Tekab 852 Polres Cirebon, Berhasil Lumpuhkan Pelaku Begal

- Redaksi

Sabtu, 17 November 2018 - 14:04 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN, Cirebon – Kembali jajaran unit Tekab 852 Polres Cirebon, berhasil melumpuhkan satu dari empat pelaku begal, dengan timah panas yang sering beraksi di jalur Pantura tepatnya di Desa Bendungan, Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon, Jum’at (16/11/2018).

Satu pelaku begal tersebut bernama Restu BM (24 tahun) warga Desa langgengsari Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu. Restu diamankan petugas setelah melakukan aksi kejahatan bersama tiga rekannya dikawasan Pangenan, Kabupaten Cirebon.

Pelaku yang berjumlah empat orang dengan mengendarai dua sepeda motor, melakukan aksinya dengan merampas motor jenis Kawasaki Ninja bernonor polisi B 4136 FJY milik Irfan (21 tahun) warga Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Tambun Selatan, Kota Bekasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Korban yang masih berstatus mahasiswa itu, sedang dalam perjalanan dari Kota Bekasi menuju Jawa Tengah dengan menggunakan sepeda motornya. Dipepet, melewati jalur pantura tepatnya depan PT. Arseto Desa Bendungan, Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon, korban dipepet oleh para pelaku menggunakan 2 sepeda motor yaitu Honda CBR bernopol T 5206 WB dan Honda Vario warna putih.

Baca Juga :  RPTRA Pertama di Kabupaten Bekasi Tuai Antusias Warga

Tidak hanya itu, para pelaku juga kemudian menodongkan pistol dan golok sehingga korban berhenti dan meninggalkan sepeda motor miliknya, kemudian motor korban dibawa kabur pelaku.

Beruntung, korban usai kejadian korban langsung melaporkan kejadian tersebut kepada kepolisian. Petugas yang mendapat informasi tersebut, langsung melakukan pengejaran.

Tepat di Jalan Raya Benteng depan Rutan Kelas 1 Kota Cirebon. Petugas berhasil memepet para pelaku yang mengendarai dua sepeda motor jenis Honda Vario warna putih dan Honda CBR warna hitam.

Namun, peringatan petugas untuk menepikan kendaraannya tidak diindahkan para pelaku. Justru pelaku balik mengancam petugas dengan senjata api jenis pistol serta benda tajam jenis golok, beruntung pistol pelaku yang diarahkan ke petugas tidak meletus.

Petugas yang melihat gelagat para pelaku langsung melakukan tembakan peringatan ke udara. Namun pelaku tetap tak bergeming, tembakan peringatan ke dua juga tidak membuat para pelaku menghentikan kendaraannya.

Baca Juga :  Lurah di Kuningan Ditemukan Tewas di Dalam Kamar Hotel Melati

Takut, buruannya melarikan diri, petugas akhirnya mengambil tindakan tegas terukur ke arah pelaku yang menyebabkan satu pelaku yang mengendarai sepeda motor Kawasaki Ninja hasil kejahatan tersungkur, sementara tiga pelaku lainnya yang mengunakan dua sepeda motor berhasil melarikan diri.

Membenarkan kejadian tersebut, Kapolres Cirebon, Ajun Komisaris Besar Suhermanto melalui Kasatreskrim Polres Cirebon Ajun Komisaris Kartono Gumilar mengatakan, kawanan begal tersebut dikenal cukup sadis dan tidak segan-segan melukai korbannya dengan senjata api rakitan yang di bawa kawanan pelaku.

Karena pelaku melakukan perlawanan saat akan di tangkap, petugas akhirnya melakukan tindakan tegas dengan menembak ke arah kaki, tetapi karena pelaku menyerang sambil dalam posisi terhuyung sehingga tembakan mengenai rahang pelaku selanjutnya pelaku dibawa ke Rumah sakit Pelabuhan Kota Cirebon untuk mendapat perawatan.

“Tembakan peringatan ke udara  sebanyak dua kali. Namun, pelaku yang menggunakan sepeda motor Vario warna putih, melakukan perlawanan dan melakukan penembakan dengan menggunakan senjata jenis pistol, namun senjata pelaku tersebut tidak meletus. Dan petugas berhasil melumpuhkan satu pelaku,” katanya saat dihubungi rakyatjabarnews.com.

Baca Juga :  Nyamar Jadi Petugas, Pencuri Embat Ratusan Meter Kabel Telkom

Lanjut Gumilar, mengatakan kawanan begal tersebut dikenal cukup sadis. Selain itu juga, tidak segan-segan melukai korbannya dengan senjata api rakitan yang dibawa kawanan pelaku.

Karena pelaku melakukan perlawanan saat akan di tangkap, petugas akhirnya melakukan tindakan tegas dengan menembak ke arah kaki.
Tetapi, karena pelaku menyerang sambil dalam posisi terhuyung sehingga tembakan mengenai rahang pelaku. Pelaku pun dibawa ke Rumah sakit Pelabuhan Kota Cirebon untuk mendapat perawatan.

“Tembakan peringatan ke udara sebanyak dua kali. Namun, pelaku yang menggunakan sepeda motor Vario warna putih, melakukan perlawanan dan melakukan penembakan dengan menggunakan senjata jenis pistol, senjata pelaku tersebut tidak meletus. Petugas berhasil melumpuhkan satu pelaku,” tutupnya.(ymd/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Parlemen Bayangan Soroti Lemahnya Pengawasan MBG Usai 400 Siswa Diduga Keracunan di Cirebon
16 Orang Diamankan, Polda Metro Jaya Bongkar Dua Lokasi Produksi Obat Keras Ilegal
Pokdarwis Kuya Asih Perkuat Promosi Digital Wisata Belawa
Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon
Polri Gerebek Kampung Ambon dan Boncos, 24 Orang Diamankan
Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur
Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik
Geotermal Ciremai Ditolak, Hamzaiya Ingatkan Cirebon Timur Tak Abaikan Lingkungan

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Parlemen Bayangan Soroti Lemahnya Pengawasan MBG Usai 400 Siswa Diduga Keracunan di Cirebon

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:41 WIB

16 Orang Diamankan, Polda Metro Jaya Bongkar Dua Lokasi Produksi Obat Keras Ilegal

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:14 WIB

Pokdarwis Kuya Asih Perkuat Promosi Digital Wisata Belawa

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:28 WIB

Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 05:57 WIB

Polri Gerebek Kampung Ambon dan Boncos, 24 Orang Diamankan

Berita Terbaru