Radiasi yang Meningkat Saat Gerhana Bulan Total Adalah Hoax

- Redaksi

Sabtu, 28 Juli 2018 - 08:07 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Jakarta-PLT Kepala Pusat Seismologi Teknik Geofisika Potensial dan Tanda Waktu, Bambang Setiyo Prayitno menyatakan berita radiasi yang meningkat saat gerhana bulan total adalah hoax.

“Itu berita hoax ya,” ujar Bambang di Gedung A BMKG Lantai 13, Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (28/7/2018).

Bambang mengatakan ledakan intens radiasi yang berasal dari pelepasan energi magnetik yang berhubungan dengan sunspot disebut sebagai Solar Flare.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jadi memang kalau kita sebut dengan Solar Flare jadi dari angin matahari atau badai matahari,” katanya.

Solar Flare sendiri terjadi hingga dua sampai tiga hari, Bambang mengatakan tidak mungkin bisa terjadi secara tiba-tiba.

“Jadi proses badai magnet itu waktunya dua sampai tiga hari jadi gak mungkin tiba-tiba ada peristiwa seperti itu dan dari hasil pantauan tidak ada peristiwa seperti itu,” katanya.

Baca Juga :  Buronan Pemerkosa Anak Kandung di Sidoarjo Ditemukan Tewas di Surabaya

Sementara itu, Deputi Bidang Geofisika BMKG, Muhammad Sadly mengatakan jika memang ada berita tidak benar itu menjadi tantangan bagi BMKG.

“Saya tambahkan jadi memang kalau ada fenomaena seperti ini berita hoax banyak sekali itu juga tantangan bagi kami di samping kami lakukan pemantauan kita juga harus hapus hoax gitu, jadi jangan sampai hoax berantai,” ujar Sadly.

Baca Juga :  Kuota Haji Indonesia Tahun Ini 221 Ribu, Tak Ada Pembatasan Usia

Sadly mengingatkan jika informasi bukan dari BMKG sebaiknya tidak perlu dipercaya.

“Kita juga BMKG fungsinya memberikan informasi tapi selama bukan dari BMKG itu saya pikir gak usah dipercaya karena masyarakat harus mengikuti informasi dari BMKG,” (rls/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari NTT Menuju Dunia, Lanud El Tari Bidik Lahirnya Atlet Panahan Berprestasi
XL Ultra 5G+ Hadir di Yogyakarta dan Solo, Paket Mulai Rp50 Ribu
Warga Bekasi Galang Rp2,1 Miliar, Bangun Rumah Sakit di NTT
Adira Finance Satukan Operasional Mandala, Perluas Layanan Pembiayaan
Ribuan Warga Palembang Tumpah Ruah di SMARTFREN FUN RUN 5G
Wapres Gibran Jenguk Korban Dugaan Keracunan MBG di Batang, Moh Bisri Soroti Pengawasan
Dukung Zero ODOL 2027, Jasa Marga dan Polisi Tertibkan 36 Truk Bermuatan Berlebih di Tol Belmera
10 Hari Tanpa Jejak, Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Kru Arupadhatu I Dihentikan

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 13:57 WIB

Dari NTT Menuju Dunia, Lanud El Tari Bidik Lahirnya Atlet Panahan Berprestasi

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:01 WIB

XL Ultra 5G+ Hadir di Yogyakarta dan Solo, Paket Mulai Rp50 Ribu

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:37 WIB

Warga Bekasi Galang Rp2,1 Miliar, Bangun Rumah Sakit di NTT

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:57 WIB

Adira Finance Satukan Operasional Mandala, Perluas Layanan Pembiayaan

Selasa, 29 September 2026 - 17:44 WIB

Ribuan Warga Palembang Tumpah Ruah di SMARTFREN FUN RUN 5G

Berita Terbaru

Direktur Ekosistem Media pada Direktorat Jenderal Komunikasi Publik dan Media Komdigi, Farida Maharani.

Bogor

Komdigi: Takedown Konten Medsos Tak Bisa Sembarangan

Rabu, 4 Nov 2026 - 22:24 WIB