Berkaca dari Sengketa Merek Skyworth, Pemerintah Diminta Lindungi Merek Lokal

- Redaksi

Rabu, 23 Januari 2019 - 01:15 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN, Nasional – Lemahnya perlindungan pemerintah terhadap pemilik merek lokal di Indonesia akhir-akhir ini menjadi sorotan publik. Konsultan Kekayaan Intelektual Adnan Hardie menyoroti sengketa merek Skyworth antara pengusaha Indonesia dan Tiongkok. Menurut Adnan, seharusnya pemerintah bisa melindungi pemilik merek Skyworth asal Indonesia dari serbuan merek asing.

“Kasus Skyworth menunjukkan alpanya pemerintah dalam memberikan perlindungan bagi pemilik merek lokal di Indonesia,” ujar Adnan saat dihubungi, Senin (21/01/2019).

Kasus Skyworth sendiri menurut Adnan yang juga merupakan pengelola Rumah Paten dan Haki.id ini menunjukkan sisi inferior dari para pemilik merek lokal di Indonesia yang tidak memiliki kekuatan modal sebesar merek asing.

“Skyworth itu menunjukkan dengan kekuatan modal dari perusahaan Tiongkok tersebut dengan memasarkannya ke luar negeri sehingga menunjukkan superioritas merek mereka dibanding merek lokal,” lanjutnya.

Pernyataan senada disampaikan Ketua Kompartemen BPP Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Erwin Soerjadi yang menyampaikan bahwa jika pemerintah tidak bisa melindungi merek lokal dari serbuan merek asing, maka ekonomi Indonesia akan sulit untuk tumbuh secara signifikan.

“Memang dibanding (Skyworth) Tiongkok tersebut, merek Skyworth yang dari Indonesia jauh lebih kecil. Namun, jangan sampai pemerintah membiarkan usaha kecil di Indonesia habis dimakan oleh asing sebelum bisa berkembang,” tambahnya.

Baca Juga :  Walikota Berikan Motivasi Peringatan HGN 2020

Kasus Skyworth sendiri merupakan sengketa penggunaan merek dagang Skyworth. Perusahaan elektronik asal Tiongkok, Skyworth Group Co Ltd menggugat penggunaan merek Skyworth oleh pengusaha Indonesia, Linawati Hardjono.

Dalam perjalanannya, Kasasi di Mahkamah Agung telah memutuskan kepemilikan merek Skyworth dimiliki sepenuhnya oleh Linawati Hardjono karena telah mendaftarkan merek Skyworth sejak 1999. Namun, pihak Skyworth Group Co Ltd Tiongkok mengajukan peninjauan kembali ke Mahkamah Agung yang akhirnya dikabulkan. Melalui putusannya, Mahkamah Agung membatalkan kepemilikan Lina Hardjono terhadap merek dagang Skyworth.(red/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari NTT Menuju Dunia, Lanud El Tari Bidik Lahirnya Atlet Panahan Berprestasi
XL Ultra 5G+ Hadir di Yogyakarta dan Solo, Paket Mulai Rp50 Ribu
Warga Bekasi Galang Rp2,1 Miliar, Bangun Rumah Sakit di NTT
Adira Finance Satukan Operasional Mandala, Perluas Layanan Pembiayaan
Ribuan Warga Palembang Tumpah Ruah di SMARTFREN FUN RUN 5G
Wapres Gibran Jenguk Korban Dugaan Keracunan MBG di Batang, Moh Bisri Soroti Pengawasan
Dukung Zero ODOL 2027, Jasa Marga dan Polisi Tertibkan 36 Truk Bermuatan Berlebih di Tol Belmera
10 Hari Tanpa Jejak, Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Kru Arupadhatu I Dihentikan

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 13:57 WIB

Dari NTT Menuju Dunia, Lanud El Tari Bidik Lahirnya Atlet Panahan Berprestasi

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:01 WIB

XL Ultra 5G+ Hadir di Yogyakarta dan Solo, Paket Mulai Rp50 Ribu

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:37 WIB

Warga Bekasi Galang Rp2,1 Miliar, Bangun Rumah Sakit di NTT

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:57 WIB

Adira Finance Satukan Operasional Mandala, Perluas Layanan Pembiayaan

Selasa, 29 September 2026 - 17:44 WIB

Ribuan Warga Palembang Tumpah Ruah di SMARTFREN FUN RUN 5G

Berita Terbaru