Warga Perumahan GBJ Merasa Ditipu Bumdes Tiajung Udik

- Redaksi

Senin, 27 November 2017 - 20:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com, Bogor – Puluhan warga perumahan Griya Bukit Jaya (GBJ) sebagai calon pembeli lapak berbentuk jenis auning untuk berdagang merasa ditipu terkait dugaan penggelapan uang pembelian lapak oleh Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Tiajung Udik, Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor. Dugaan penggelapan uang tersebut total kerugian dikisaran 200 juta rupiah lebih dari 34 calon pedagang yang menjadi korbannya.

Penggelapan uang penyewaan milik korban calon pedagang di perum GBJ, juga ada korban dari luar wilayah. Pungutan uang penyewaan lapak tersebut dilakukan atasnama Johan Tandap Sibarani sebagai pengelola pedagang di perum GBJ melalui naungan Bumdes setempat, yang mengaku data yang dipegang jumlah konsumennya sebanyak 94 warga.

Baca Juga :  Sat Reskrim Polres Majalengka Bekuk Dua Pelaku Pengeroyokan Bersenjata Tajam

Raut kesal nampak disejumlah wajah Ibu Rumah Tangga (IRT) yang menjadi korban datang dipelataran kantor kecamatan gunungputri, Senin (27/11/2017).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Yang terdata melaporkan kesaya baru sekitar 34 korban. Bumdes melalui atasnama Johan T. Sibarani melakukan pungutan pembelian lapak kepada ratusan warga yang menjadi korban penipuan,” ungkap Melda Perangin-angin sebagai kordinator pedagang yang menjadi korban.

Kedatangan para korban tersebut juga dihadiri oleh oknum Johan Sibarani didampingi oleh Kasi Kecamatan setempat sebagai penengah.

Namun dalam pertemuan tersebut tak dihadiri oleh camat, sehingga tak menemukan hasil maupun solusi. Padahal pada pertemuan sebelumnya dihadiri camat dan koramil setempat, Johan Sibarani membuat ‘Surat Pernyataan’ yang isinya oknum tersebut bersedia bertanggungjawan namun kenyataan pada pertemuan ini tidak ada hasilnya.

Baca Juga :  Hari Kesaktian Pancasila, Inilah Komentar Warga Cirebon

Melda juga menuturkan, kedatangan puluhan warga ke kantor kecamatan gunungputri perihal keluhan pedagang yang menjadi korban penipuan oleh Bumdes Tlajung Udik melalui Johan Sibarani. “Sebelumnya sejumlah warga yang berminat memiliki kios tersebut sudah membayarkan uang muka tahap satu kepada Bumdes, namun tidak ada kejelasan soal pengembalian uang muka selama berbulan-bulan tersebut membuat warga geram,” bebernya.

Baca Juga :  120 Rumah di Blok Tegal Mulya Selama 3 Tahun Kesulitan Air Bersih

“Besaran uang muka ke bumdes berkisaran mulai dari 6 juta hingga 22 juta rupiah. Jadi, satu pedagang bervariatif ada yang ambil lebih dari satu lapak,” paparnya.

Diketahui, menurut pengakuan para korban kedatangannya ke kantor kecamatan sudah ketiga kalinya namun tak membuahkan hasil. “Sebelumnya, kita juga sudah empat kali mendatangi kantor desa tlajung udik, namun pihak desa sama sekali tak memberikan solusi padahal awal pungutannya melalui bumdes setempat,” ucapnya.

Besaran pungutan lapak auning berdagang, untuk Kuliner dan Fashion sebesar Rp 12 juta/ per lapak dan lapak jenis Sayuran sebesar Rp 10 juta. (Ydi/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Minta Uang Miras, Pria Mabuk Bunuh Tuan Rumah Pesta di Purwakarta
Dimarahi Lewat Telepon, Pria di Subang Tewaskan Rekannya: Ini Motifnya
Tragedi Cinta Segitiga di Bekasi! Pria Tega Tikam Teman Sendiri hingga Tewas
Ustaz MR di Bekasi Ditangkap, Diduga Setubuhi Dua Anak di Bawah Umur
Ratusan Driver ShopeeFood Jogja Geruduk Rumah Konsumen, Protes Rekan Mereka Dianiaya
Sadis! Bocah 11 Tahun Dianiaya, BBHAR PDI Perjuangan Bergerak Kawal Kasus Hingga Tuntas
Baru 20 Tahun, Tapi Sudah Sadis! Ini Sosok Pembunuh Bos Sembako di Bekasi
KOKAM Kota Bekasi Lakukan Penggerebekan, Temukan Obat Daftar G Ilegal
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 10:31 WIB

Minta Uang Miras, Pria Mabuk Bunuh Tuan Rumah Pesta di Purwakarta

Senin, 12 Januari 2026 - 13:45 WIB

Dimarahi Lewat Telepon, Pria di Subang Tewaskan Rekannya: Ini Motifnya

Rabu, 1 Oktober 2025 - 21:09 WIB

Tragedi Cinta Segitiga di Bekasi! Pria Tega Tikam Teman Sendiri hingga Tewas

Senin, 29 September 2025 - 15:03 WIB

Ustaz MR di Bekasi Ditangkap, Diduga Setubuhi Dua Anak di Bawah Umur

Senin, 7 Juli 2025 - 15:00 WIB

Ratusan Driver ShopeeFood Jogja Geruduk Rumah Konsumen, Protes Rekan Mereka Dianiaya

Berita Terbaru