RJN, Sukabumi – Peristiwa kecelakaan maut kembali terjadi di Jalan Raya Cikidang, Kabupaten Sukabumi. Sebuah minibus yang mengangkut puluhan wisatawan asal Jakarta terperosok ke dalam jurang. Dilaporkan sebanyak 17 orang penumpang meninggal dunia.
Kecelakaan maut pada Sabtu siang itu terjadi di jalan menikung yang berada di wilayah Bantar Selang, Desa Cijambe, Kecamatan Cikidang. Armada angkutan jenis 3/4 ini membawa puluhan karyawan PT Catur Putra Group (CPG) menuju kawasan obyek wisata arung jeram di wilayah Cikidang.
Informasi dihimpun, rombongan karyawan PT CPG ini bertolak dari Kemang, Bogor menunju Cikidang dengan menggunakan empat unit minibus. Seluruh kendaraan tersebut melaju secara beriringan. Saat memasuki jalan Bantar Selang, bus yang berada paling belakang pada konvoi tersebut mengalami hilang kendali.
Belum diketahui penyebab terjadinya musibah tersebut. Namun dari dugaan sementara, sang pengemudi tidak bisa mengendalikan laju kendaraannya saat melintasi jalan menurun serta menikung hingga akhirnya terlempar ke luar lintasan dan berakhir di dasar jurang berupa areal perkebunan pisang dengan kondisi tebing yang tidak terlampau curam.
“Jumlah penumpang di dalam bus itu sebanyak 31 orang, ditambah dua orang awak bus,” ungkap Beni, salah seorang rombongan PT CPG. Saat kejadian, Beni berada di dalam bus yang berbeda.
Hingga berita ini ditulis data mengenai jumlah korban luka maupun korban jiwa masih simpang siur. Aparat kepolisian Polres Sukabumi dibantu warga sekitar masih melakukan evakuasi para korban. Pada umumnya, mereka dilarikan ke RSUD Palabuhanratu.
Selamat siang Dantim ijin melaporkan Perihal : Kecelakaan Bus di kp. Bantar Selang, Ds. Cikidang, Kec. Cikidang, Kab. Sukabumi dilaporkan sbb :
1. Pada hari Sabtu tanggal 08 September 2018 pukul 12.03 Wib bertempat di dekat Leter S Kp. Bantar Selang, Ds. Cikidang, Kec. Cikidang, Kab. Sukabumi telah terjadi kecelakaan tunggal Bus Pariwiasata Nopol B 7025 SAG, warna biru tepatnya
2. Kronologis kejadian :
a. Rombongan Bus pariwisata (Rombongan Catur Putra Raya) dari Bogor yg akan berkunjung ke Bravo (Arus liar) dalam rangka liburan (Getring), beriringan sebanyak 5 Bus jumlah keseluruhan sekitar 200 orang, sebagian rombongan menggunakan Ran pribadi.
b. Bus terakhir tertinggal oleh rombongan bis lain dan ketika di turunan dekat Leter S diperkirakan Bus remnya Blong sehingga pengemudi tdk bisa mengendalikan kendaraannya dan mobil meluncur ke jurang dng ketinggian sekitar 30 meter.
3. Seluruh korban langsung di evakuasi dengan menggunakan dua unit mobil ambulance Puskesmas Cikidang, sebagian di evakuasi di puskesmas cikidang dan sebagiannya di bawa ke Rs. Sekarwangi Cibadak
4. Jumlah penumpang dalam bis tsb sekitar 30 orang dan 10 orang diperkirakan meninggal di tempat dan msh dilakukan evakuasi, Evakuasi msh dilakukan krn msh ada yg terjepit di dalam bis.
– Untuk data korban menyusul. Perkembangan di monitor dan dilaporkan pada kesempatan pertama.
(rls/RJN)

























