UKM di Cirebon Timur Kurang Satu Hal, Apa itu?

- Redaksi

Rabu, 31 Oktober 2018 - 16:33 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN, Cirebon – Perkembangan UKM mendapatkan perhatian dari berbagai pihak, salah satunya dari Akademisi Bisnis dan Kewirausaan dan Ekonomi Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon.

Perlu ada peningkatan managerial capabilities dari para pelaku UKM di Kabupaten Cirebon, bagaimana management yang baik dalam mengelola usahanya.

“UKM di Cirebon perlu menertibkan pembukuan dalam bisnisnya, seperti dalam hal penggajian karyawan dan lain sebagainya,”ujarnya DR. Kartono Dosen Bisnis Kewirausahaan kepada media rakyatjabarnews.com, Rabu (31/10/2018).

Selain itu untuk bisa mengakses market harus mengikuti standard, mulai dari product dan package agar bisa mengakses ke pasar modern.

“Product UKM harus juga memiliki packaging baik, agar bisa masuk ke pasar modern.”

Baca Juga :  Pemkot Bekasi Terapkan Pegawai Bisa Bekerja di Rumah

Sedangkan menurut Dosen Unswagati, Rahmadi, SE. MM melihat UKM di Kabupaten Cirebon akan lebih maju jika memilik branding yang gampang diingat oleh masyarakat.

“Branding sangat berpengaruh untuk product UKM agar mudah di ingat konsumen.”

Masih menurut Rahmadi perkembangan UKM harus mendapatkan dorongan dari berbagai pihak seperti dari Dinas Koprasi dan UKM atau pihak lainnya.

Baca Juga :  Setelah Kemarin Bertopi Awan, Hari Ini Gunung Ciremai ‘Menghilang

“Memeng perlu sinergi baik pelaku UKM dengan stakeholders yang ada disini, dengan harapan para UKM di Wilayah Timur Cirebon dapat berkembang seperti UKM di Wialayah Barat Cirebon yang sudah maju,” tandasnya.(ymd/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Parlemen Bayangan Soroti Lemahnya Pengawasan MBG Usai 400 Siswa Diduga Keracunan di Cirebon
Pokdarwis Kuya Asih Perkuat Promosi Digital Wisata Belawa
Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon
Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur
Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik
Geotermal Ciremai Ditolak, Hamzaiya Ingatkan Cirebon Timur Tak Abaikan Lingkungan
BBWS Cimancis Salurkan 15.000 Liter Air ke Sawah Terdampak Kekeringan di Cirebon
Bukan di China, Gedung Bertulisan Mandarin Ini Berdiri di Bypass Cirebon

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Parlemen Bayangan Soroti Lemahnya Pengawasan MBG Usai 400 Siswa Diduga Keracunan di Cirebon

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:14 WIB

Pokdarwis Kuya Asih Perkuat Promosi Digital Wisata Belawa

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:28 WIB

Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik

Berita Terbaru