“Kami memiliki pendamping yang dinamakan pertumbuhan kelompok mingguan, mereka akan mendorong agar nasabah bisa naik kelas, jika sudah naik kelas nasabah akan dibantu melalui BRI dan pegadaian. Kami berkomitmen memperkuat UMKM, bukan hanya menghadirkan pembiayaan finansial modal tapi juga memberikan intelektual modal
Ia berharap melalui kegiatan ini, nasabah PNM akan semakin maju dalam usahanya serta nasabah juga semakin bertambah agar bisa terus dibantu permodalannya.
“Semoga nasabah di tahun-tahun mendatang bisa bertambah dan makin banyak membantu pelaku usaha kecil
Walikota Bekasi Tri Adhianto mengapresiasi apa yang sudah dilakukan PNM dengan memberikan bantuan permodalan, karena pelaku umkm yang membuat ekonomi Kota Bekasi tangguh.
“Berdasarkan data di kami, dari 250 ribu penggiat umkm kini sudah tercatat 500 ribu. Kita mesti belajar dari pelaku umkm, mereka ini tertib membayar perminggu, atau perbulan, ini yang harus jadi motivasi. Pemerintah juga akan memberikan apresiasi agar umkm bisa naik kelas
Tri juga menyebut apa yang dilakukan PNM bisa diadopsi dan diimplikasi melalui program Pemkot. Apalagi dukungan Pemkot terhadap pembiayaan permodalan sudah dilakukan melalui BUMD Bank Syariah Patriot sebesar Rp45 miliar di APBD Murni dan Rp10 miliar di APBD perubahan.
“Nantinya kami adopsi dan simplikasi agar bisa memberikan bantuan secara langsung bagi pelaku umkm. Pelaku umkm patut diapresiasi karena mampu meningkatkan perekonomian. Saya harap umkm bisa mengurangi pengangguran. Ibu-ibu pelaku umkm ini sangat berperan dalam meningkatkan ekonomi keluarga. ziz
Halaman : 1 2











