Warga Sukamulya Purwakarta, Setelah Ledakan, Batu Raksasa Meluncur dari Ketinggian 500 Meter

- Redaksi

Rabu, 9 Oktober 2019 - 22:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Purwakarta – Tujuh rumah milik warga di Kampung Cihandelem Desa Sukamulya Kecamatan Tegalwaru Kabupaten Purwakarta, hancur luluh lantah tertimpa batu besar yang berada di areal pertambangan milik PT. MMS. Selasa (8/10/2019).

Tak pelak kejadian tersebut membuat sebagian warga harus berlarian bahkan mengungsi. Kondisi rumah terlihat hancur. Bahkan batu yang menggelinding dari atas besarnya hampir sebesar rumah warga.

Baca Juga :  2020, Basarnas Jabar Targetkan Nol Persen Kecelakaan Laut

Salah seorang warga mengatakan, sebelum kejadian terdengar suara ledakan yang merupakan hal lumrah biasa didengar oleh warga. Namun tiba – tiba saja batu berukuran besar menggelinding memasuki pemukiman warga.

“Kan ditambang pake dinamit udah biasa, tetapi tiba – tiba warga banyak berteriak ada batu besar dari atas,” kata Asep (25) warga setempat.

Baca Juga :  Bupati Karawang di Laporkan ke Mabes Polri Oleh PT Aditya Laksana Sejahtera

Menggelindingnya batu berukuran besar tersebut diduga berasal dari penambangan yang dilakukan oleh PT. MSS. Batu – batu tersebut menggelinding memasuki warga.

Beruntung warga kebanyakan sedang beraktifitas di luar rumah. Selain itu ada alarm tanda bahaya yang dipasang sekitar pemukiman.

“Saat kejadian para pemilik rumah sedang bekerja. Di wilayah tersebut ada alarm atau serine. Sehingga saat serine tanda bahaya berbunyi warga pergi menghindar  meninggalkan rumahnya masing-masing untuk menyelamatkan diri,” menurut Kapten Inf Bayu berdasarkan rilis yang diterima Kesatu.

Baca Juga :  Tingkatkan Keamanan, JM Lakukan Rekonstruksi Rigid Pavement di Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek

Akibat kejadian ini kerugian hampir mencapai Rp 460 juta. Aparat kepolisian, TNI dan pemerintah setempat masih melakukan penyelidikan dan membantu evakuasi warga.

(dam/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri
Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum
Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif
Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong
Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB
Revisi DPT BPD Muktiwari Disepakati, Ditarget Rampung 30 April
DPT Desa Muktiwari Diprotes Warga, Panitia BPD Buka Suara
Tag :

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 12:31 WIB

Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:47 WIB

Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:53 WIB

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:36 WIB

500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:23 WIB

Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong

Berita Terbaru

Atlet balap sepeda Kota Bekasi, Dharmawan Bekti, berhasil meraih podium pertama nomor Criterium Men Youth Jawa Barat pada Bupati Bogor Cup 2026 di Pakansari, Bogor, Sabtu (8/8/2026).

Bogor

Dharmawan Bekti Naik Podium, Bekasi Bidik Emas Porprov

Sabtu, 8 Agu 2026 - 21:12 WIB

Diskusi “Bedah Roadmap Implementasi B50: Regulasi hingga Dampaknya terhadap Industri Otomotif Indonesia” menghadirkan Cahyo Setyo Wibowo dari Kementerian ESDM, Ronny Senjaya, dan Aji Jaya dalam rangkaian GIIAS 2026, Tangerang, Jumat (7/8/2026).

Otomotif

B50 Diuji 40.000 Km, Apa yang Terjadi pada Kendaraan Diesel?

Jumat, 7 Agu 2026 - 13:39 WIB