Kredit Sindikasi Rp 6,98 Triliun Pacu Pembangunan Jalan Tol Pertama di Pulau Kalimantan

- Redaksi

Sabtu, 22 Desember 2018 - 07:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Jakarta – PT Jasamarga Balikpapan Samarinda (JBS), kelompok usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk., yang mengelola Jalan Tol Balikpapan-Samarinda, mendapat fasilitas pembiayaan sindikasi sebesar Rp6,98 triliun. Pinjaman sindikasi ini akan digunakan untuk membiayai pembangunan jalan tol pertama di Kalimantan.

Bertindak sebagai Joint Mandated Lead Arrangers & Bookrunners (JMLAB) adalah Bank Mandiri dan Bank Syariah Mandiri.

Penandatanganan fasilitas pembiayaan sindikasi berlangsung di Hotel Ritz Carlton, Pacific Place Jakarta pada Jumat (21/12). Penandatanganan tersebut dilakukan oleh Direktur Utama PT Jasamarga Balikpapan Samarinda STH Saragi dengan kredit sindikasi yang terdiri dari 8 perbankan dan 1 lembaga pembiayaan infrastruktur yang masuk ke dalam pembiayaan konvensional serta 5 perbankan yang merupakan pembiayaan syariah.

Turut menyaksikan penandatanganan ini antara lain Komisaris Jasa Marga Agus Suharyono, Direktur Keuangan Jasa Marga Donny Arsal, Direktur Operasi PT Wijaya Karya Agung Budi Waskito, Direktur Keuangan PT Wijaya Karya Steve Kosasih, SEVP Bank Mandiri Dikdik Yustandi, Direktur Utama PT Sarana Multi Infrastruktur Emma Sri Martini, serta beberapa petinggi instansi lainnya.

Baca Juga :  Mitsubishi XPANDER CROSS Hadir di Cibubur Junction, Ini Variannya

Kedelapan bank dan satu lembaga pembiayaan infrastruktur yang memberikan kredit sindikasi secara konvensional adalah Bank Mandiri, Bank Mega, PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero), Indonesia Eximbank, Bank Jatim, Bank Papua, Bank Rakyat Indonesia, Bank Kalsel, dan Bank ICBC. Sementara itu, kelima bank yang menyalurkan kredit sindikasi secara syariah ialah Bank Syariah Mandiri, Bank Muamalat, Bank Negara Indonesia Syariah, Bank Rakyat Indonesia Syariah, dan Bank Jabar Banten Syariah.

“Dengan adanya pembiayaan ini, kami dapat memastikan tersedianya pembiayaan untuk pembangunan proyek Jalan Tol Balikpapan-Samarinda. Kami harapkan, proyek yang merupakan salah satu dari 20 ruas jalan tol baru yang dibangun oleh Jasa Marga ini tahun depan bisa dioperasikan sehingga bisa membuka satu lagi ruas tol di luar Pulau Jawa, yakni di Pulau Kalimantan,” kata Direktur Keuangan Jasa Marga Donny Arsal dalam jumpa pers setelah penandatanganan fasilitas pembiayaan sindikasi tersebut di tempat yang sama.

Baca Juga :  H-1 Libur Isra Mikraj 2021, Jasa Marga Catat 153 Ribu Kendaraan Meninggalkan Jabotabek

Jalan Tol Balikpapan-Samarinda terdiri atas lima seksi di mana saat ini progres pembebasan lahan sebesar 98,40% dan progres konstruksi adalah sebesar 77,25% dengan rincian sebagai berikut:

  • Seksi 1 (KM 13 – Samboja) sepanjang 22,025 Km (pengerjaan mencapai 95,65%)
  • Seksi 2 (Samboja – Muara Jawa) sepanjang 30,975 Km (75,87%)
  • Seksi 3 (Muara Jawa – Palaran) sepanjang 17,300 Km (91,16%)
  • Seksi 4 (Palaran – Mahkota II) sepanjang 17,550 Km (67,89%)
  • Seksi 5 (KM 13 – Sepinggan) sepanjang 11,500 Km ( 64,88%)

Adapun lingkup pekerjaan konstruksi yang dilaksanakan oleh PT JBS yakni Seksi 2, Seksi 3, dan Seksi 4, sementara untuk Seksi 1 dan Seksi 5 dilaksanakan oleh dukungan Pemerintah.

“Penyelesaian lahan segera dituntaskan sehingga konstruksi selesai akhir Triwulan I 2019 dapat terealisasi”, ujar Direktur Utama PT JBS STH Saragi.

Baca Juga :  Amin Fauzi: Meikarta Hadir Membantu Pemerintah Memenuhi Defisit

Saragi mengungkapkan, pada sisa waktu 3 bulan ini, pihaknya terus melakukan berbagai upaya untuk mengejar target penyelesaian proyek Jalan Tol Balikpapan-Samarinda sesuai dengan target yang ditentukan. Saat ini yang menjadi kendala utama adalah penyelesaian sisa pembebasan lahan di lokasi pekerjaan kritis dan konstruksi penanganan tanah lunak di sepanjang jalan tol.

Nantinya, lanjut Saragi, jalan tol yang merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) ini akan menghubungkan Kota Balikpapan, salah satu pusat perekonomian terbesar Kalimantan Timur, dengan Ibu Kota Kalimantan Timur, yaitu Kota Samarinda.

“Sebagai jalan tol pertama di Kalimantan, jalan tol Balikpapan-Samarinda akan dapat memangkas total perjalanan 34 kilometer sehingga waktu tempuh perjalanan yang biasanya memakan waktu 3-4 jam menjadi hanya 1 jam. Jalan tol ini tentunya diharapkan dapat meningkatkan roda perekonomian masyarakat khususnya yang berada di Kalimantan Timur,” ungkap Saragi.(red/rls/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Atlet Paralimpik Kota Bekasi Bikin Bangga
Tri Adhianto Minta OPD Perkuat Pengawasan, Pemkot Bekasi Benahi Sistem Cegah Korupsi
Tri Adhianto Teken Komitmen Antikorupsi Bersama KPK dan ATR/BPN, Perkuat Tata Kelola Pertanahan
Pemkot Bekasi Siagakan 11 Water Trucking
Polda Metro Bongkar Pabrik Tembakau Sintetis di Permukiman Padat, 4 Pelaku Ditangkap
Kebocoran Air Tembus 60 Persen hingga Dewas Dinilai Tak Kompak
Tri Adhianto Minta ASN Tingkatkan Kinerja, Pelayanan Publik Kota Bekasi Masuk 4 Besar Jabar
Pemkab Bekasi Siapkan Pesta Rakyat HUT RI 2026, Puncaknya Digelar 21 Agustus
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:00 WIB

Atlet Paralimpik Kota Bekasi Bikin Bangga

Rabu, 5 Agustus 2026 - 16:16 WIB

Tri Adhianto Minta OPD Perkuat Pengawasan, Pemkot Bekasi Benahi Sistem Cegah Korupsi

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:33 WIB

Tri Adhianto Teken Komitmen Antikorupsi Bersama KPK dan ATR/BPN, Perkuat Tata Kelola Pertanahan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 08:27 WIB

Pemkot Bekasi Siagakan 11 Water Trucking

Senin, 3 Agustus 2026 - 23:44 WIB

Polda Metro Bongkar Pabrik Tembakau Sintetis di Permukiman Padat, 4 Pelaku Ditangkap

Berita Terbaru

Atlet balap sepeda Kota Bekasi, Dharmawan Bekti, berhasil meraih podium pertama nomor Criterium Men Youth Jawa Barat pada Bupati Bogor Cup 2026 di Pakansari, Bogor, Sabtu (8/8/2026).

Bogor

Dharmawan Bekti Naik Podium, Bekasi Bidik Emas Porprov

Sabtu, 8 Agu 2026 - 21:12 WIB

Diskusi “Bedah Roadmap Implementasi B50: Regulasi hingga Dampaknya terhadap Industri Otomotif Indonesia” menghadirkan Cahyo Setyo Wibowo dari Kementerian ESDM, Ronny Senjaya, dan Aji Jaya dalam rangkaian GIIAS 2026, Tangerang, Jumat (7/8/2026).

Otomotif

B50 Diuji 40.000 Km, Apa yang Terjadi pada Kendaraan Diesel?

Jumat, 7 Agu 2026 - 13:39 WIB

Peserta Fashion Show Gebyar Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Bekasi tampil mengenakan busana bernuansa budaya Nusantara di atas catwalk. Kegiatan tersebut menjadi ajang memperkenalkan kekayaan budaya dan kreativitas lokal Kabupaten Bekasi.

Lainnya

34 OPD Adu Gaya di Panggung Bekasi

Jumat, 7 Agu 2026 - 12:46 WIB

Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe memberikan apresiasi kepada atlet Peparpeda saat membuka ajang olahraga pelajar disabilitas di Kota Bekasi.

Olahraga

Atlet Paralimpik Kota Bekasi Bikin Bangga

Kamis, 6 Agu 2026 - 14:00 WIB