Dikeluhkan Warga, Pembatas Jalan di Jalur Pantura Cirebon Dibongkar

- Redaksi

Jumat, 12 Juli 2019 - 17:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Cirebon – Barier atau pembatas jalan yang sejatinya untuk keselamatan lalu lintas, ternyata tidak berfungsi optimal di salah satu jalur pantai utara (pantura) Cirebon.

Pasalnya, keberadaan pembatas jalan di Jalan Raya Desa Tegalgubug, Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon itu, dianggap tidak memberikan kepraktisan bagi warga yang beraktivitas di sekitar terlebih jika dalam keadaan penting.

Sebab, barier yang menutup sejumlah putaran balik (u-turn) membuat warga tidak bisa berputar arah di lokasi yang diinginkan, harus memutar ke tempat yang lebih jauh. Akhirnya, Polres Cirebon berkoordinasi demgan BPBD Kabupaten Cirebon membongkar barier itu menggunakan alat berat.

Kapolsek Arjawinangun Kompol Sukhemi mengatakan, penutupan u-turn itu banyak dikeluhkan masyarakat dan pengguna jalan lain. Mereka kesulitan saat hendak putar balik. “Setelah kami berkoordinasi dengan pihak terkait, dan kesepakatan masyarakat maka barier itu dibuka kembali,” katanya, Kamis (11/7/2019).

Baca Juga :  Pemkab Bekasi Dapat Kenaikan Nilai SAKIP dari Kemen PAN-RB

Ia menjelaskan, barier itu fungsinya untuk menutup akses pengguna jalan yang hendak putar balik pada saat arus mudik dan balik lebaran Idul Fitri kemarin. Hal itu dilakukan, untuk mengantisipasi kemacetan dan menekan angka kecelakaan. “Setelah Idul Fitri atau arus mudik dan balik, sekarang lalu lintas dianggap sudah normal kembali,” ujarnya.

Ia berharap, dengan di bukanya kembali U-Turn tersebut semua warga masyarakat harus tetap taat dan mematuhi peraturan Lalu lintas. “Kami minta masyarakat jaga keselamatan, dan selalu berhati hati di jalan, dan ingat Sobat Humas Polri jangan nyebrang sembarangan saat mengendarai sepeda motor dan saat putar balik,” pintanya.

Baca Juga :  Jelang Akhir Tahun, IDFI Cirebon Adakan Seminar Power Speaking

Salah satu warga sekitar Heri (38) mengatakan, sejak dibukanya barier perjalanan lebih mudah dan cepat karena tidak perlu jauh-jauh untuk putar balik. “Sekarang sudah praktis. Tapi kami juga harus tetap hati-hati,” katanya. 

(aan/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif
Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong
Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB
Revisi DPT BPD Muktiwari Disepakati, Ditarget Rampung 30 April
DPT Desa Muktiwari Diprotes Warga, Panitia BPD Buka Suara
PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata
Plt Bupati Bekasi Ajak Mahasiswa Kolaborasi Bangun Daerah, DPRD Siap Kawal Aspirasi
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:36 WIB

500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:23 WIB

Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong

Senin, 25 Mei 2026 - 10:20 WIB

Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB

Sabtu, 25 April 2026 - 13:22 WIB

Revisi DPT BPD Muktiwari Disepakati, Ditarget Rampung 30 April

Jumat, 24 April 2026 - 14:00 WIB

DPT Desa Muktiwari Diprotes Warga, Panitia BPD Buka Suara

Berita Terbaru