JPU Hadirkan 16 Anggota DPRD Kabupaten Bekasi di Tipikor

- Redaksi

Senin, 1 April 2019 - 18:54 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN, Bandung – Sidang perkara lanjutan suap perizinan Proyek Meikarta kembali digelar di pengadilan Tipikor Negeri Bandung, senin (1/4/2019).

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi  (KPK) hadirkan 16 saksi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi hingga 5 staf DPRD.

Mereka dihadirkan sebagai saksi soal fasilitas ke Thailand dari Meikarta terkait Raperda Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) yakni Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Sunandar, Wakil Ketua DPRD Mustakim.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sedangkan, saksi dari anggota DPRD Kabupaten Bekasi yakni H.Daris, Jejen S, Yudi Darmansyah, H Taih Minarno, Abdul Rosyid, H.Anden, Haryanto, Edi Kurtubi, H Syaifulloh, Mamat Hidayat, Nyumarno, Suganda serta H Khairan.

Saksi lainnya, Setwan DPRD Kabupaten Bekasi Endang Setian, Ika Kharismasari (Kasubag Persidangan Setwan DPRD Kabupaten Bekasi), Mirza Suandaru Riatno (Kasubag TU Setwan DPRD Kabupaten Bekasi), Sartika Komalasari (Kasubag Umum/Staf Bagian Keuangan Setwan DPRD Kabupaten Bekasi), Rosyid Hidayatulloh (eks staf Setwan DPRD Kabupaten Bekasi).  

Baca Juga :  Kemenag Gelar Sidang Isbat Hari Ini, Lebaran Diprediksi Serentak

Jaksa pada KPK I Wayan Riana sebelumnya menjelaskan kehadiran para saksi untuk diklarifikasi soal dugaan aliran uang proyek Meikarta yang digunakan untuk jalan-jalan ke luar negeri.

KPK pernah menyampaikan adanya pengembalian uang dari para anggota dewan yang totalnya mencapai Rp 180 juta. KPK menduga sejumlah anggota DPRD Kabupaten Bekasi itu menerima fasilitas wisata bersama keluarganya ke Thailand. Fasilitas itu diduga KPK terkait pembahasan rencana detail tata ruang (RDTR) di DPRD yang masih terkait kepentingan Meikarta Dalam persidangan ini total ada lima terdakwa yang diadili yaitu Bupati Bekasi nonaktif Neneng Hasanah Yasin, Kadis Pekerjaan Umum PR Pemkab Bekasi Jamaludin, Kadis Pemadam Kebakaran Pemkab Bekasi Sahat MBJ Nahor, Kadis DMPTSP Pemkab Bekasi Dewi Tisnawati, dan Kabid Tata Ruang Dinas PUPR Pemkab Bekasi Neneng Rahmi.

Baca Juga :  Plt. Walikota Bekasi Berikan Edukasi Wawasan Kebangsaan

Mereka didakwa menerima suap dari Lippo Group terkait perizinan proyek Meikarta. Dalam perkara yang sama, ada empat orang yang sudah divonis terbukti bersalah sebagai pemberi suap yaitu Billy Sindoro, Fitra Djaja Purnama, Henry Jasmen P. Sitohang, dan Taryudi.(red/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harper Cikarang Raih Dua Penghargaan IT Conference 2026
PERSIB U15 Kembali Bawa Pulang Gelar Juara Nasional Piala Soeratin 2026
Asep Surya Atmaja Bidik Berobat Gratis untuk Seluruh Warga Bekasi Mulai 2027
Lantik Bupati Bekasi Definitif, Dedi Mulyadi Targetkan Jalan Rusak Tuntas pada 2027
Jelang Hadapi Persik, PERSIB Dapat Kabar Baik soal Beckham dan Gakuto
PrimeBiz Hotel Cikarang Dukung NTSC 2026, Perkuat Kompetensi Generasi Hospitality
Maxim Unity Fest Meriahkan Bandung Indah Plaza, Hadirkan Hiburan dan Doorprize
E-Waste Bisa Jadi Kuota Internet? Teknologi Ini Hadir di ITB
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 21:55 WIB

Harper Cikarang Raih Dua Penghargaan IT Conference 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:16 WIB

PERSIB U15 Kembali Bawa Pulang Gelar Juara Nasional Piala Soeratin 2026

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:03 WIB

Asep Surya Atmaja Bidik Berobat Gratis untuk Seluruh Warga Bekasi Mulai 2027

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:39 WIB

Lantik Bupati Bekasi Definitif, Dedi Mulyadi Targetkan Jalan Rusak Tuntas pada 2027

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:13 WIB

Jelang Hadapi Persik, PERSIB Dapat Kabar Baik soal Beckham dan Gakuto

Berita Terbaru