Wujudkan Jabar Juara Butuh Ongkos Fantastis, Rp 800 Triliun

- Redaksi

Jumat, 12 Juli 2019 - 17:13 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Ridwan Kamil Gubernur Jawa Barat.

i

Ridwan Kamil Gubernur Jawa Barat.

RJN, Kuningan – Janji politik Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil untuk merealisasikan program yang terangkum dalam visi Jabar Juara Lahir Batin, rupanya membutuhkan angka cukup fantastis.

Kang Emil, sapaan akrab Gubernur Jabar itu mengungkapkan, bahwa kebutuhan Pemprov Jabar untuk mensukseskan visi Jabar Juara mencapai angka Rp800 triliun.

“Kalau membicarakan anggaran pembangunan pastinya tidak akan pernah cukup ya. Kebutuhan Jabar Juara ini sebetulnya Rp800 triliun, jauh sekali dengan APBD Provinsi Jabar sekitar Rp35-an triliun,” kata Kang Emil seusai membuka Koordinasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (Kopdar) triwulan III bersama 27 kepala daerah se-Jabar di Hotel Prima Sangkanhurip, Kabupaten Kuningan, Kamis (11/7/2019).

Dia menyebutkan, ada sembilan prioritas pembangunan di tahun 2020 yang akan dikebut. Di antaranya akses pendidikan untuk semua, desentralisasi layanan kesehatan, pertumbuhan ekonomi umat berbasis inovasi, pengembangan destinasi dan infrastruktur pariwisata, pendidikan agama dan tempat ibadah juara, infrastruktur konektivitas wilayah, gerakan membangun desa, subsidi gratis golekmah, dan inovasi pelayanan publik dan penataan daerah.

“Per hari ini, kita hanya sanggup rata-rata Rp200 miliaran per daerah, ada lebih naik sedikit tapi rata-rata segitu. Kita komit bahwa sumber pembangunan ini kan ada pintu APBN, kita akan loby dengan hasil detail dari Tingkat II, saya akan loby ke kementrian dan presiden untuk memprioritaskan Jawa Barat yang memang penduduknya secara populasi paling besar,” ungkapnya.

Baca Juga :  Dinas Peternakan dan Perikanan Kab. Ciamis Lakukan Sosialisasi Tata Cara Pemilihan dan Penyembelihan Hewan Qurban

Sebab menurutnya, wilayah Jabar untuk kebutuhan pelayanan publik maupun kebutuhan pergerakan infrastruktur juga paling besar.

“Kita memberikan juga tidak asal memberi, pertama berdasarkan kualitas jumlah penduduk, prestasi dari kota/kabupaten jadi yang berprestasi dikasih lebih. Jadi siapa yang berhasil mensukseskan program provinsi lebih aktif, akan diberikan tambahan,” katanya.

Baca Juga :  Kontak Erat, Satu Lagi Warga Kota Cirebon Positif Covid-19

Dia mengakui, masalah kompleksitas di Jawa Barat sangat besar. Namun hampir setengahnya adalah kembali lagi ke masalah infrastruktur seperti jalan umum, transportasi, persampahan dan lainnya.

“Saya optimis tahun 2020-2021 Jawa Barat Ngabret Juara, salah satu solusi terbesarnya adalah memperbanyak Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Ini adalah sebuah jawaban untuk mengatasi soal pengangguran, pertumbuhan, dan lain-lain,” terangnya.

Saat ini lanjutnya, ada enam Kawasan Ekonomi Khusus yang tengah berproses, sedangkan dua KEK sudah presentasi. Kawasan itu diantaranya Pangandaran, Sukabumi, Purwakarta, Jatiluhur, Sumedang, Rebana, dan terakhir dari Bogor. 

(dri/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bapenda Kantongi Rp2,22 Triliun, Iwan Ridwan Optimistis Target Pajak 2026 Tercapai
Ground Breaking PSEL Dimulai, Tri Adhianto Ingin Bantargebang Jadi Kawasan Industri Hijau
Ground Breaking PSEL Bantargebang Dimulai, Tri Adhianto Targetkan Operasi 18 Bulan
Pemkab Bekasi Dorong Museum KH. Noer Ali, Jadi Pusat Edukasi Sejarah
Harris Bobihoe Sidak SDN 05 Rusak Puting Beliung
Pesan Menyentuh Gus Imam Hafash di Maulid Nabi PNI Cibitung: Bayangkan Rasulullah Ada di Depan Kita
1.902 Warga Muktiwari Terima Beras 30 Kg per KK, Kades Bahrudin: Bantu Ringankan Beban Keluarga
Tri Adhianto Ajak Warga Bekasi Perkuat Solidaritas untuk Korban Bencana NTT

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:45 WIB

Bapenda Kantongi Rp2,22 Triliun, Iwan Ridwan Optimistis Target Pajak 2026 Tercapai

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:36 WIB

Ground Breaking PSEL Dimulai, Tri Adhianto Ingin Bantargebang Jadi Kawasan Industri Hijau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:16 WIB

Ground Breaking PSEL Bantargebang Dimulai, Tri Adhianto Targetkan Operasi 18 Bulan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Pemkab Bekasi Dorong Museum KH. Noer Ali, Jadi Pusat Edukasi Sejarah

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:10 WIB

Pesan Menyentuh Gus Imam Hafash di Maulid Nabi PNI Cibitung: Bayangkan Rasulullah Ada di Depan Kita

Berita Terbaru

Kerjasama Hubungi Kami