Ini Permintaan Tokoh Lintas Agama kepada Jokowi

- Redaksi

Sabtu, 19 Oktober 2019 - 21:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Cirebon – Pelantikan Joko Widodo dan KH Ma’ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden terpilih hasil Pemilu 2019 akan dilaksanakan dalam waktu kurang dari 24 jam ke depan, tepatnya Minggu (20/10/2019).

Di periode kedua kepemimpinannya, banyak harapan dan tantangan yang dipikul Jokowi yang kali ini akan didampingi Ma’ruf Amin. Tanggung jawab besar akan dijalaninya selama lima tahun ke depan.

Dalam kepemimpinan kedua tentunya seluruh rakyat menginginkan roda pemerintahan dan kebijakan harus lebih baik dari sebelumnya. Harapan ini pun disuarakan oleh Tokoh Lintas Agama.

Tokoh Lintas Agama menyatakan sikap yakni kepemimpinan Jokowi di periode kedua harus lebih efektif dari periode pertama. Karenanya dibutuhkan sikap tegas Jokowi terhadap Para Menteri dan birokrasinya bila terbukti simpati dengan radikalisme, terlibat kasus korupsi, dan tidak transparan dalam kinerja mereka.

Sekretaris Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) Pendeta Gomar Gultom meminta Jokowi untuk memilih pembantu yang tidak punya beban. “Sebaiknya para menteri tidak perlu punya bisnis yang akan menimbulkan konflik interest,” tegasnya, Sabtu 19/10/2019.

Baca Juga :  XL Axiata Perkuat Jaringan di Tol Balikpapan-Samarinda

Wakil Ketua Indonesian Conference on Religion and Peace (ICRP), Romo Hari lebih tegas lagi mengatakan bahwa sikap tegas Jokowi terhadap radikalisme harus diikuti semua aparatur pemerintahan di bawahnya.

“Birokrat yang korup, malas, simpati pada radikalisme, tidak transparan kinerjanya dan bergaya hidup hedonis, mereka adalah alang-alang yang harus disingkirkan di Periode kedua ini,” ujarnya.

Baca Juga :  Dekat Para Ketua Parpol, Syahrul Didukung Maju KNPI

Sementara itu tokoh muda NU KH. Maman Imanulhaq menyatakan bahwa kelompok moderat harus terus mendukung Jokowi KH Ma’ruf Amin secara militan dan sistematis.

“Alang-alang yang dimaksud Romo Hari itu harus disingkirkan melalui reformasi birokrasi, penguatan ideologi Pancasila dan peningkatan koordinasi dan komunikasi antar lembaga dan kementrian demi terwujudnya Indonesia yang maju dan berdaulat,” pungkasnya.

(red/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif
Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong
Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB
Revisi DPT BPD Muktiwari Disepakati, Ditarget Rampung 30 April
DPT Desa Muktiwari Diprotes Warga, Panitia BPD Buka Suara
PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata
Plt Bupati Bekasi Ajak Mahasiswa Kolaborasi Bangun Daerah, DPRD Siap Kawal Aspirasi

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:53 WIB

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:36 WIB

500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:23 WIB

Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong

Senin, 25 Mei 2026 - 10:20 WIB

Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB

Sabtu, 25 April 2026 - 13:22 WIB

Revisi DPT BPD Muktiwari Disepakati, Ditarget Rampung 30 April

Berita Terbaru