Komunitas Barista di Cirebon Bagikan Ratusan Kopi Gratis

- Redaksi

Rabu, 2 Oktober 2019 - 19:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Cirebon – Sedikitnya 20 pembuat kopi atau barista di wilayah Cirebon menyajikan sebanyak 500 cup kopi gratis untuk mahasiswa. Sebelumnya, kegiatan yang sama sudah digelar untuk masyarakat umum di salah satu pusat perbelanjaan di Kota Cirebon.

Kegiatan ini untuk memeriahkan International Coffee Day yang jatuh pada 1 Oktober 2019 lalu. Selain membagikan kopi gratis, para barista melayani konsultasi gratis mengenai serba-serbi kopi nusantara berikut cara penyeduhannya, dan edukasi awal bagi mahasiswa yang berminat menjadi barista bahkan menjadi barista.

Baca Juga :  18 Komunitas Padati Auto 2000 Lippo Cikarang, Ada Apa?

Salah seorang dari Komunitas Sepengopian Cirebon Tito mengatakan, lingkungan kampus merupakan tempat yang menarik dan efektif untuk mengenalkan keunggulan kopi nusantara, sekaligus edukasi dan sosialisasi betapa kayanya potensi bisnis kopi di Cirebon.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kawan-kawan mahasiswa harus mengenal dan mengetahui kelezatan citarasa kopi nusantara,” katanya, Rabu (2/10/2019).

Dalam kegiatan itu ia dan barista lainnya menyajikan sebanyak 20 jenis kopi yang seluruhnya berasal dari Wilayah III Cirebon. Seluruh kopi itu disajikan langsung di hadapan mahasiswa sehingga dapat diminum dalam keadaan hangat.

Baca Juga :  Diskominfosantik Kabupaten Bekasi Gelar Ngobak

“Ada 20 jenis kopi yang kita seduh. Pembuatannya langsung bisa dilihat oleh kawan-kawan mahasiswa,” imbuhnya.

Menurutnya, peluang bisnis kopi di Cirebon masih terbuka lebar asalkan tahu betul bagaimana mengenal target pasar, segmentasi usia, dan mencari lokasi strategis untuk kedai kopi.

“Kedai kopi di Cirebon jumlahnya belum begitu banyak, dengan minat yang besar dan pangsa pasar yang luas, kesempatan berwirausaha kedai kopi masih banyak,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemkot Bekasi Gencarkan Sosialisasi Layanan Darurat 112, Warga Bekasi Utara Antusias

Ia menambahkan, usaha kedai kopi bisa digeluti oleh siapa saja termasuk kalangan mahasiswa karena membutuhkan modal relatif kecil yakni dari mulai Rp 30 jutaan hingga ratusan juta rupiah. “Modal tergantung besar kecilnya kedai, dan teknik pembuatan kopi kalau manual relatif kecil paling Rp30-40 juta,” pungkasnya.

(gie/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata
Plt Bupati Bekasi Ajak Mahasiswa Kolaborasi Bangun Daerah, DPRD Siap Kawal Aspirasi
Pemkab Bekasi Terapkan WFH 50% untuk ASN
Wawalkot Bekasi Resmikan SPKLU Ultra Fast Charging di Summarecon Mall
MBZ Naik 76%
Mudik Gratis Bekasi Diserbu Warga! 1.458 Orang Berangkat Pakai 27 Bus ke Solo hingga Surabaya
Tri Adhianto Minta Dedi Mulyadi Percepat Pemisahan Aset Kota dan Kabupaten Bekasi
HUT ke-29 Kota Bekasi, Tri Adhianto dan Harris Bobihoe Hormati Jasa Pahlawan

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 10:40 WIB

PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata

Senin, 6 April 2026 - 17:05 WIB

Plt Bupati Bekasi Ajak Mahasiswa Kolaborasi Bangun Daerah, DPRD Siap Kawal Aspirasi

Senin, 6 April 2026 - 10:10 WIB

Pemkab Bekasi Terapkan WFH 50% untuk ASN

Kamis, 2 April 2026 - 11:16 WIB

Wawalkot Bekasi Resmikan SPKLU Ultra Fast Charging di Summarecon Mall

Minggu, 22 Maret 2026 - 17:20 WIB

MBZ Naik 76%

Berita Terbaru

Rapat koordinasi rencana pembangunan PSEL di TPA Burangkeng yang diikuti jajaran Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara secara daring di Command Center Diskominfosantik, Selasa (14/4/2026).

Pemerintahan

PSEL TPA Burangkeng Bekasi Siap Dilelang, Target Operasi 2028

Selasa, 14 Apr 2026 - 20:21 WIB

Anda Kurang Beruntung !