Kota Cirebon Akan Berlakukan PSBB Lagi

- Redaksi

Jumat, 3 Juli 2020 - 20:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Cirebon, Nashrudin Azis meminta warganya agar meningkatkan kedisiplinan dalam melaksanakan protokol kesehatan. Terutama bagi mereka yang beraktivitas diluar rumah

i

Wali Kota Cirebon, Nashrudin Azis meminta warganya agar meningkatkan kedisiplinan dalam melaksanakan protokol kesehatan. Terutama bagi mereka yang beraktivitas diluar rumah

RJN, Cirebon – Penambahan kasus positif Covid-19 di Kota Cirebon semakin mengkhawatirkan. Bagaimana tidak, hanya dalam hitungan hari terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 9 orang.

Atas hal ini, Wali Kota Cirebon, Nashrudin Azis meminta warganya agar meningkatkan kedisiplinan dalam melaksanakan protokol kesehatan. Terutama bagi mereka yang beraktivitas diluar rumah.

Wali Kota Cirebon, Nashrudin Azis meminta warganya agar meningkatkan kedisiplinan dalam melaksanakan protokol kesehatan. Terutama bagi mereka yang beraktivitas diluar rumah

“Kurangnya kedisplinan masyarakat mengakibatkan peningkatan positif Covid-19 ini,” ujar Azis, pada Jumat (3/7/20) seusai mengikuti video conference (vicon) dengan Gubernur Jabar di Balaikota.

Baca Juga :  Pemkot Cirebon Habiskan Anggaran 1 Miliar Untuk Gelaran Cifest

Azis menegaskan, dengan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), jangan disalahartikan. Bukan bebas seperti sebelumnya, tapi boleh melakukan kegiatan dengan menerapkan protokol kesehatan.

Dikatakannya, pandemi Covid-19 ini belum bisa dikatakan berakhir. Tapi yang ditakutkannya adalah gelombang kedua dari Covid-19 pasca dihentikannya PSBB. Apalagi vaksin maupun obatnya belum ditemukan.

Pihaknya sudah menginstruksikan jajaran mulai dari RT, RW, kelurahan sampai kecamatan, untuk lebih intensif melakukan pencegahan. Dengan cara mengawasi warganya yang pernah melakukan perjalanan keluar kota.

Baca Juga :  Distaru Tindak Tegas Bangunan Tidak Miliki Izin

“Hampir semuanya kasus positif Covid-19 di Kota Cirebon berasal dari pelaku perjalanan. Untuk itu harus ada pengetatan pengawasan terhadap warga yang sudah bepergian,” tegasnya.

Azis juga akan mempertimbangkan kembali diberlakukannya PSBB. Karena pihaknya ingin melindungi dan mencegah warganya dari penularan Covid-19. Hal ini akan dilakukan bila dirasanya AKB ini malah menimbulkan penambahan kasus baru.

“Nanti kita akan lakukan juga razia yang tidak memakai masker. Terutama di jalanan dan tempat umum lainnya,” imbuhnya.

Baca Juga :  Sinergi Pemda dan Lanal untuk Wujudkan Kondusivitas Daerah

Ditempat yang sama, Kasatpol PP Kota Cirebon Andi Armawan menyampaikan, sesuai instruksi walikota pihaknya akan segera bergerak melakukan razia masker.
Yang akan menyasar beberapa lokasi yang banyak dikunjungi masyarakat antara lain pasar, jalan raya, mall dan lainnya.

“Razia masker ini dilakukan untuk meningkatkan kedisiplinan masyarakat untuk menjaga protokol kesehatan. Kami akan segera koordinasi dengan semua pihak terutama TNI/Polri dalam pelaksanaan razia masker nantinya,” ucap Andi mengakhiri.

(gie/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harris Bobihoe: Sinergi Pusat-Daerah Kunci Sukses Cek Kesehatan Gratis
Indonesia Energy Week Surabaya 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 200 Peserta dari 17 Negara
RPB Beri Rapor Merah Dinkes Kota Bekasi, Desak Wali Kota Tri Adhianto Evaluasi Total
Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri
Kapan Operasi LASIK Menjadi Pilihan Tepat? Kenali Kondisi Mata yang Perlu Diperhatikan
Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum
Gilang Esa Gaspol Perjuangkan Puskesmas Jakasampurna, Warga Tak Mau Berobat Jauh Lagi
KPU Kabupaten Cirebon Tetapkan 1,84 Juta Pemilih, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci Akurasi Data

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 16:34 WIB

Harris Bobihoe: Sinergi Pusat-Daerah Kunci Sukses Cek Kesehatan Gratis

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:00 WIB

Indonesia Energy Week Surabaya 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 200 Peserta dari 17 Negara

Senin, 13 Juli 2026 - 14:58 WIB

RPB Beri Rapor Merah Dinkes Kota Bekasi, Desak Wali Kota Tri Adhianto Evaluasi Total

Senin, 13 Juli 2026 - 12:31 WIB

Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri

Sabtu, 11 Juli 2026 - 07:38 WIB

Kapan Operasi LASIK Menjadi Pilihan Tepat? Kenali Kondisi Mata yang Perlu Diperhatikan

Berita Terbaru

Kerjasama Hubungi Kami