Mulai 20 Desember 2019 Pukul 00.00 WIB, Tarif Tol JORR II Ruas Kunciran-Serpong Resmi Berlaku

- Redaksi

Rabu, 18 Desember 2019 - 17:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Tangerang – Terhitung sejak hari Jumat, 20 Desember 2019 pukul 00.00 WIB, tarif Jalan Tol JORR II Ruas Kunciran-Serpong sepanjang 11,135 Km resmi diberlakukan. Pemberlakuan tarif ini diterapkan setelah melalui masa sosialisasi sejak dimulai pengoperasian Jalan Tol Kunciran-Serpong pada Sabtu (07/12) jam 06.00 sampai dengan Kamis (19/12) pukul 24.00 WIB dengan tarif Rp0 untuk sosialisasi tol. Sedangkan masa sosialisasi tarif tol sejak Kamis (12/12) sampai dengan Kamis (19/12) pukul 24.00 WIB. Selama masa sosialisasi, pengendara dapat melalui Jalan Tol JORR II Ruas Kunciran-Serpong secara gratis agar pengguna jalan benar-benar sudah mendapatkan pengalaman dan pemahaman mengenai jalan tol ini.

Besaran tarif Jalan Tol JORR II Ruas Kunciran-Serpong sesuai dengan Keputusan Menteri (Kepmen) Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Nomor 1164/KPTS/M/2019 tanggal 06 Desember 2019 tentang Penetapan Golongan Jenis Kendaraan Bermotor dan Besaran Tarif Tol pada Jalan Tol Kunciran-Serpong yang ditetapkan oleh Menteri PUPR.

Baca Juga :  Perusahaan Makanan Ternak Memberikan Bantuan Kepada Warga Kelurahan Jatikarya

Adapun besaran tarif Jalan Tol JORR II Ruas Kunciran-Serpong per tanggal 20 Desember 2019 jam 00.00 sebagai berikut:
JC Kunciran – SS Parigi dan SS Parigi – JC Kunciran :
Gol. I : Rp 12.000,-
Gol. II : Rp 18.000,-
Gol. III : Rp 18.000,-
Gol. IV : Rp 24.000,-
Gol. V : Rp 24.000,-

JC Serpong – SS Parigi dan SS Parigi – JC Serpong :
Gol. I : Rp 8.000,-
Gol. II : Rp 12.000,-
Gol. III : Rp 12.000,-
Gol. IV : Rp 15.500,-
Gol. V : Rp 15.500,-

Selain itu, jalan tol ini terintegasi dengan Jalan Tol Jakarta-Tangerang serta Jalan Tol BSD, sehingga pengguna jalan juga akan dikenai tarif tol ruas-ruas tersebut (sebagaimana terlampir).

Ahli Tata Kota Yayat Supriatna menyampaikan, dengan dioperasikannya Jalan Tol JORR II Ruas Kunciran-Serpong banyak memberikan manfaat kepada masyarakat. Terutama menambah aksebilitas masyarakat yang dikompensasikan dengan besarnya tarif yang dibayarkan. Selain itu, masyarakat bisa melihat pembangunan tol ini sangat membantu semakin terintegrasinya pembangunan dan semakin terintegrasinya pola pendekatan pembangunan yang mengarah pada efektivitas dan efisiensi.

Baca Juga :  Pemesanan Tiket Kereta untuk Lebaran Mulai Dibuka

Sementara itu, Pengamat Transportasi Ellen Tangkudung menyampaikan juga, bahwa tarif merupakan bagian dari tol secara keseluruhan. Dikarenakan Jalan Tol Kunciran-Serpong belum tersambung dengan Jalan Tol JORR II yang lain, mungkin akan terasa mahal. Namun jika dilihat dari waktu perjalanan menggunakan Jalan Tol JORR yang terdapat beberapa titik kemacetan, maka Jalan Tol Kunciran-Serpong ini menjadikan waktu perjalanan lebih cepat. Selain itu perlu diketahui juga bahwa Jalan Tol Kunciran-Serpong merupakan akses toll to toll.

Keberadaan jalan tol ini memudahkan pengguna jalan yang hendak ke BSD sekitar Villa Melati Mas, Binus School Serpong, Bintaro Sektor 7, Graha Raya Bintaro, RSPI Bintaro, dan Alam Sutera. Jalan Tol ini juga berfungsi sebagai jalan alternatif bagi para komuter yang akan menuju dan dari Jakarta dan area Serpong, Bintaro, Pamulang, Ciputat untuk menghindari kemacetan di sekitar JORR I dan jaringan sekelilingnya seperti W1, W2, dan tol Ulujami.

Baca Juga :  Pemkab Bekasi Siapkan 10 RS Rujukan Penanganan Covid-19

Selain itu, ini sebagai jalan alternatif untuk memangkas waktu tempuh pengguna jalan yang jika melewati jalan arteri membutuhkan waktu 40 menit – 1 jam, maka saat menggunakan jalan tol ini hanya membutuhkan waktu 10 menit. Dan nantinya Jalan Tol JORR II Ruas Kunciran-Serpong akan terhubung dengan Jalan Tol Ruas Cengkareng-Batuceper-Kunciran dan Jalan Tol Ruas Serpong-Cinere sehingga masyarakat dapat dengan mudah menuju Bandara Soekarno-Hatta, selain itu akan mempermudah masyarakat yang hendak menuju ke arah Jalan Tol Tangerang-Merak, Jalan Tol Jakarta-Tangerang, dan Jalan Tol BSD.

Untuk menghindari saldo kurang yang berpotensi menimbulkan antrian panjang di Gerbang Tol, maka pengguna jalan tol dihimbau untuk selalu memastikan kecukupan saldo uang elektronik sebelum melakukan perjalanan.

(red/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tim SAR Temukan Satu Korban Tewas Ledakan Gas di Medan, Satu Orang Masih Dicari
Indonesia Energy Week Surabaya 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 200 Peserta dari 17 Negara
Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri
8 UMKM Kota Bekasi Tampil di HUT Dekranas 2026, Siap Rebut Pasar Nasional
Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum
IEE Series 2026 Digelar Perdana di Balikpapan
Polda Riau Ungkap 1.333 Kasus Kejahatan Jalanan, 525 Tersangka Berhasil Diamankan
Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:09 WIB

Tim SAR Temukan Satu Korban Tewas Ledakan Gas di Medan, Satu Orang Masih Dicari

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:00 WIB

Indonesia Energy Week Surabaya 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 200 Peserta dari 17 Negara

Senin, 13 Juli 2026 - 12:31 WIB

Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri

Sabtu, 11 Juli 2026 - 07:59 WIB

8 UMKM Kota Bekasi Tampil di HUT Dekranas 2026, Siap Rebut Pasar Nasional

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:47 WIB

Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum

Berita Terbaru

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto bersama warga dan pengurus Kampung KB Kenanga RW 08, Kelurahan Bintara Jaya, Kecamatan Bekasi Barat, usai memberikan apresiasi atas keberhasilan meraih Juara 1 Kampung Keluarga Berkualitas tingkat Provinsi Jawa Barat dan mewakili Jawa Barat pada penilaian tingkat nasional.

Pemerintahan

Wali Kota Bekasi Optimistis Raih Prestasi Nasional

Rabu, 29 Jul 2026 - 14:18 WIB

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto memberikan arahan kepada ASN saat sosialisasi Sistem Informasi BEETRI di BKPSDM Kota Bekasi sebagai upaya memperkuat budaya disiplin dan integritas aparatur.

Bekasi

Tri: Disiplin ASN Tak Hanya Diukur dari Absensi

Rabu, 29 Jul 2026 - 14:00 WIB