Wow, Gara-gara off Pelayanan Publik di Kota Bekasi Sampai Kemendagri

- Redaksi

Rabu, 1 Agustus 2018 - 13:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com, Bekasi– Kasus penghentian pelayanan publik yang terjadi di Kota Bekasi sudah sampai ke Kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Menurut recana, pejabat dari Direktorat Jenderal Otonomi Daerah (Ditjen Otda) dan Inspektorat Jenderal Kemendagri akan memberikan keterangan pres soal itu siang ini.

“Kementerian Dalam Negeri bsk siang [hari ini, Rabu 1 Agustus] direncanakan akan menyelenggarakan Konferensi Pers terkait tanggapan Kemendagri terkait informasi penghentian pelayanan publik di kecamatan dan kelurahan di Kota Bekasi.”

Kisruh di internal Pemkot Bekasi antara Pj Wali Kota Bekasi Ruddy Gandakusumah dan mantan Sekda Pemkot Bekasi Rayendra Sukarmaji menjadi pemberitaan utama sejumlah media dalam 24 jam terakhir.

Ombudsman RI bahkan menganggap persoalan ini sangat serius karena merembet ke persoalan mogok yang dilakukan ASN saat memberikan pelayanan publik di seluruh kelurahan dan kecamatan yang ada di Bekasi, pada Jumat (27/7/2018) lalu.

Baca Juga :  TikTok Berujung Maut, Remaja Putri di Cikarang Tewas Tersengat Listrik

Uniknya, seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Kota Bekasi bersepakat mendukung mantan Sekda Rayendra Sukarmadji atas polemik yang terjadi antara dia dan Pj Wali Kota Bekasi. Kabag Humas Pemkot Bekasi, Sajekti Rubiah mengatakan seluruh Kepala OPD di hadapan awak media menunjukkan solidaritas terhadap Rayendra.

Sementara itu, Rayendra diketahui balik melaporkan Pj Wali Kota Bekasi Ruddy Gandakusumah ke Pj Gubernur Jawa Barat. Mantan Sekda mengirim surat ke Pj Gubernur Jabar dan memberi tahu terkait situasi terkini di Kota Bekasi. Laporan Rayendra salah satunya terkait dengan pelaporan dirinya ke Bareskrim oleh Ruddy Gandakusumah dan bagaimana cara komunikasi Pj Wali Kota yang dianggap kurang bisa merangkul pegawai di lingkungan Pemkot Bekasi.(izi/RJN)

Baca Juga :  Pelajar SMPN 12 Kota Bekasi Didatangi oleh Satuan Kepolisian Metro Bekasi Kota

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Kota Bekasi Soroti Dana Hibah Rp100 Juta per RW, Baru 65 RW Ajukan Pencairan
Tri Adhianto Evaluasi 364 ASN Tak Hadir Apel, Pemkot Bekasi Telusuri Kendala Presensi Mobile
Nobar Piala Dunia 2026 Jadi Ajang Satukan Masyarakat, Plt Bupati Bekasi: Bekasi Harus Jadi Super Team
Wali Kota Bekasi Tekankan Pembangunan SDM di Temu Karya Karang Taruna VII
Formateur HMI Bekasi: Hilirisasi SDA dan MBG Bisa Jadi Mesin Penggerak Ekonomi Rakyat
Ratusan Warga di Cikarang Serukan Lanjutkan Program Makan Bergizi Gratis
Kursi Dirtek Tirta Patriot Memanas! DPRD Bekasi Minta Seleksi Transparan, Ini 3 Kandidat Terkuat
Wali Kota Bekasi Pangkas Iring-Iringan Kendaraan Dinas, Kini Cukup Satu Mobil Bersama Staf

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:54 WIB

DPRD Kota Bekasi Soroti Dana Hibah Rp100 Juta per RW, Baru 65 RW Ajukan Pencairan

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:42 WIB

Tri Adhianto Evaluasi 364 ASN Tak Hadir Apel, Pemkot Bekasi Telusuri Kendala Presensi Mobile

Senin, 22 Juni 2026 - 12:55 WIB

Nobar Piala Dunia 2026 Jadi Ajang Satukan Masyarakat, Plt Bupati Bekasi: Bekasi Harus Jadi Super Team

Sabtu, 20 Juni 2026 - 20:10 WIB

Wali Kota Bekasi Tekankan Pembangunan SDM di Temu Karya Karang Taruna VII

Sabtu, 20 Juni 2026 - 15:42 WIB

Formateur HMI Bekasi: Hilirisasi SDA dan MBG Bisa Jadi Mesin Penggerak Ekonomi Rakyat

Berita Terbaru