Setelah Akreditasi, Puskesmas DTP Kamarang punya Program Inovasi

- Redaksi

Jumat, 19 Oktober 2018 - 15:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Cirebon – Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) DTP Kamarang yang terletak diujung wilayah selatan Kabupaten Cirebon kini mengalami perubahan drastis dalam pelayanan maupun sarana prasarana penunjang lainnya.

Selidik punya selidik ternyata Puskesmas ini telah kedatangan Tim penilai Akreditasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Ditemui diruang kantornya, dr. Hj. Eli Toyibah menjelaskan jika Puskesmas yang dipimpinnya baru saja menyelesaikan tahapan penilaian kelengkapan administrasi, pelayanan dan prasarana dari Tim Akreditasi Kementrian Kesehatan RI.

“Puskesmas kami baru saja melaksanakan akreditasi,”ungkapnya kepada rakyatjabarnews.com, Jumat (19/10/2018)
Hajah Eli menambahkan dirinya merupakan orang baru dilingkungan Puskesmas Kamarang yang hanya berselang kurang dari satu pekan harus melaksanakan Akreditasi yang telah dijadwalkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon.

“Alhamdulillah walaupun dalam masa transisi berkat kerja keras dari seluruh tim, kami telah berhasil melakasanakan tahapan demi tahapan dalam penilaian Akreditasi.”

Baca Juga :  Diskominfosantik Perkuat Layanan PPID dan SP4N LAPOR

Masih menurut Hajah Eli sebagai Kapala Puskesmas yang baru tentu akan berusaha memperbaiki yang dirasa masih kurang, selain itu Puskesmas yang dipimpinnya juga memiliki program inovasi JANGKAR EMAS (Jaringan kamarang edukasi mencari sasaran ) adalah kegiatan kunjungan rumah, dengan membawa instrumen.

“Selain menjalankan program program dari Dinas Kesehatan, kami juga memiliki program inovasi Jangkar Emas yang baru diLaunching pads 29 agustus lalu yang meliputi rendahnya cakupan 5 program yaitu Kia, Gizi, Promkes, Kesling dan TB paru.”

Baca Juga :  Aneh, RAB Bestek Ditolak Cipta Karya Kabupaten Cirebon

Kami melibatkan kader posyandu dalam mamantau permasalahan kesehatan masyarakat, karena ke 5 program di atas berada di wilayah posyandu, kader melaporkan kepada Bidan Desa bisa melalui watsapp atau tatap muka langsung.

“Proses pelaksanaan Jangkar Emas setelah mendapatkan informasi dari kader, maka Bidan Desa menindak lanjutinya dengan cara kunjungan ke rumah, sedangkan kader hanya mendampingi saja karena yang mengisi instrumen adalah petugas kesehatan,” tutupnya.(ymd/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jakarta Fair 2026 Dibuka, Pramono Sebut Tahun Ini Spesial Jelang 500 Tahun Jakarta
Hari Lingkungan Hidup 2026, Pemkot Bekasi Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan
Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif
Disdamkarmat Kabupaten Bekasi Turunkan Kekuatan Penuh Hadapi Kebakaran Gudang Limbah
Pasien Dirawat di Rumah Sakit, Tim Adminduk Cikarang Pusat Jemput Bola Rekam E-KTP ke Ruang Perawatan
Pemkab Bekasi Bidik Pajak Air Tanah, Ribuan Perusahaan Siap Diawasi
Sapi Kurban Presiden 1,2 Ton Tiba di Jatiasih, Warga Sambut Haru

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:41 WIB

Jakarta Fair 2026 Dibuka, Pramono Sebut Tahun Ini Spesial Jelang 500 Tahun Jakarta

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:19 WIB

Hari Lingkungan Hidup 2026, Pemkot Bekasi Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:53 WIB

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:36 WIB

500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif

Minggu, 31 Mei 2026 - 23:00 WIB

Disdamkarmat Kabupaten Bekasi Turunkan Kekuatan Penuh Hadapi Kebakaran Gudang Limbah

Berita Terbaru