Jasa Marga Pastikan GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama Siap Digunakan

- Redaksi

Selasa, 21 Mei 2019 - 10:11 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN, Cikarang– Menjelang dipindahkannya transaksi di Gerbang Tol (GT) Cikarang Utama Jalan Tol Jakarta – Cikampek pada 23 Mei 2019 pukul 00.00 WIB, Jasa Marga pastikan dua gerbang tol pengganti, GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama, siap layani pengguna jalan.

Hal ini terungkap dalam kegiatan kunjungan proyek GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama pada Senin (20/05).

“Saat ini proses konstruksi di GT Cikampek Utama sudah memasuki tahap penyelesaian GT Satelit, sementara Main Gate sudah 100% bisa digunakan. Kami pastikan di 23 Mei 2019 pukul 00.00 WIB nanti, GT Cikampek Utama siap beroperasi untuk melayani transaksi pengguna jalan,” ungkap Raddy R. Lukman General Manager Jasa Marga Cabang Jakarta-Cikampek optimis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Serupa dengan Raddy, AJ. Dwi Winarsa General Manager Jasa Marga Cabang Purbaleunyi mengungkapkan, “GT Kalihurip Utama yang masuk dalam wilayah Jalan Tol Purbaleunyi siap beroperasi untuk melayani transaksi pengguna jalan, saat ini peralatan tol sudah terpasang semua,” tegas Dwi.

Baca Juga :  PT JMRB dan PT PSP Jajaki Kerja Sama Pembangunan Xpress Hotel di Rest Area Travoy 379A

Progres proyek pembangunan GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama secara keseluruhan, saat ini masing-masing telah mencapai 82,61% untuk GT Cikampek Utama dan 83,25% untuk GT Kalihurip Utama.

Untuk fungsi masing-masing gerbang tol, GT Cikampek Utama berfungsi sebagai GT bagi pengendara yang berasal dari/menuju Timur (Jalan Tol Cikopo-Palimanan), sedangkan GT Kalihurip Utama dapat digunakan bagi pengendara yang berasal dari/menuju Selatan (Jalan Tol Cikampek-Purwakarta-Padalarang dan Padalarang-Cileunyi).

Dalam kesempatan yang sama, Raddy memaparkan bahwa pemindahan transaksi dari GT Cikarang Utama ini merupakan bagian dari upaya untuk mengoptimalkan fungsi Jalan Tol Jakarta-Cikampek sebagai jalan tol radial Jabotabek yang menuju ke arah Jakarta agar pergerakan lalulintasnya menjadi lebih lancar.

Baca Juga :  Kecelakaan Beruntun di Ruas Tol Jagorawi, Jasa Marga Amankan Pengguna Jalan

“Sebelumnya kita sudah mulai menghilangkan Gerbang Tol Barrier (Utama) di beberapa ruas jalan tol milik Jasa Marga, untuk mengurangi titik transaksi yang berpotensi menyebabkan antrean, sebagai implikasi dari integrasi ruas jalan tol, contohnya adalah Gerbang Tol Karang Tengah di ruas Jalan Tol Jakarta-Tangerang, Gerbang Tol Cibubur Utama dan Gerbang Tol Cimanggis Utama di Jalan Tol Jagorawi, GT Tembalang dan GT Manyaran di Jalan Tol Semarang Seksi A, B, C, serta GT Meruya Utama, GT Rorotan di Jalan Tol JORR, juga GT Pondok Ranji Sayap Arah Bintaro di Jalan Tol Jakarta-Serpong. Hasilnya cukup efektif untuk mengurai kepadatan yang ada di satu titik, inilah yang kami harapkan juga terjadi di Jakarta-Cikampek,” jelasnya.

“Jalan Tol Jakarta-Cikampek menjadi jalan tol radial Jabotabek terakhir, yang diubah sistem transaksi menjadi sistem terbuka seluruhnya,” tambahnya.

Baca Juga :  Dukung Pelaksanaan Presidensi G20 Tahun 2022 di Bali

Sementara itu, Yayat Supriatna selaku Pengamat Perkotaan, pada lokasi yang sama menilai bahwa pemindahan GT Cikarang Utama ke GT Cikampek Utama dan GT Cikarut Utama merupakan cerminan dari kebutuhan akan percepatan transportasi ditengah pertumbuhan perkotaan yang sangat pesat.

“Di beberapa tahun terakhir ini kita bisa saksikan bahwa sudah banyak gerbang tol yang dibongkar, ini menunjukkan bahwa Jasa Marga mampu merespon tren kebutuhan percepatan transportasi perkotaan,” jelasnya.

Hal senada disampaikan oleh Tulus Abadi, Ketua Harian YLKI, yang menyampaikan bahwa pemindahan GT Cikarang Utama dianggap terlambat.

“Pergeseran Gate Cikarut ini agak terlambat, seharusnya sudah dilakukan sebelum konstruksi elevated toll di mulai, karena penbangunan tersebut bisa mengganggu lalulintas. Dengan pemindahan ini harusnya kinerja tol meningkat sehingga konsumen akan diuntungkan,” ungkap Tulus. (ziz/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PrimeBiz Hotel Cikarang Gandeng Komunitas HR Tatar Sunda, Networking Jadi Ruang Kolaborasi
Asah Kreativitas Anak, Grand Zuri Jababeka Gelar Lomba Mewarnai Bertema Cinta Indonesia
Grand Zuri Jababeka Ikut Donor Darah, Perkuat Kepedulian Sosial di Lingkungan Kerja
FOX Lite Hotel Cikarang Ramaikan EJIP Fun Run 2026
Kini Bisa Dipesan Online, Rustik Bistro & Bar Harper Cikarang Hadir di GoFood dan GrabFood
Tak Banyak yang Tahu, Hotel Manager Ini Pernah Jadi Staff Laundry hingga Driver
Primebiz Hotel Cikarang Tawarkan Satu Tempat untuk Bisnis, Staycation hingga Perayaan
Pesan Menyentuh Gus Imam Hafash di Maulid Nabi PNI Cibitung: Bayangkan Rasulullah Ada di Depan Kita

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 12:15 WIB

PrimeBiz Hotel Cikarang Gandeng Komunitas HR Tatar Sunda, Networking Jadi Ruang Kolaborasi

Minggu, 6 September 2026 - 14:15 WIB

Asah Kreativitas Anak, Grand Zuri Jababeka Gelar Lomba Mewarnai Bertema Cinta Indonesia

Kamis, 3 September 2026 - 19:49 WIB

Grand Zuri Jababeka Ikut Donor Darah, Perkuat Kepedulian Sosial di Lingkungan Kerja

Minggu, 30 Agustus 2026 - 12:32 WIB

FOX Lite Hotel Cikarang Ramaikan EJIP Fun Run 2026

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:08 WIB

Kini Bisa Dipesan Online, Rustik Bistro & Bar Harper Cikarang Hadir di GoFood dan GrabFood

Berita Terbaru