HMS Center dan Jamu Herbal Tetes Kenkona Gelar Baksos Berikan Edukasi Covid-19

- Redaksi

Minggu, 4 Oktober 2020 - 22:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Tasikmalaya – HMS Center bersama Jamu Herbal Tetes Kenkona kembali menggelar Baksi Sosial (Baksos) dengan memberikan edukasi mitigasi Covid-19 di wilayah Cibeureum Kota Tasiklamaya, Jawa BaratDalam aksi sosial ini, HMS Center juga membagikan 1.000 botol Jamu Kenkona secara gratis kepada warga.

“Kami prihatin perkembangan Covid-19 di Tasikmalaya yang belum juga melandai. Karena itu, kami datang memberikan edukasi ke masyarakat agar mengedepankan perilaku hidup sehat dan bersih,” ujar Ketua HMS Center, Hardjuno Wiwoho dalam keterangannya, Minggu (4/10).

Turut hadir dalam kegiatan Baksos ini, Ketua Tim Advokasi Kesehatan, HMS Center, DR. D’ Hiru, Sekretaris Umum HMS Center, Darma Alwi , Ketua Bidang Hukum HMS Center, – Rahmat Hijjir, Ketua OKK HMS Center, Fitriyadi dan Anggota anggota HMS Center lainnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, Tim HMS Center bersama Tim Medis dari Jamu Kenkona secara masif memberikan pemahaman kepada masyarakat supaya mematuhi kebijakan pemerintah dalam pencegahan Covid-19.
Termasuk meminta masyarakat agar menerapkan protokol kesehatan secara ketat dalam beraktifitas.

Baca Juga :  Petugas Pembersih Rumput Tewas Dihantam Bus di Tol Palikanci

“Jadi, jaga jarak, pakai masker, dan cuci tangan wajib. Saya menyakini, kesadaran menerapkan protokol kesehatan bisa memutus mata rantai penyebaran virus mematikan ini,” tegasnya.

Berdasarkan data Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Tasikmalaya, kasus terkonfirmasi positif Covid-19 kembali bertambah sebanyak 17 pasien Sabtu, 3 Oktober 2020.

Data di Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya Sabtu,jumlah pasien terkonfirmasi positif covid di Kota Tasikmalaya sebanyak 225 kasus.

Dengan rincian sebanyak 151 dikarantina dan sembuh 65 pasien. Dari 151 pasien yang dikarantina tersebut, 15 pasien dikarantina terkonfirmasi positif dari simptomatik dan 136 pasien diisolasi terkonfirmasi dari asimptomatik.

“Iya ada penambahan kasus positif lagi sebanyak 17 kasus. Penambahan tersebut diketahui dari swab massal beberapa hari lalu,” ujar Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Ivan Dicksan.

Baca Juga :  Baznas Kabupaten Bekasi Siapkan Program Unik

Hardjuno mengaku Baksos HMS Center bersama Jamu Kenkona bukan yang pertama.Tercatat, sejumlah daerah pernah melaksanakan Baksos dengan HMS Center bersama Jamu Kenkona.

Baksos ini merupakan bentuk sumbangsih HMS Center dan Jamu Kenkono membantu pemerintah dalam upaya memerangi Covid-19 ini.

Sebab kata Hardjuno, upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ini tidak bisa semata-mata mengandalkan pemerintah. Tetapi perlu keterlibatan seluruh stakeholder termasuk elemen masyarakat.

“Jadi, HMS Center bersama Jamu Kenkona hadir dimasyarakat untuk membantu pemerintah. Perang melawan Covid-19 bukan perkara mudah. Karenanya, perlu keterlibatan masyarakat sebagai garda terdepan,” terangnya.

Lebih lanjut, Hardjuno menilai, dukungan anggaran C0vid-19 ditingkat Pemda masih sangat kecil, termasuk di wilayah Tasikmalaya.

Hal ini menyulitkan Pemda bertindak all out dalam melakukan perang terhadap virus mematikan ini.

“Karena itulah, HMS Center dan Jamu Kenkona hadir disini untuk membantu pemda Tasikmalaya,” tegasnya.

Baca Juga :  Pemudik Asal Jambi Tewas Terjatuh Saat Ngopi di Tepi Jembatan Sungai Cimanuk

Untuk tahap awal ini jelas Hardjuno, ada beberapa wilayah di Tasikmalaya ini yang menjadi fokus edukasi HMS Center bersama Jamu Kenkona.
Pemilihan wilayah ini berdasarkan data penyebaran Covid-19 di daerah Tasikmalaya ini.

“Semakin tinggi tingkat pesebaran maka kami hadir. HMS Center bersama Jamu Kenkona pada treatmentnya berupa supporting penguatan sistem antibodi pasien (menggunakan Jamu Tetes Kenkona, Madu dan Jeruk nipis) yang tengah menjalani isolasi mandiri perawatan darurat,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Advokasi Kesehatan, HMS Center, Dr Ir D’Hiru, MMD, MM menjelaskan target Baksos ini untuk mendorong percepatan dan efisiensi penanganan dilevel intermidiate sehingga dapat meminimalisir prevalensi kejadian pasien untuk Rawat Intensif di RS-Rujukan maupun RS-Darurat.

“Tujuan kami adalah HMS Center bersama Jamu Kenkona ikut berperan aktif dalam upaya memitigasi covid-19 secara elegan, bermartabat, kredibel dan tersistematis,” jelasnya.

(ziz/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif
Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong
Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB
Revisi DPT BPD Muktiwari Disepakati, Ditarget Rampung 30 April
DPT Desa Muktiwari Diprotes Warga, Panitia BPD Buka Suara
PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata
Festival Smartfren Tasikmalaya
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:53 WIB

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:36 WIB

500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:23 WIB

Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong

Senin, 25 Mei 2026 - 10:20 WIB

Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB

Sabtu, 25 April 2026 - 13:22 WIB

Revisi DPT BPD Muktiwari Disepakati, Ditarget Rampung 30 April

Berita Terbaru