Lahan Bambu Seluas 1 Hektare di Kabupaten Kuningan Terbakar

- Redaksi

Jumat, 4 Oktober 2019 - 20:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Kuningan – Aktifitas pembakaran lahan yang tidak terkontrol mengakibatkan lahan perkebunan bambu seluas satu hektare (ha) terbakar. Kebakaran lahan ini terjadi di Kelurahan Cipari, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan, Jumat (4/10/2019).

Plt Kepala Damkar Kuningan, Khadafi Mufti menjelaskan, kebakaran lahan pertama kali diketahui salah seorang warga asal Winduherang yakni Sule (24) pada pukul 15.00 WIB sore. Saksi langsung melaporkan adanya musibah kebakaran lahan kepada petugas, dan sampai di lokasi kebakaran sekitar 10 menit.

Baca Juga :  Car Free Day Kota Bekasi Akan Dibuka 5 Juli 2020

“Jadi Pak Sule itu saat melintas di jalan antara Cipari ke Winduherang melihat kobaran api yang cukup besar. Saat petugas sampai disana, api memang sudah merembet luas dan besar,” terangnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bahkan dengan kondisi kekeringan saat ini, lanjutnya, api yang terbakar merembet cepat karena kebanyakan ilalang dan ranting bambu yang cukup kering. Api itu diduga muncul pertama kali dari kebun bambu yang terbakar.

Baca Juga :  Debit Air di Waduk Darma Kuningan Menyusut 2 Juta Meter Kubik, Ini Penyebabnya

“Kita turunkan satu kendaraan Damkar dan empat orang anggota dari Regu Satu berangkat menuju TKP. Dibantu warga setempat, api dapat dipadamkan sekitar dua jam lebih, mengingat jangkauan kebakaran sangat luas sekitar satu hektare,” jelasnya.

Ditambah saat penanganan pemadaman itu, pihaknya dibantu tenaga warga masyarakat dan personil dengan jumlah yang terbatas. Terlebih jarak jangkauan kendaraan Damkar juga terbatas, sehingga memerlukan waktu yang lama untuk pemadaman api.

Baca Juga :  Tanggapi Laporan Ojol, Disdagin Sidak Lokasi Dugaan Penimbunan Minyak Goreng di Cipedes Tengah

“Penyebab kebakaran diduga dari aktifitas warga saat membakar lahan. Total kerugian ditaksir sekitar Rp5 juta, karena ada ada pohon bambu, pohon albasiah, dan pohon mahoni yang terbakar,” sebutnya.

Pada musibah ini, Ia memastikan tidak ada korban jiwa. Sebab areal tersebut cukup jauh dengan permukiman warga, dan sebagian besar wilayahnya memang ditumbuhi pepohonan dan lahan bambu.

(red/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata
Plt Bupati Bekasi Ajak Mahasiswa Kolaborasi Bangun Daerah, DPRD Siap Kawal Aspirasi
Pemkab Bekasi Terapkan WFH 50% untuk ASN
Wawalkot Bekasi Resmikan SPKLU Ultra Fast Charging di Summarecon Mall
MBZ Naik 76%
Mudik Gratis Bekasi Diserbu Warga! 1.458 Orang Berangkat Pakai 27 Bus ke Solo hingga Surabaya
Tri Adhianto Minta Dedi Mulyadi Percepat Pemisahan Aset Kota dan Kabupaten Bekasi
HUT ke-29 Kota Bekasi, Tri Adhianto dan Harris Bobihoe Hormati Jasa Pahlawan

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 10:40 WIB

PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata

Senin, 6 April 2026 - 17:05 WIB

Plt Bupati Bekasi Ajak Mahasiswa Kolaborasi Bangun Daerah, DPRD Siap Kawal Aspirasi

Senin, 6 April 2026 - 10:10 WIB

Pemkab Bekasi Terapkan WFH 50% untuk ASN

Kamis, 2 April 2026 - 11:16 WIB

Wawalkot Bekasi Resmikan SPKLU Ultra Fast Charging di Summarecon Mall

Minggu, 22 Maret 2026 - 17:20 WIB

MBZ Naik 76%

Berita Terbaru

Rapat koordinasi rencana pembangunan PSEL di TPA Burangkeng yang diikuti jajaran Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara secara daring di Command Center Diskominfosantik, Selasa (14/4/2026).

Pemerintahan

PSEL TPA Burangkeng Bekasi Siap Dilelang, Target Operasi 2028

Selasa, 14 Apr 2026 - 20:21 WIB

Anda Kurang Beruntung !