Warga Sukamulya Purwakarta, Setelah Ledakan, Batu Raksasa Meluncur dari Ketinggian 500 Meter

- Redaksi

Rabu, 9 Oktober 2019 - 22:11 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN, Purwakarta – Tujuh rumah milik warga di Kampung Cihandelem Desa Sukamulya Kecamatan Tegalwaru Kabupaten Purwakarta, hancur luluh lantah tertimpa batu besar yang berada di areal pertambangan milik PT. MMS. Selasa (8/10/2019).

Tak pelak kejadian tersebut membuat sebagian warga harus berlarian bahkan mengungsi. Kondisi rumah terlihat hancur. Bahkan batu yang menggelinding dari atas besarnya hampir sebesar rumah warga.

Baca Juga :  Yusril Jokowi, Kader PBB Ini Jadi Ketua Relawan Digital Prabowo-Sandi Jawa Tengah

Salah seorang warga mengatakan, sebelum kejadian terdengar suara ledakan yang merupakan hal lumrah biasa didengar oleh warga. Namun tiba – tiba saja batu berukuran besar menggelinding memasuki pemukiman warga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kan ditambang pake dinamit udah biasa, tetapi tiba – tiba warga banyak berteriak ada batu besar dari atas,” kata Asep (25) warga setempat.

Baca Juga :  Jenazah Korban Jembatan Runtuh di Taiwan Tiba di Rumah Duka

Menggelindingnya batu berukuran besar tersebut diduga berasal dari penambangan yang dilakukan oleh PT. MSS. Batu – batu tersebut menggelinding memasuki warga.

Beruntung warga kebanyakan sedang beraktifitas di luar rumah. Selain itu ada alarm tanda bahaya yang dipasang sekitar pemukiman.

“Saat kejadian para pemilik rumah sedang bekerja. Di wilayah tersebut ada alarm atau serine. Sehingga saat serine tanda bahaya berbunyi warga pergi menghindar  meninggalkan rumahnya masing-masing untuk menyelamatkan diri,” menurut Kapten Inf Bayu berdasarkan rilis yang diterima Kesatu.

Baca Juga :  H-7 s.d H-5 Hari Raya Idul Fitri 1444 H, Jasa Marga Catat 494 Ribu Kendaraan Meninggalkan Jabotabek

Akibat kejadian ini kerugian hampir mencapai Rp 460 juta. Aparat kepolisian, TNI dan pemerintah setempat masih melakukan penyelidikan dan membantu evakuasi warga.

(dam/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pesan Menyentuh Gus Imam Hafash di Maulid Nabi PNI Cibitung: Bayangkan Rasulullah Ada di Depan Kita
Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri
Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum
Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif
Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong
Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB
Revisi DPT BPD Muktiwari Disepakati, Ditarget Rampung 30 April
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:10 WIB

Pesan Menyentuh Gus Imam Hafash di Maulid Nabi PNI Cibitung: Bayangkan Rasulullah Ada di Depan Kita

Senin, 13 Juli 2026 - 12:31 WIB

Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:47 WIB

Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:53 WIB

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:36 WIB

500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif

Berita Terbaru

Teknologi Super Intelligent Valet Parking (SIVP) dan Super AI Cockpit yang dikembangkan OMODA & JAECOO untuk menghadirkan pengalaman parkir otomatis dan interaksi cerdas antara kendaraan dan pengguna. Kedua teknologi tersebut akan diuji dalam ajang International User Summit di China pada 19–21 Oktober 2026.

Otomotif

OMODA & JAECOO Uji Teknologi Parkir Otomatis dan AI di China

Sabtu, 17 Okt 2026 - 07:43 WIB

Keterangan foto: Ilustrasi tindak pidana korupsi yang berdampak terhadap kepentingan dan kesejahteraan masyarakat.

Jakarta

Prof Romli Nilai Korupsi Rugikan Hak Sosial Masyarakat

Sabtu, 17 Okt 2026 - 06:02 WIB

Kondisi bangunan Rumah Sakit Watunggong di Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang akan didukung pembangunannya melalui bantuan kemanusiaan Rp2,1 miliar dari masyarakat Kota Bekasi.

Nasional

Warga Bekasi Galang Rp2,1 Miliar, Bangun Rumah Sakit di NTT

Jumat, 16 Okt 2026 - 16:37 WIB