4.00 Surat Suara Pilkades di Buang Sia-sia, Warga Ngeluh

- Redaksi

Minggu, 26 Agustus 2018 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Bekasi-Pemilihan Kepala Desa Karangharja, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, yang digelar, Minggu (26/08/2018) kemarin, dikeluhkan ratusan warga. Pasalnya, warga Pebayuran merasa dibatasi untuk memberikan hak pilihnya.

Warga Kampung Teluk Bango RT 01/01 Dusun I Desa Karangharja, Saeful Bahri (34) mengatakan, dirinya beserta ratusan warga lainnya merasa dirugikan hak demokrasinya untuk memilih pemimpin di desanya. Kenyataan itu harus pupus oleh keputusan sepihak yang dilakukan oleh panitia Pilkades di tempatnya,” bebernya, Senin (27/08/2018).

Baca Juga :  Suharso Manoarfa Bakar Semangat Kader PPP Kabupaten Bekasi

“Itukan dalam surat undangan untuk pemilihan ditulis waktu pencoblosan dari pukul 07:00 WIB hingga pukul 14:00 WIB, tapi pada kenyataannya pihak panitia menutup waktu pendaftaran pukul 12:00 WIB tanpa alasan apapun,” Saeful.

“Hak-hak demokrasi kami seperti dibatasi oleh panitia, dan kami merasa dirugikan akibat keputusan yang dilakukan oleh panitia soal waktu pencoblosan yang ditutut secara sepihak,” keluhnya.

Dari jumlah 5.719 daftar pemilih tetap (DPT), akhirnya yang bisa ikut mencoblos hanya sekitar 5.256 orang, masih sekitar 400 lebih warga yang tidak bisa ikut mencoblos.

Baca Juga :  Pj. Wali Kota Bekasi Dukung Pengembangan Sektor Kuliner Melalui Temu UMKM Kuliner Sukses Kota Bekasi

“Kami berharap kepada penegak hukum dan pemerintah daerah dapat memberi sanksi serta menindak tegas kelakuan panitia sesuai peraturan dan perundang-undangan yang berlaku, karena telah merenggut hak demokrasi warga untuk memilih. Pasalnya dengan kesewenang-wenangan panitia pemilihan, kami berasumsi bahwa ada salah satu calon yang dimenangkan,” pungkas Saeful.(red/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Plh Wali Kota Bekasi Terima Kunjungan DPRD Banjarbaru, Bahas Strategi Tingkatkan PAD
Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif
Terungkap! Pembunuhan WN Korea di Bekasi Dirancang Berbulan-bulan, Mantan Istri Diduga Jadi Dalang
Harlah Pancasila 2026, Plt Bupati Bekasi Tegaskan Pancasila Benteng Bangsa Hadapi Tantangan Global
Alumni BEM Nusantara Matangkan Pelantikan Pengurus Besar, Sejumlah Menteri Dijadwalkan Hadir
Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi, Polisi Temukan Luka Benda Tajam dan Tumpul
Geger di Bekasi! Pipa Gas Diduga Kena Beko, Air Menyembur Setinggi 4 Meter

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:41 WIB

Plh Wali Kota Bekasi Terima Kunjungan DPRD Banjarbaru, Bahas Strategi Tingkatkan PAD

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:36 WIB

500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif

Selasa, 2 Juni 2026 - 13:53 WIB

Terungkap! Pembunuhan WN Korea di Bekasi Dirancang Berbulan-bulan, Mantan Istri Diduga Jadi Dalang

Senin, 1 Juni 2026 - 10:01 WIB

Harlah Pancasila 2026, Plt Bupati Bekasi Tegaskan Pancasila Benteng Bangsa Hadapi Tantangan Global

Minggu, 31 Mei 2026 - 08:02 WIB

Alumni BEM Nusantara Matangkan Pelantikan Pengurus Besar, Sejumlah Menteri Dijadwalkan Hadir

Berita Terbaru