RakyatJabarNews.com, Cirebon – Jejaring sosial Facebook dan Media Sosial lainnya yang menjadi arena pembuatan opini publik jelang Pilkada Kabupaten Cirebon akan dipatroli oleh Tim Cyber Polres Cirebon yang bekerja sama dengan Panwaslu Kabupaten. Mereka siap memelototi setiap akun yang menyebarkan politik Sara dan ujaran kebencian, akan dibidik penegak hukum Polres Cirebon.
Seperti yang diungkapkan Wakapolres Cirebon Kompol Wadi seusai menghadiri Deklarasi menolak Politik Uang dan Politik sara di salah satu hotel di
bilangan jalan Tuparev, Kamis (15/2). Dia menegaskan bahwa kepolisian sudah membentuk Tim Cyber yang akan mempatroli Media Sosial yang isinya negatif yang mempolitisasi sara yang membahayakan Demokrasi pada Pemilihan Kepala Daerah di Kabupaten Cirebon.
“Kami kepolisian sudah membentuk Tim Cyber yang akan mempatroli Media Sosial untuk mencari konten negative yang mempolitisasi sara yang merongrong Demokrasi,” jelasnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dikatakan Kompol Wadi, khususnya Politik Uang yang dilakukan oleh Paslon dan Tim Suksesnya akan berkordinasi dengan Gakkumdu, sehingga jelas sangsinya apakah masuk ranah pidana atau sangsi administrasi.
Kompol Wadi berpesan untuk masyarakat yang kedapatan memposting ujaran kebencian akan ditindak tegas sesuai perundang undang yang berlaku.
“Khusus untuk politik uang, akan berkordinasi dengan Gakkumdu, sehingga penangannya khusus mana yang administrasi mana yang pidana akan di tindak tegas para pelakunya tidak terkecuali para paslon dan Tim Suksesnya,” terangnya.
Kompol Wadi menegaskan dalam melakukan patroli cyber, Polres Cirebon menggandeng Panitia Pengawas Pemilu untuk mempatroli jejaring sosial pada Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Cirebon. Pihak Kepolisian berharap para Paslon dewasa sehingga para Tim Sukses tidak melakukan perbuatan yang melanggar etika norma masyarakat dan melanggar hukum.
“Kami berharap para paslon dan tim suksesnya bisa dewasa dalam berdemokrasi sehingga tidak melakukan kampanye hitam dan mempolitisasi Sara,” jelasnya.
Ditegaskan Kompol Wadi, unsur politisasi sara yang akan menjadi bidikan pada Media Sosial oleh Tim Cyber, khususnya kampanye di Media Sosial oleh para Tim Sukses, karena Pemerintah telah mengatur secara khusus kampanye di Media Sosial.
“Kami siap membidik pelaku yang memposting hal hal negative yang dilarang oleh peraturan Pemerintah tentang Politik Sara dalam kampanye pada Pilkada Cirebon,” pungkasnya.(Ymd/RJN)









