baca Juga :  Usai Libur Natal 2018 dan Tahun Baru 2019, Jasa Marga Lanjutkan Pekerjaan Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated)

Direktur Utama PT Jasamarga Jogja Bawen Mirza Nurul menyampaikan bahwa setelah pemasangan patok, selanjutnya adalah proses pembebasan tanah yang direncanakan akan dimulai pada Mei 2021.

“Kami harapkan kegiatan pembebasan lahan ini berjalan dengan lancar sesuai dengan target. Dalam rangka percepatan pengadaan tanah, PT JJB selaku Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) beserta stakeholder terkait seperti kontraktor pembangunan jalan tol membantu Pemerintah dalam hal ini Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pengadaan Tanah dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk melakukan koordinasi dan mengawal kelancaran pembebasan tanah dengan masyarakat dan pemilik tanah dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan selama prosesnya. Kami targetkan, konstruksi Jalan Tol Yogyakarta-Bawen dapat dimulai pada Agustus 2021,” jelas Mirza.

Baca Juga :  Jasa Marga Transjawa Tol Catat 60 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta Melalui GT Cikampek Utama

Rencananya, Jalan Tol Yogyakarta-Bawen akan memiliki panjang total 75,82 km dengan nilai investasi sebesar Rp14,26 triliun dan masa konsesi selama 40 tahun. Jalan tol ini akan melintasi dua provinsi sekaligus, yaitu Provinsi Jawa Tengah sepanjang 67,05 Km dan Daerah Istimewa Yogyakarta sepanjang 8,77 Km, yang terdiri 6 Seksi yaitu:

1. Yogyakarta – SS Banyurejo (8,25 Km)

2. SS Banyurejo – SS Borobudur (15,26 Km)

3. SS Borobudur – SS Magelang (8,08 Km)

4. SS Magelang – SS Temanggung (16,64 Km)

5. SS Temanggung – SS Ambarawa (22,56 Km)

6. SS Ambarawa – Interchange (IC) Bawen (5,21 Km).

(red/rjn)

 

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tim SAR Temukan Satu Korban Tewas Ledakan Gas di Medan, Satu Orang Masih Dicari
Indonesia Energy Week Surabaya 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 200 Peserta dari 17 Negara
Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri
8 UMKM Kota Bekasi Tampil di HUT Dekranas 2026, Siap Rebut Pasar Nasional
Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum
IEE Series 2026 Digelar Perdana di Balikpapan
Polda Riau Ungkap 1.333 Kasus Kejahatan Jalanan, 525 Tersangka Berhasil Diamankan
Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:09 WIB

Tim SAR Temukan Satu Korban Tewas Ledakan Gas di Medan, Satu Orang Masih Dicari

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:00 WIB

Indonesia Energy Week Surabaya 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 200 Peserta dari 17 Negara

Senin, 13 Juli 2026 - 12:31 WIB

Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri

Sabtu, 11 Juli 2026 - 07:59 WIB

8 UMKM Kota Bekasi Tampil di HUT Dekranas 2026, Siap Rebut Pasar Nasional

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:47 WIB

Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum

Berita Terbaru

Jajaran manajemen Geely Auto Indonesia berfoto bersama Geely Coolray di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok. SUV bermesin bensin (ICE) pertama Geely di Indonesia ini resmi memasuki masa pre-book menjelang peluncuran harga pada GIIAS 2026.

Otomotif

Geely Buka Pre-Book Coolray, SUV ICE Pertama di Indonesia

Kamis, 23 Jul 2026 - 14:32 WIB