RE Tinjau Banjir Akibat Runtuhnya Tembok Swalayan Naga Pondok Melati.

- Redaksi

Senin, 12 November 2018 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Bekasi – Dapati kabar dari warga terkait banjir di daerah Kecamatan Pondok Melati tepatnya di wilayah RT. 08 RW 10 Kelurahan Jatirahayu Kecamatan Pondok Melati, Walikota Bekasi Dr. Rahmat Effendi meninjau langsung didampingi oleh Camat Pondok Melati, Ika Indah Yanti, Plt. Kepala Dinas BSMDA, Arief Maulana, Kepala Plt. DISTARU, Ebih Martini dan dinas terkait lainnya.

Menurut warga, Banjir di wilayah tersebut dikarenakan adanya tembok Swalayan Naga yang ambruk menimpa saluran air dan menutupi aliran jalan air sehingga air meluap ke rumah-rumah warga, dapat di sinyalir bahwa ketinggian air mencapai 40 cm sampai dengan 60 cm.

Baca Juga :  Kepala Desa Tuntut Masa Jabatan 9 Tahun, Anggota DPR: Pemerintah Sudah Ok

“Padahal dulu pas saya kunjungan kesini saya minta dilebihin 2 meter untuk pelebaran saluran, tapi tidak sampai 2 meter nyatanya,” ujar Walikota Bekasi kepada warga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan adanya kejadian tersebut Wali Kota Bekasi, Dr. Rahmat Effendi memerintahkan agar semua SKPD terkait ikut serta evaluasi dari site plan, AMDAL dan lainnya, tidak hanya itu, Wali Kota juga menegintruksikan kepada  Camat Pondok Melati, UPTD Wasdal, beserta yang lainnya untuk ikut serta dalam mengawasi pembangunan yang ada, khususnya pembangunan swalayan naga yang sedang berlangsung.

Baca Juga :  Pemukiman warga Kampung Lembur Warung Desa Batulawang Diterjang Banjir

Telihat, tembok yang ambruk di karenakan tembok tersebut tidak ada pegangan untuk berdiri kokoh dan batas antara tembok dengan warga yang terlalu dekat, ditakutkan kalau tembok sampai ambruk lagi dan mengenai warga bisa sangat membahayakan atau banguan warga yang berdekatan juga bisa hancur tertiban tembok tersebut.

Dalam sidaknya, Wali Kota juga menyarankan untuk saluran air yang didepan gedung swalayan harus dibuat cekung ke atas, dan di beri sekitar 2 meter untuk saluran air sehingga batas antara rumah warga dengan tembok swalatan naga tidak terlalu dekat.

Baca Juga :  Peduli Banjir, Cinity Cikarang Salurkan Bantuan CSR Kepada Korban yang Terdampak

Tak lupa juga Wali Kota Bekasi menyarankan agar warga melaporkan kepada kepolisian terkait dengan dampak dari pembangunan swalayan naga yang merugikan warga setempat, sesuai prosedur saja, laporkan karena membahayakan bagi wilayah setempat.

“Demi kenyamanan warga setempat juga, kami dari Pemerintah Kota Bekasi berterimakasih atas laporan yang sangat sigap, kami akan membereskan langsung untuk keamanan warga sekitar dan akan tetap menegur pihak swasta tersebut, Camat akan menindaklanjnjuti kejadian ini.” Tegas Rahmat Effendi. (ziz/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PSEL TPA Burangkeng Bekasi Siap Dilelang, Target Operasi 2028
TPS Ilegal di Tambun Utara Ditutup, Plt Bupati Bekasi: Dampaknya Sudah Ganggu Kesehatan
Jangan Abaikan! Ini 5 Poin Penting dari Plt Bupati Bekasi untuk Pemerintahan Desa
Tirta Bhagasasi Evaluasi Kerja Sama Air Curah demi Layanan Lebih Optimal
Tropicana Slim Ajak Masyarakat Kejar Remisi Diabetes Lewat Beat Diabetes 2026
PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata
Bekasi Luncurkan Sekolah Peduli Pendengaran
Dokter Gigi Bekasi Kurang
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 20:21 WIB

PSEL TPA Burangkeng Bekasi Siap Dilelang, Target Operasi 2028

Selasa, 14 April 2026 - 13:25 WIB

TPS Ilegal di Tambun Utara Ditutup, Plt Bupati Bekasi: Dampaknya Sudah Ganggu Kesehatan

Selasa, 14 April 2026 - 11:33 WIB

Jangan Abaikan! Ini 5 Poin Penting dari Plt Bupati Bekasi untuk Pemerintahan Desa

Senin, 13 April 2026 - 16:37 WIB

Tirta Bhagasasi Evaluasi Kerja Sama Air Curah demi Layanan Lebih Optimal

Minggu, 12 April 2026 - 10:40 WIB

PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata

Berita Terbaru

Rapat koordinasi rencana pembangunan PSEL di TPA Burangkeng yang diikuti jajaran Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara secara daring di Command Center Diskominfosantik, Selasa (14/4/2026).

Pemerintahan

PSEL TPA Burangkeng Bekasi Siap Dilelang, Target Operasi 2028

Selasa, 14 Apr 2026 - 20:21 WIB

Anda Kurang Beruntung !