Pangkas Birokrasi Perizinan, Cara Pemkot Cirebon Buka Pintu Investasi

- Redaksi

Jumat, 30 Agustus 2019 - 22:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PJ Sekda Kota Cirebon Anwar Danusi.

i

PJ Sekda Kota Cirebon Anwar Danusi.

RJN, Cirebon– Investasi dan perizinan adalah dua hal yang saling berkaitan. Kalau perizinan berbelit-belit maka investor pun enggan datang. Proses perizinan semacam ini tidak lama lagi akan ditinggalkan khususnya di Pemerintah Kota Cirebon.

Untuk mewujudkan proses perizinan yang cepat dan efisien Sekretaris Daerah meminta kepada instansi terkait untuk saling bersinergi. Pasalnya, satu perizinan saja akan melibatkan lebih dari satu instansi.

Pj Sekretaeis Daerah Kota Citebon Anwar Danusi mengatakan, proses perizinan di daerahnya harus berjalan cepat, akurat, dan ekonomis. Jika ketiga hal itu bisa diterapkan, maka iklim investasi di kota udang bakal kian kondusif.

Baca Juga :  Pemkot Bekasi Gencarkan Sosialisasi Layanan Darurat 112, Warga Bekasi Utara Antusias

“Kita harus tinggalkan paradigma lama, kalau suatu daetah ingin maju maka untuk menarik investor adalah memberikan pelayanan perizinan yang efisien dan cepat,” katanya, Jumat (30/8/2019).

Menurutnya, inovasi ini merupakan implementasi dari penerbitan Peraturan Pemerintah No 24/2018 tentang Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik atau Online Single Submission (OSS).

“Baru-baru ini telah terbit peraturan pemerintah baru yang mengatur pelayanan perizinan secara terpadu dan terintegrasi,” imbuhnya.

Baca Juga :  Komisi 3 DPRD Kabupaten Bekasi Soroti Jalan Rusak di Sepanjang Jalan Kali CBL

Ia mengaku, selama ini masih ada kendala teknis terkait perizinan di Kota Cirebon ia pun meminta kepada jajarannya untuk berkomitmen memberikan perizinan seefektif mungkin tapi tetap dalam koridor regulasi yang berlaku.

“Silahkan dinas teknis terkait mencari formulasi untuk bisa mempermudah perizinan di Kota Cirebon,” ujarnya.

Sementara, Plt Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Cirebon Icip Suryadi menjelaskan, PP No 24 tahun 2018 belum dirinci melalui peraturan yang lebih teknis. Sehingga belum banyak dipahami di daerah.

Baca Juga :  Sekda : Pemkab Bekasi Raih Peringkat Pertama Nasional Capaian Investasi Meski Terdampak Covid

“Keberadaan OSS tersebut juga meniadakan sejumlah peraturan daerah (perda) yang dibuat Kota Cirebon untuk investasi. Namun Kota Cirebon tetap menerapkan OSS namun saat ini untuk penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB). Sejak akhir 2018 atau sejak diberlakukannya OSS, sudah ada sekitar 700 pemohon yang mengajukan pembuatan NIB,” katanya. 

(red/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Usai Dengar Keluhan Petani, Plt Bupati Bekasi Gerak Cepat Benahi Irigasi Pebayuran
DPRD Kabupaten Bekasi Segera Panggil Dewan Pengawas, Kisruh PDAM Tirta Bhagasasi Jadi Sorotan
Pemkab Bekasi Buka Beasiswa S1 untuk 100 Putra-Putri Berprestasi, Pendaftaran Dimulai 27 Juli
Open Dumping TPST Bantargebang Ditargetkan Berakhir pada 2029
Sensus Ekonomi 2026, Plt Bupati Bekasi Dorong Sinkronisasi BLK dengan Kebutuhan Industri
BPS, Kemenaker, dan Kemenperin Perkuat Kolaborasi Menuju Sensus Ekonomi 2026
Camat Cibitung Encun Sunarto: Masukan Kepala Desa dan BPD Jadi Bahan Penyempurnaan Raperda Desa
Pramono Tegaskan Komitmen Wujudkan Jakarta sebagai Kota Ramah Anak
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:54 WIB

Usai Dengar Keluhan Petani, Plt Bupati Bekasi Gerak Cepat Benahi Irigasi Pebayuran

Selasa, 28 Juli 2026 - 08:33 WIB

DPRD Kabupaten Bekasi Segera Panggil Dewan Pengawas, Kisruh PDAM Tirta Bhagasasi Jadi Sorotan

Jumat, 24 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemkab Bekasi Buka Beasiswa S1 untuk 100 Putra-Putri Berprestasi, Pendaftaran Dimulai 27 Juli

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:20 WIB

Open Dumping TPST Bantargebang Ditargetkan Berakhir pada 2029

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:44 WIB

Sensus Ekonomi 2026, Plt Bupati Bekasi Dorong Sinkronisasi BLK dengan Kebutuhan Industri

Berita Terbaru