Dinas P2KP Gelar Lomba LCM B2SA

- Redaksi

Kamis, 3 Mei 2018 - 15:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Pemerintah Kota Cirebon melalui Dinas Pangan, Pertanian, Kelautan dan Perikanan (P2KP) menggelar Lomba Cipta Menu Beragam Bergizi Seimbang dan Aman (LCM B2SA) di halaman Grage City Mall Kota Cirebon, Jl. Jendral Ahmad Yani Kota Cirebon, Kamis (3/5). Lomba tersebut diikuti oleh ibu-ibu PKK dari 22 kelurahan di Kota Cirebon.

Kepala Dinas P2KP Dewi Maharani mengatakan, lomba LCM B2SA ini selalu rutin diadakan setiap tahun. Dan pemenangnya, akan dikirim ke Bandung untuk mewakili Kota Cirebon.

Baca Juga :  Wakili Kabupaten Bekasi,  Yaceu: Mohon Doa dan Dukungannya

“Lomba ini diikuti oleh ibu-ibu PKK dari 22 kelurahan. Masing-masing tim terdiri dari 2 orang,” jelasnya saat ditemui awak media usai memberikan penghargaan kepada pemenang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Maharani menjelaskan, B2SA ini adalah pengganti dari istilah 4 sehat 5 sempurna. Jadi, makanan-makanan yang dilombakan di sini adalah memenuhi aspek B2SA.

Dia melanjutkan, kegiatan yang hanya berlangsung satu hari ini menyajikan tiga menu, yakni menu sarapan, makan siang, dan makan malam. Untuk sarapan, dimasak dan dihidangkan di tempat lomba. Sedangkan untuk makan siang dan makan malam, dimasaknya di rumah. Hanya menghidangkannya saja yang dilakukan di tempat lomba.

Baca Juga :  Sekda Kab. Bekasi Melantik 6 Pejabat Fungsional Pengawas

“Penilaiannya berdasarkan keberagaman, nilai gizinya, dan tampilannya,” terangnya.

Dengan adanya kegiatan ini, dirinya berharap agar masyarakat lebih mengenal menu B2SA, dan juga lebih kreatif falam menghidangkan menu-menu.

Baca Juga :  Yoyon Pesimis Gedung Setda Selesai Akhir Tahun

Sedangkan menurut salah satu juri lomba, Chef Ramli, yang dilombakan dalam kegiatan tersebut adalah makanan-makanan untuk gaya hidup sehat, serta memanfaatkan bahan-bahan pokok di sekitar.

“Dengan adanya makanan etnik ini, bisa memberikan banyak manfaat untuk kesehatan. Karena itu, perlu digalakkan menu tradisional yang berasal dari kebon untuk menangkal segala macam penyakit kanker penuaan dini,” pungkas chef yang tergabung dalam Ikatan Chef Indonesia untuk Ciayuamajakuning ini.(Juf/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sapi Kurban Presiden 1,2 Ton Tiba di Jatiasih, Warga Sambut Haru
Keren! Warga Tambun Sulap Minyak Jelantah Jadi Dana Posyandu dan Kegiatan Sosial
Bapenda Bekasi Apresiasi PLN Cikarang Tertib Setor PPJ
SPMB 2026 Kota Bekasi, Pemkot Pastikan Semua Anak Bisa Sekolah
Ketua DPRD Kota Bekasi Dukung Program Literasi Digital JMSI Bekasi Raya
HBH Lamahu Bekasi Pererat Harmoni Budaya di CFD
Pasar Tumpah Cikarang Bakal “Disapu Bersih”, TNI-Polri Siaga 24 Jam!
Asep Surya Ajak Infocity Kawal Program Bekasi, Fokus Sampah hingga Banjir

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:59 WIB

Sapi Kurban Presiden 1,2 Ton Tiba di Jatiasih, Warga Sambut Haru

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:40 WIB

Keren! Warga Tambun Sulap Minyak Jelantah Jadi Dana Posyandu dan Kegiatan Sosial

Senin, 25 Mei 2026 - 09:37 WIB

Bapenda Bekasi Apresiasi PLN Cikarang Tertib Setor PPJ

Senin, 11 Mei 2026 - 21:59 WIB

SPMB 2026 Kota Bekasi, Pemkot Pastikan Semua Anak Bisa Sekolah

Senin, 11 Mei 2026 - 14:41 WIB

Ketua DPRD Kota Bekasi Dukung Program Literasi Digital JMSI Bekasi Raya

Berita Terbaru