Ketua DPRD Bekasi Dorong Pembangunan Ekosistem Ekonomi Baru dan Ikon Daerah

- Redaksi

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 15:25 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Ade Sukron, pada Sabtu (15/8/2026).

i

Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Ade Sukron, pada Sabtu (15/8/2026).

KABUPATEN BEKASI – Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Ade Sukron meminta pemerintah daerah memastikan pembangunan tidak berjalan sendiri-sendiri, tetapi saling terhubung dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi baru.

Hal itu disampaikan Ade Sukron usai menghadiri rapat paripurna DPRD dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Bekasi ke-76, Sabtu (15/8/2026).

Ade mengatakan DPRD mendorong agar program pembangunan yang telah direncanakan dapat segera direalisasikan dan memberikan dampak langsung kepada masyarakat.

“Masukannya tentu saja kita berharap pembangunan bisa dilaksanakan dan hal-hal yang terkoneksi untuk pembangunan bisa dihasilkan,” ujar Ade.

Ia menilai pembangunan juga perlu diarahkan untuk membentuk ekosistem perekonomian baru di Kabupaten Bekasi.

Selain pembangunan ekonomi, Ade menyoroti kebutuhan Kabupaten Bekasi memiliki ikon daerah sekaligus ruang interaksi masyarakat.

Menurutnya, hingga kini Kabupaten Bekasi belum memiliki kawasan yang benar-benar dikenal sebagai pusat interaksi masyarakat seperti alun-alun di sejumlah daerah lain.

“Kalau orang menyebut alun-alun, Bekasi ini di mana alun-alunnya? Alun-alun itu tempat interaksi,” katanya.

Baca Juga :  Potong Tumpeng, Rapat Paripurna Istimewa HUT Kota Bekasi ke 23 Tahun

Untuk sementara, Ade menyebut Stadion Wibawa Mukti dapat dimanfaatkan sebagai ruang berkumpul masyarakat.

Namun, DPRD bersama pemerintah daerah akan membahas lebih lanjut lokasi yang dapat dikembangkan menjadi ruang publik sekaligus ikon Kabupaten Bekasi.

Ade mengatakan kawasan tersebut idealnya terintegrasi dengan sejumlah fasilitas masyarakat, seperti masjid, pusat olahraga dan ruang interaksi.

“Di situ ada Masjid Agung, ada Sport Center, ada tempat interaksi masyarakat. Ini nanti kita coba lanjutkan ide-ide tersebut,” ujarnya.

Baca Juga :  Disdamkar Kab bekasi Menggelar Skill Competition

Ade menambahkan, DPRD akan terus berkomunikasi dengan pemerintah daerah untuk mengawal program pembangunan.

Menurutnya, kolaborasi antara DPRD dan pemerintah daerah diperlukan agar pembangunan Kabupaten Bekasi dapat berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.

Momentum Hari Jadi Kabupaten Bekasi ke-76 diharapkan menjadi kesempatan untuk memperkuat pembangunan, menciptakan pusat ekonomi baru serta menghadirkan ruang publik yang dapat menjadi identitas daerah.

(*)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Hina Wartawan dan Institusi Pers, Kadis LH Bekasi Berurusan dengan Polisi
MARAKA Kenalkan Sustainability dan Budaya kepada Siswa SMPN 4 Cibitung
BRIN Siapkan Mesin Air 10 Ribu Liter per Hari untuk Sekolah Rakyat
Kepala DLH Kabupaten Bekasi Bantah Tudingan Usir dan Hina Wartawan
Pemkot Bekasi Bongkar 88 Bangunan Liar di Lahan PJT II
Aksi Damai Digelar 15 Oktober, Wartawan Desak Pemkab Bekasi Periksa Dugaan Perlakuan Tak Patut
Pemkab Bekasi Bentuk Tim Lintas-OPD Tangani Kemiskinan hingga Desa
Kemendes PDT dan Pemkab Bekasi Perkuat Sinergi Tekan Kemiskinan Desa

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 22:52 WIB

Dugaan Hina Wartawan dan Institusi Pers, Kadis LH Bekasi Berurusan dengan Polisi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:00 WIB

MARAKA Kenalkan Sustainability dan Budaya kepada Siswa SMPN 4 Cibitung

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:13 WIB

BRIN Siapkan Mesin Air 10 Ribu Liter per Hari untuk Sekolah Rakyat

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:43 WIB

Kepala DLH Kabupaten Bekasi Bantah Tudingan Usir dan Hina Wartawan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:31 WIB

Pemkot Bekasi Bongkar 88 Bangunan Liar di Lahan PJT II

Berita Terbaru

Petugas gabungan memeriksa lokasi yang diduga berkaitan dengan aktivitas penyalahgunaan narkoba dalam operasi di Jakarta Barat.

Jakarta

Polri Gerebek Kampung Ambon dan Boncos, 24 Orang Diamankan

Sabtu, 10 Okt 2026 - 05:57 WIB