DLH Kabupaten Bekasi Berikan Edukasi Kepada Siswa Untuk Peduli Lingkungan

- Redaksi

Rabu, 20 Maret 2024 - 08:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi.

i

Ilustrasi.

Bekasi – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi melalui Dinas Lingkungan Hidup terus berupaya memberikan edukasi kepada para siswa untuk peduli terhadap lingkungan hidup, baik di sekolah maupun di rumah melalui program Sekolah Adiwiyata.

Sekolah Adiwiyata merupakan program Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dalam upaya mendorong terciptanya pengetahuan dan kesadaran warga sekolah dalam upaya pelestarian lingkungan hidup.

“Kami berupaya mengintensifkan program Sekolah Adiwiyata untuk menciptakan budaya peduli dan cinta lingkungan bagi para siswa,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi, Syafri Donny Sirait.

Ia menjelaskan Sekolah Adiwiyata bertujuan mewujudkan warga sekolah yang bertanggung jawab dalam upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup, melalui gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (PBLHS).

“Penting untuk menerapkan budaya peduli dan cinta lingkungan terhadap siswa sedari dini, sehingga dapat menjadi penggerak bagi diri sendiri serta orang-orang di sekitarnya untuk menjadi lebih peduli terhadap lingkungan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Dukung PPnBM, SSPM Siliwangi Targetkan SPK dan Bagi-bagi Hadiah Menarik untuk Pelanggan

Kepala Bidang Penataan dan Penegakan Hukum Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi, Arnoko Indakto menambahkan di tahun 2024 ini terdapat 119 sekolah jenjang SD, SMP dan SMA yang menjadi calon peserta Sekolah Adiwiyata dengan tingkatan Kabupaten, Provinisi, Nasional maupun Mandiri.

“Tentunya keberadaan mereka diharapkan dapat ikut bertanggung jawab dalam upaya pelestarian lingkungan sekitar masing-masing, seperti mencontohkan kepada orang di sekitarnya untuk tidak membuang sampah di sembarang tempat,” katanya.

Arnoko mengatakan berbagai upaya juga dilakukan pihak Dinas Lingkungan Hidup untuk menggerakkan sekolah agar bisa melakukan perubahan lingkungan, seperti sosialisasi pemilahan sampah, menanam dengan cara hidroponik, pengurangan kantong plastik dan lain-lain.

“Siswa diberikan edukasi, seperti memilah sampah organik dan anorganik serta menaruhnya di tempat yang sudah disediakan untuk masing-masing jenis sampah, menanam pohon untuk penghijauan lingkungan dan lainnya,” ujarnya.

Ia berharap sekolah yang yang mengikuti program Adiwiyata dapat melaksanakan gerakan peduli dan berbudaya lingkungan hidup di sekolah, guna mewujudkan perubahan perilaku yang signifikan terhadap kecintaan pada lingkungan hidup melalui perilaku ramah lingkungan.

Baca Juga :  Spring Festival Jababeka 2023 Cap Go Meh Ragam Budaya di Kabupaten Bekasi

“Harapan besar kami seluruh warga sekolah yang sekolahnya mengikuti program ini, termasuk siswa dan siswinya bisa menularkan manfaat positifnya diluar lingkungan sekolah. Tentunya ini juga akan menjadi nilai tambah bagi sekolah, bahwa nantinya lulusan sekolah tersebut tidak hanya cerdas di akademik melainkan juga menjadi lulusan yang berkarakter baik di lingkungan masyarakat maupun sosial,” harapnya.

Perlu diketahui, Program sekolah Adiwiyata yang digagas oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) berperan penting untuk memperkuat ketahanan masyarakat khususnya generasi muda menghadapi perubahan iklim.

Adiwiyata bertujuan untuk menciptakan sekolah peduli dan berbudaya lingkungan. Melalui Adiwiyata, diharapkan dapat mewujudkan warga sekolah yang bertanggung jawab dalam upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup, melalui tata kelola sekolah yang baik untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.

Baca Juga :  Seorang Siswa Mendapat Perlakuan Diskriminatif dari Gurunya

Makna dari Kata ADIWIYATA adalah tempat yang baik dan ideal dimana dapat diperoleh segala ilmu pengetahuan dan berbagai norma serta etika yang dapat menjadi dasar manusia menuju terciptanya kesejahteraan hidup kita dan menuju kepada cita-cita pembangunan berkelanjutan.

Melalui pendidikan lingkungan hidup dan kehutanan kepada para generasi muda, terjadi edukasi dan penyadartahuan masyarakat tentang pentingnya ketahanan iklim yang penting untuk menunjang keberhasilan upaya Indonesia mengatasi perubahan iklim.
Adiwiyata sendiri memiliki makna, tempat yang ideal bagi seseorang untuk mendapatkan ilmu pengetahuan, norma dan etika dalam kehidupan sosial, khususnya di bidang Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Terdapat empat komponen dalam program Adiwiyata, yaitu kebijakan sekolah berwawasan lingkungan, kurikulum sekolah berbasis lingkungan, kegiatan sekolah berbasis partisipatif dan pengelolaan sarana dan prasarana pendukung ramah lingkungan. Advertorial

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Open Dumping TPST Bantargebang Ditargetkan Berakhir pada 2029
Tanggapi Aspirasi Pegawai, Perumda Tirta Bhagasasi Pastikan Layanan Air Tetap Normal
1.564 Anggota BPD Dilantik, Asep Surya Atmaja Tegaskan Netralitas dan Kolaborasi Desa
Asep Sebut SK Anggaran Pilkades Sudah Ditandatangani, Pemkab Bekasi Siapkan Rp59 Miliar
Tri Adhianto Tinjau Relokasi Pedagang Pasar Baru, Pemkot Siapkan Kanopi dan Eskalator
Sensus Ekonomi 2026, Plt Bupati Bekasi Dorong Sinkronisasi BLK dengan Kebutuhan Industri
BPS, Kemenaker, dan Kemenperin Perkuat Kolaborasi Menuju Sensus Ekonomi 2026
Enam Hari Aniaya dan Sekap Kekasih, Pria di Bekasi Ditangkap Saat Kabur ke Matraman

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:20 WIB

Open Dumping TPST Bantargebang Ditargetkan Berakhir pada 2029

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:30 WIB

1.564 Anggota BPD Dilantik, Asep Surya Atmaja Tegaskan Netralitas dan Kolaborasi Desa

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:33 WIB

Asep Sebut SK Anggaran Pilkades Sudah Ditandatangani, Pemkab Bekasi Siapkan Rp59 Miliar

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:45 WIB

Tri Adhianto Tinjau Relokasi Pedagang Pasar Baru, Pemkot Siapkan Kanopi dan Eskalator

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:44 WIB

Sensus Ekonomi 2026, Plt Bupati Bekasi Dorong Sinkronisasi BLK dengan Kebutuhan Industri

Berita Terbaru

Tampak gedung XLSMART Tower di Jakarta. PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk resmi ditetapkan sebagai salah satu pemenang seleksi pita frekuensi radio 700 MHz dan 2,6 GHz Tahun 2026, yang akan dimanfaatkan untuk memperluas jangkauan layanan 4G, mempercepat pengembangan 5G, serta meningkatkan kualitas konektivitas digital di Indonesia. Foto: Dok. XLSMART.

Bisnis

XLSMART Resmi Raih Spektrum 700 MHz dan 2,6 GHz

Kamis, 23 Jul 2026 - 07:03 WIB