Eddi Supriadi: Mahasiwa STIT Nusantara Wajib Mengikuti PKMB

- Redaksi

Minggu, 15 September 2019 - 15:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua STIT Nusantara, Dr. H. Eddi Supriadi SE.M.Si

i

Ketua STIT Nusantara, Dr. H. Eddi Supriadi SE.M.Si

RJN, Bekasi – Meski ekonomi indonesia dibilang tidak lagi stabil dan naiknya kurs dolar, itupun dirasakan semua universitas kampus lainnya,  kampus STIT Nusantara terus semangat dan genjar dalam menjunjung dunia pendidikan, Karena pendidikan ialah suatu kunci sukses untuk mendidik karakter kita terutama mahasiswa.

Kampus  yang berlokasi di Jalan Kebon Kelapa Blok Barokah, Pekopen Tambun Selatan, kampus yang identik cat dinding yang bewarna kuning mempunyai arti tersendiri, yaitu cerah dan benderang dalam dunia pendidikan.

Baca Juga :  Komisi IV Soroti Minimnya Pendidikan di Kota Bekasi

Ketua STIT Nusantara, Dr. H. Eddi Supriadi SE.M.Si, membeberkan, kita memang mengalami penurunan mahasiswa baru tidak sebanding di tahun lalu, di Kampus STIT Nusantara tahun ini mahasiswa baruyang mengikuti PKMB di gelombang pertama di bulan september kisaran 60 hingga 100 mahasiswa baru  yang masuk di ajaran tahun pendidikan 2019/2020.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk itu Kampus STIT Nusantara lebih menyasar menengah kebawah, jadi bagi siapa yang ingin kuliah bisa disini, Sekolah tinggi ilmu tarbiyah Nusantara memberika program beasiswa gratis sampai lulus, “.ujarnya Ketua STIT Nusantara yang hobi olahraga Tenis Meja kepada Rakyatjabarnews.com, saat ditemui diruang kerjanya, Minggu (15/9/2019).

Baca Juga :  Berikan Kepercayaan ke Konsumen, Momicel Rutin Ikuti Bazzar

” kita mempunyai  dua jurusan yaitu manajemen pendidikan islam (MPI) dan PAUD.”

Tambah Eddi , jadi jangan takut untuk kuliah itu mahal? di kami memberikan program pemerintah yaitu beasiswa bidik misi bagi dan beasiswa dari pihak yayasan kampus, ” bedanya kalau beasiswa dari yayasan mahasiswa dibebaskan tidak membayar spp dan uang gedung, tapi mahasiswa cukup hanya membayar UTS dan UAS saja.

Baca Juga :  STIT Nusantara Buka Program Beasiswa Sampai Lulus Kuliah

“untuk bidik misi sendiri kita ambil fresh guard atau mahasiswa baru yang mempunyai kemampuan ilmunya tinggi dan ekonomi yang lemah, itu syarat untuk bidik misi,” jelasnya.

Harapan kami, seiring perkembangan ekonomi indonesia kedepannya semoga semakin membaik dan mahasiswa/i bisa bertambah lagi.

“Alhamdullilah STIT Nusantara  masih stabil dan berjalan dengan baik,” tandasnya.

(ziz/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi, Polisi Temukan Luka Benda Tajam dan Tumpul
Geger di Bekasi! Pipa Gas Diduga Kena Beko, Air Menyembur Setinggi 4 Meter
Tak Lagi Coblos Kertas? Bekasi Siapkan Pilkades Digital di 154 Desa
Tak Salat di Masjid Besar, Plt Bupati Bekasi Pilih Musala Kampung di Perbatasan Setu
Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong
JTT Siagakan Layanan Operasional Trans Jawa Antisipasi Lonjakan Arus Libur Iduladha 2026
Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB
Bapenda Bekasi Apresiasi PLN Cikarang Tertib Setor PPJ

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:16 WIB

Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi, Polisi Temukan Luka Benda Tajam dan Tumpul

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:56 WIB

Geger di Bekasi! Pipa Gas Diduga Kena Beko, Air Menyembur Setinggi 4 Meter

Rabu, 27 Mei 2026 - 19:25 WIB

Tak Salat di Masjid Besar, Plt Bupati Bekasi Pilih Musala Kampung di Perbatasan Setu

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:23 WIB

Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong

Selasa, 26 Mei 2026 - 06:51 WIB

JTT Siagakan Layanan Operasional Trans Jawa Antisipasi Lonjakan Arus Libur Iduladha 2026

Berita Terbaru