Dorong Ketahanan Pangan Jabar Lewat Program Santani

- Redaksi

Jumat, 24 Juli 2020 - 13:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Cianjur – Wakil Gubernur Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum mendorong pondok pesantren kembangkan sektor pertanian. Salah satunya dengan menggagas Santri Tani (Santani).

Menurut Kang Uu, dengan mengembangkan sektor pertanian, kemandirian ekonomi ponpes di Jabar akan meningkat. Apalagi, ada sekitar 12.500 ponpes dan 4,5 juta santri di Jabar.

“Ada komunitas lain yang harus didorong dalam mendukung program pemerintah dalam kedaulatan pangan Jawa Barat, yaitu komunitas para santri,” kata Kang Uu di UPTD Balai Pengembangan Mekanisasi Pertanian, Kab. Cianjur, Kamis (23/07/20).

Kang Uu mengatakan, minat pemuda Jabar mengembangkan sektor pertanian terus menurun. Kondisi tersebut, kata ia, akan mempengaruhi ketahanan pangan Jabar.

Baca Juga :  Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi Segel Sembilan Tempat Pembuangan Akhir Ilegal

“Harapan kami, pemuda- pemudi peduli pada pertanian. Maka, kami mendorong seluruh komunitas masyarakat peduli kepada pertanian termasuk para santri dan kiai,” ucapnya.

Dalam kegiatan tersebut, Kang Uu menyerahkan sejumlah alat pertanian. Ia berharap program Santani dapat bermanfaat bagi masyarakat Jabar, khususnya yang berkaitan dengan ketahanan pangan.

Baca Juga :  Panglima Santri Siap Kerahkan Komunitas Pesantren Bela Suku Sunda

Kepala Balai Pengembangan Mekanisasi Pertanian Teguh Khasbudi mengatakan, alat pertanian dari Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jabar akan disalurkan ke sejumlah ponpes di Kab. Cianjur. Ia optimistis apabila program Santani berjalan optimal, ketahanan pangan Jabar akan terjaga.

“Mudah -mudahan penyerahan alat pertanian, meningkatkan produksi pertanian,” kata Teguh.

(ziz/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB
Bapenda Bekasi Apresiasi PLN Cikarang Tertib Setor PPJ
SPMB 2026 Kota Bekasi, Pemkot Pastikan Semua Anak Bisa Sekolah
Ketua DPRD Kota Bekasi Dukung Program Literasi Digital JMSI Bekasi Raya
HBH Lamahu Bekasi Pererat Harmoni Budaya di CFD
Pasar Tumpah Cikarang Bakal “Disapu Bersih”, TNI-Polri Siaga 24 Jam!
Asep Surya Ajak Infocity Kawal Program Bekasi, Fokus Sampah hingga Banjir
Posyandu di Bekasi Bakal Berubah Total, Kini Urus 6 Layanan Dasar Warga

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 10:20 WIB

Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB

Senin, 25 Mei 2026 - 09:37 WIB

Bapenda Bekasi Apresiasi PLN Cikarang Tertib Setor PPJ

Senin, 11 Mei 2026 - 21:59 WIB

SPMB 2026 Kota Bekasi, Pemkot Pastikan Semua Anak Bisa Sekolah

Senin, 11 Mei 2026 - 14:41 WIB

Ketua DPRD Kota Bekasi Dukung Program Literasi Digital JMSI Bekasi Raya

Minggu, 10 Mei 2026 - 10:09 WIB

HBH Lamahu Bekasi Pererat Harmoni Budaya di CFD

Berita Terbaru

Bekasi

Bapenda Bekasi Apresiasi PLN Cikarang Tertib Setor PPJ

Senin, 25 Mei 2026 - 09:37 WIB