Muaragembong Tagih Janji Ridwan Kamil

- Redaksi

Kamis, 21 Maret 2019 - 18:42 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

i

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

RJN, Bekasi – Warga Kecamatan Muaragembong tampaknya harus bersabar untuk menanti penataan wilayahnya oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Pasalnya, sampai saat ini rencana penataan daerah pesisir utara Kabupaten Bekasi yang akan digagas Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kami, masih ‘Abu-abu’ atau belum jelas.

Camat Muaragembong, Junaefi menyatakan sampai saat ini pihaknya belum mendapatkan informasi terkait rencana tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya juga sampai saat ini masih menunggu informasi mengenai rencana Pak Gubernur yang katanya mau menata Muaragembong. Sampai saat ini memang belum ada komunikasi ke kita, mau dibangun atau dijadikan seperti apa Muaragembong ini oleh Pemprov Jabar, saya belum tau,” ungkapnya, Rabu (20/3/2019).

Baca Juga :  Hari Pertama Puasa, Gubernur dan Menteri Turun ke Pasar Kosambi Bandung Harga Cabai Sudah Turun 25 Persen

Sebagaimana harapan warga Muaragembong, pihaknya berharap Pemprov Jabar dapat segera merealisasikan rencana tersebut. Sebab, tidak sedikit warga yang menanyakan persoalan itu ke lembaganya.

“Mudah-mudahan saja, tahun ini Pemprov Jabar benar-benar dapat mengalokasikan APBD-nya untuk penataan Muaragembong. Apalagi Muaragembong ini juga kan sudah masuk dalam wilayah pengembangan pariwisata yang masuk dalam Perda Ripada (Rencana Induk Pariwisata) juga,” kata dia.

Hematnya, jika Pemrov Jabar berkomitmen untuk menata wilayah Muaragembong, maka persoalan pendangkalan di Kali Muarabungin, Kali Muarabeting dan Kali Muarajaya harus mendapat prioritas untuk diselesaikan.

Baca Juga :  Pikobar Tampilkan Data New All Records Kemenkes RI

Ketiga kali tersebut, merupakan jalur air yang menjadi akses utama masyarakat setempat yang berprofesi nelayan untuk melaut ataupun mengantarkan masyarakat menuju lokasi wisata mangrove.

“Jadi ada 3 kali yang butuh normalisasi dan kewenanangannya memang ada di pemerintah provinsi dan pusat. Makanya besar harapan kami agar persoalan ini bisa diselesaikan. Kalau mau bikin orang Muaragembong maju, jalur airnya memang harus dibenahi. Karena kalau air lagi surut, tentu susah untuk dilalui. Paling menggunakan perahu-perahu kecil,” kata dia.

Selain menormalisasi ketiga kali tersebut, Junaefi juga beraharap Pemprov Jabar dapat menginisiasi pembangunan infastruktur menuju Pantai Beting dan Muara Bendera.

Baca Juga :  Pemkab Bekasi Melalui Bapenda Terus Berupaya Tingkatkan Cetak Massal SPPT PBB-P2 Lebih Awal

“Lokasi menuju Pantai Beting dan Muara Bendera itu kan ada jalur yang putus-putus. Andai dibuat track penghubung diantara hutan mangrove, mungkin itu juga bisa menjadi salah satu destinasi wisata baru di Muaragembong,” jelas dia.

Sebagaimana diketahui, Gubernur Jabar Ridwan Kamil telah menginstruksikan seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemprov Jabar untuk bersama-sama menata kehidupan masyarakat di wilayah Muaragembong.
Ridwan Kamil mengatakan pembenahan total akan dilakukan di tahun 2019. Pembenahan dilakukan untuk mengembangkan potensi daerah tersebut. Targetnya, menjadikan kawasan Muaragembong jadi desa beradab.(ziz/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Video CCTV Lift Viral, Eks Caleg Jabar VII Siapkan Langkah Hukum
8.000 PPPK Kota Bekasi Tuntaskan Orientasi, Tri Adhianto Tekankan Kualitas Pelayanan
Ratusan Pedagang Pasar Baru Geruduk DPRD Kota Bekasi, Sardi Effendi Desak Wali Kota Bertindak
277 Siswa Kota Bekasi Raih Pramuka Garuda, Tri Adhianto Minta Jadi Teladan
Demi Keselamatan Siswa, Akses SMAN 20 Bekasi Dibongkar dan Diperlebar 8 Meter
Rp4,5 Miliar Jadi Sorotan, Kasus Korupsi Tirta Bhagasasi Segera Meja Hijau
Bukan Perkara Pidana, Datun Kejari Kabupaten Bekasi Justru Pulihkan Rp4 Miliar Lebih
Kejari Bekasi Selamatkan Rp40,1 Miliar Uang Negara, 739 Perkara Ditangani

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 16:56 WIB

Video CCTV Lift Viral, Eks Caleg Jabar VII Siapkan Langkah Hukum

Rabu, 2 September 2026 - 22:44 WIB

8.000 PPPK Kota Bekasi Tuntaskan Orientasi, Tri Adhianto Tekankan Kualitas Pelayanan

Rabu, 2 September 2026 - 16:41 WIB

Ratusan Pedagang Pasar Baru Geruduk DPRD Kota Bekasi, Sardi Effendi Desak Wali Kota Bertindak

Rabu, 2 September 2026 - 12:54 WIB

277 Siswa Kota Bekasi Raih Pramuka Garuda, Tri Adhianto Minta Jadi Teladan

Selasa, 1 September 2026 - 16:28 WIB

Demi Keselamatan Siswa, Akses SMAN 20 Bekasi Dibongkar dan Diperlebar 8 Meter

Berita Terbaru